Sumbar Berencana Bangun Museum Gempa |
- Sumbar Berencana Bangun Museum Gempa
- Pansus Susun Kesimpulan di Kamar Hotel Sultan
- Komisi IX Desak Pemerintah Tolak Vaksin Flu H1N1 WHO
- Tim Thomas RI Tekuk Vietnam 5-0, Juara Grup A
| Sumbar Berencana Bangun Museum Gempa Posted: 24 Feb 2010 08:49 AM PST Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it. Padang, (tvOne) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berencana "menyulap" gedung milik Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), menjadi museum gempa 30 September 2009. "Bangunan milik PSDA Sumbar di Jalan Khatib Sulaiman itu tidak akan dibangun kembali, karena direncanakan untuk dijadikan museum gempa," kata Gubernur Sumbar, Marlis Rahman saat menjelaskan hasil kunjungan kerjanya ke Jepang kepada wartawan di Padang, Rabu (24/2). Bangunan PSDA Sumbar di pusat kota itu, roboh dari lantai I hingga lantai II akibat gempa berkekuatan 7,9 skala Richter (SR) pada 30 September 2009. Namun sebagian besar di bagian atapnya, yang bentuk arsitekturnya rumah adat Minang itu masih utuh. Meskipun konstruksinya rata dengan tanah. "Kita secara lisan sudah menyampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum, bahkan sudah ditindaklanjuti dengan surat agar diperkenankan untuk dijadikan museum gempa 30 September 2009," katanya. Sebab bangunan tersebut masih milik Departemen PU, dan belum diserahkan menjadi aset Pemprov Sumbar. Diharapkan Menteri PU merespon rencana tersebut, terkait dengan rencana itu, kata gubernur. Wali Kota Padang sangat berharap, dan bersedia untuk menyiapkan anggaran pembangunan museum di gedung PSDA tersebut. Sedangkan mengenai isi museum nanti, menurutnya bisa mulai dipersiapkan. Karena akan dirancang di dalamnya, terdapat foto-foto dan video tentang gempa itu. Gubernur Sumbar bersama rombongan yang baru pulang dari kunjungan kerja ke Jepang menceritakan museum gempa 1995 yang dibangun di Kota Kobe, kini menjadi objek wisata. Bahkan, di museum gempa itu terdapat jam ukuran besar yang mati tepat pukul 17:57, atau saat gempa terjadi pada 15 Januari 1995, serta terdapat foto-foto dan video tentang gempa dahsat itu. "Adanya museum gempa di Padang, yang termasuk daerah terparah akibat gempa 30 September 2009, diharapkan bisa menjadi sasaran kunjungan wisatawan," katanya. (Ant) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Pansus Susun Kesimpulan di Kamar Hotel Sultan Posted: 24 Feb 2010 07:58 AM PST Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it. Jakarta, (tvOne) Tim ahli dan beberapa anggota Panitia Khusus Angket Kasus Bank Century masih bekerja malam ini, untuk menyusun kesimpulan. Kesimpulan ini disusun di sebuah kamar di lantai 12, Hotel Sultan, Jakarta. Hal itu disebutkan Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Benny K Harman saat baru tiba di Hotel Sultan, Rabu (24/2) malam. "Saya hanya ingin melihat teman-teman, menulis kesimpulan," katanya. "Jadi tidak ada lobi, saya hanya mengecek," kata politisi Demokrat itu seperti dilansir VIVAnews. Benny mengatakan, sikap Pansus masih terbuka mengalami perubahan. "Apa yang dianggap salah atau benar, bisa saja berubah," katanya. "Semua bisa terjadi malam ini." Benny lalu berjalan menuju lift. Saat itulah dia menyatakan, akan menuju lantai 12, tempat di mana kesimpulan disusun. Dan menurut seorang pegawai hotel, di lantai 12 hanya terdapat kamar, tak ada fasilitas ruang pertemuan. Kesimpulan ini disusun tim kecil yang beranggotakan sembilan wakil fraksi. Tim ini bertugas menyusun kesimpulan akhir Pansus. Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Komisi IX Desak Pemerintah Tolak Vaksin Flu H1N1 WHO Posted: 24 Feb 2010 07:52 AM PST Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it. "Vaksin itu dikhawatirkan tidak sesuai untuk menangani virus itu, karena strainnya tidak cocok untuk penanganan virus flu itu di Indonesia, Komisi IX DPR meminta supaya pemerintah menolak bantuan vaksin itu," kata anggota Komisi IX DPR, Subagyo Partodihardjo di sela-sela kunjungan kerjanya ke PT Bio Farma Bandung, Rabu (24/2). Subagyo menyebutkan, rencananya WHO akan mengirimkan vaksin H1N1 sebanyak tiga juta dosis itu pada Maret 2010 mendatang. Tapi dengan alasan, vaksin itu tidak akan cocok di Indonesia, jelas menurutnya tidak akan banyak gunanya bila dipakai di Indonesia. Ia menyebutkan, boleh saja vaksin itu masih baru dan tersegel, karena memang produk baru. Namun bila strain dan spesifikasinya tidak cocok dengan jenis virus H1N1 yang ada di Indonesia, jelas akan mubazir. DPR sendiri, belum tahu pertimbangan WHO memberikan bantuan vaksin sebayak itu ke Indonesia. Selain itu pihaknya juga belum mendapat penjelasan rinci terkait bantuan vaksin itu ke Indonesia. "Virus itu setiap tahunnya berkembang, sehingga harus ditangani oleh strain yang sama tidak bisa menggunakan strain yang berbeda. Bisa saja vaksin itu cocok untuk setahun lalu, namun tak akan cocok untuk tahun ini," katanya. Namun demikian, Subagyo tidak menyebutkan asal pabrikan vaksin yang didistribusikan melalui WHO itu. Hal senada juga diungkapkan oleh Komisi IX DPR lainnya, yakni Rieke Diah Pitaloka dan Surya Chandra Surapaty. Keduanya menyatakan, kendari sifatnya bantuan namun vaksin itu harus sesuai dengan kebutuhan di dalam negeri. "Vaksin yang tidak cocok bisa membahayakan, jadi jelas harus mempertimbangkan kecocokan vaksin itu. Jangan dipaksakan masuk, kalau memang tidak akan efektif dipergunakan," kata Rieke. Pada kesempatan itu, Rieke Pitaloka juga mendesak agar ada revisi peraturan Menkes (Permenkes) No.1010/ Menkes/ Per/ XI/ 2008, terkait perizinan peredaran obat maupun vaksin oleh Balai Pengawan Obat dan Makanan. Selama ini aturan registrasi oleh Balai POM hanya dikenakan untuk peredaran obat, maupun vaksin yang bukan merupakan bantuan. Sedangkan obat dan vaksin bantuan tak diperlukan ijin, dan registrasi Balai POM. "Meskipun sifatnya bantuan, tetap harus ada ijin dari Badan POM. Semua obat yang masuk harus melalui pemeriksaan otoritas yang ada, kami akan mengusulkan perubahan Permenkes itu," kata Rieke. Sementara itu kunjungan Tim Komisi IX DPR ke PT Bio Farma dalam rangka membahas Riset Biomedis dan Kejrasama Internasional yang selama ini dilakukan oleh PT Bio Farma. Pimpinan Tim Komisi IX DPR, Surya Chandra menyebutkan kerjasama internasional terkait riset biomedis merupakan tuntutan yang tidak bisa dihindarkan lagi. "Riset bio medis ke depan, jelas akan memegang peranan penting, termasuk dalam kerjasama internasional. Namun harus dilakukan dengan azas kesetaraan dan menguntungkan, jangan sampai kerjasama itu disalahkan oleh negara lain," kata Surya Chandra. Ia menyebutkan, payung hukum kerjasama riset biomedis saat ini baru dalam bentuk peraturan menteri. Kendati demikian, kerjasama riset bio medis yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia saat ini bisa diteruskan. "Kerjasama riset bio medis harus dilakukan antara pemerintah dengan pemerintah, tidak bisa pemerintah dengan LSM. Perlu ada kesetaraan di dalamnya, kalau perlu memegang kendalinya," kata Surya Chandra. (Ant) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Tim Thomas RI Tekuk Vietnam 5-0, Juara Grup A Posted: 24 Feb 2010 06:09 AM PST Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it. Jakarta, (tvOne) Tim putra Indonesia berhasil menempati posisi puncak Grup A kualifikasi Piala Thomas zona Asia, dan akan bertemu runner-up Grup C Thailand di perempatfinal. Taufik Hidayat dan kawan-kawan memastikan menjuarai Grup A, setelah dalam pertandingan yang digelar di Nakorn Ratchasima, Thailand, Rabu (24/2) mengalahkan Vietnam 5-0. Sementara tuan rumah Thailand menempati posisi kedua Grup C, setelah kalah 2-3 dari India yang akhirnya menjadi juara grup. Taufik Hidayat yang diyakini menghadapi partai terberat dalam melawan Vietnam, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan menyumbang angka pertama setelah menang atas Nguyen Tien Minh 21-15, 21-11. Sony Dwi Kuncoro menambah keunggulan, dengan menundukkan Nguyen Hoang Nam 21-12, 21-15. Diikuti Simon Santoso yang memastikan kemenangan tim Indonesia atas Vietnam, dengan kemenangan mudah 21-6, 21-8. Markis Kido yang tampil pertamakali dalam turnamen tersebut, kompak bersama Alvent Yulianto untuk mengalahkan Duong Bao Duc/Pham Cao Hieu 21-13, 21-13. "Hari ini kami coba memasang Alvent/Kido, karena selama latihan mereka sangat bagus," ujar manajer tim Thomas Yacob Rusdianto. Adapun pasangan Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama, hanya membutuhkan waktu 14 menit menyisihkan Nguyen Hoang Nam/Huynh Vinh 21-6, 21-16 sekaligus memastikan kemenangan Indonesia 5-0 atas Vietnam. Formasi pemain untuk menghadapi Thailand, Kamis (25/2), kata Yacob, masih akan dibicarakan bersama, tetapi kemungkinan akan menurunkan tim dengan kekuatan penuh karena sudah sistem gugur. "Peluang (kami) lebih besar, karena mereka hanya tunggal pertamanya saja yang menonjol, jadi kami sangat optimistis," katanya mengenai tim Thailand yang tidak diperkuat tunggal putra terbaiknya, Boonsak Ponsana dan pasangan Sudket Prapakamol/Songphon Anugritayawon itu. Perempatfinal lainnya mempertemukan Vietnam (runner-up Grup A) dengan India (juara Grup C), Korea (juara Grup D) dengan Hong Kong (runner-up Brup B) dan Jepang (runner-up Grup D) dengan Taiwan (juara Grup B). Tunggal penentu Tiga pemain tunggal yang bertanding berturut-turut memastikan kemenangan tim putri Indonesia atas Srilanka dalam kualifikasi Piala Uber zona Asia, Rabu (24/2). Tunggal pertama Adriyanti Firdasari yang gagal menyumbang angka saat bertemu Singapura, Senin (22/2), membuka perolehan angka dengan kemenangan mudah 21-6, 21-9 atas Thilini Jayasinghe. Maria Febe Kusumastuti juga melupakan kekalahan pada pertandingan pertamanya, untuk tampil lebih baik dan meraih kemenangan 21-8, 21-8 atas Achini Rathnasiri. Kemenangan tim Indonesia dipastikan oleh penampilan Aprilia Yuswandari, yang membutuhkan waktu 21 menit untuk mengalahkan Lekha Shehani 21-9, 21-8. Kemenangan ganda pada dua partai terakhir memastikan Indonesia menyapu bersih angka 5-0 atas Srilanka. Anneke Feinya Agustine, yang dipasangkan dengan Meiliana Jauhari tanpa kesulitan meraih kemenangan atas Achini Rathnasiri/Upuli Samanthika 21-14, 21-8. Adapun Nitya krishinda yang berduet dengan Shendy Puspa Irawati, menggenapi kemenangan dengan menundukkan Thilini Jayasinghe/Lekha Shehani 21-5, 21-5 hanya dalam 14 menit. Kemenangan tersebut menempatkan tim putri Indonesia sementara di urutan kedua, di bawah Korea dalam Grup X, sementara Thailand yang akan bertemu tim Indonesia, Kamis (25/2), di tempat ketiga. "Untuk tim putri kami juga optimistis, meskipun harus lebih waspada karena tunggal pertama dan ganda pertama mereka cukup kuat," kata sekjen PB PBSI, Yacob Rusdianto. (Ant) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar