Minggu, 27 Desember 2009

Januari, Panitia Angket Periksa Saksi Kunci

Januari, Panitia Angket Periksa Saksi Kunci


Januari, Panitia Angket Periksa Saksi Kunci

Posted: 26 Dec 2009 07:27 AM PST

Jakarta, (tvOne)

Panitia Angket Kasus Bank Century akan memeriksa sejumlah saksi kunci pada 5-15 Januari 2010, kata anggota panitia Bambang Soesatyo di Jakarta, Sabtu (26/12).

Bambang melalui layanan pesan singkat (SMS) mengatakan sejumlah saksi kunci itu adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, mantan Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Raden Pardede, Kepala Unit Kerja Presiden bagi Pengelolaan Program Kebijakan dan Reformasi (UKP3KR) Marsilam Simanjuntak, mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji, dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menurut dia, pemeriksaan saksi kunci tersebut untuk mendalami inti persoalan yakni proses persetujuan pemberian dana talangan (bail out) kepada Bank Century. Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono yang saat ini menjadi Wakil Presiden, katanya, juga akan dimintai keterangan lagi terutama soal perannya pada proses "bailout".

Ia mengatakan proses dan keputusan pemberian dana talangan kepada Bank Century akan didalami panitia angket karena berdasarkan hasil audit investigasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) proses tersebut patut diduga ada rekayasa dan penyalahgunaan wewenang serta melanggar aturan yang menimbulkan kerugian negara.

Setelah mendalami proses dan keputusan "bailout", kata dia, panitia akan mendalami persoalan aliran dana dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ke Bank Century dan kemudian mengalir kemana saja. "Apakah dana itu mengalir pada nasalah yang berhak atau justru mengalir pada pihak-pihak yang tidak berhak," kata anggota Fraksi Partai Golkar DPR itu.

Menurut dia, panitia akan mendalami mulai dari pencairan dana oleh LPS ke Bank Century dan kemudian dari Bank Century ke pihak-pihak yang mencairkannya baik secara tunai, transfer, atau surat berharga.

Sebelumnya, panitia sudah memanggil sejumlah saksi pada rapat dengan tema "merger" dan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP). Pada rapat dengan tema "merger" pada Senin (21/12), panitia mendengarkan keterangan dari sejumlah saksi seperti mantan Gubernur Bank Indonesia periode 2001-2008 Burhanuddin Abdullah serta Deputi Gubernur Bank Indonesia Anwar Nasution dan Miranda Gultom.

Kemudian pada rapat dengan tema FPJP pada Selasa (22/12), panitia mendengarkan keterangan sejumlah saksi seperti mantan Gubernur Bank Indonesia periode 2008-2009 Boediono serta Deputi Gubernur Bank Indonesia Miranda Gultom dan Budi Rochadi.

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Maju Pilkada, Ayu Azhari Dapat Dukungan Penuh Keluarga

Posted: 25 Dec 2009 07:23 PM PST

Jakarta, (tvOne)

Artis Ayu Azhari yang maju menjadi wakil bupati (wabup) Sukabumi, melalui partai Perjuangan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ternyata mendapat dukungan penuh dari keluarga besarnya. Bagi Keluarga, pencalonan Ayu Azhari sebagai wakil bupati Sukabumi adalah sebuah prestasi yang membanggakan.

"Memang benar beberapa hari yang lalu kita dapat kabar, bahwa Ayu Azhari dicalonkan menjadi bakal calon wakil bupati. Kita semua, termasuk keluarga besar sangat  mendukung," kata Ani, yang juga menjabat sebagai manajer adik kandung Ayu Azhari, Sarah Azhari seperti dilansir VIVAnews, Jumat (25/12).

Namun sayangnya pihaknya belum bisa menanyakan langsung mengenai kabar tersebut, karena Ayu saat ini sangat sulit ditemui dan dihubungi, "Yang saya tahu, sekarang posisi adik-adiknya sedang liburan di Amerika, mungkin Ayu Azhari juga di sana ke Amerika sedang liburan," jawabnya.

Nama Ayu sudah terdaftar di PDIP sebagai bakal calon wakil bupati Sukabumi. Sesuai administrasi, Ayu sudah menyerahkan berkas pendaftaran yang telah ditandatangani ke Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Sukabumi.

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar