Rabu, 19 Mei 2010

Ledakan Gas di Tambang Cina Tewaskan 10 Orang

Ledakan Gas di Tambang Cina Tewaskan 10 Orang


Ledakan Gas di Tambang Cina Tewaskan 10 Orang

Posted: 18 May 2010 07:37 PM PDT

Yuxian, Shanxi, (tvOne)

Sedikitnya 10 orang dikonfirmasi tewas dan satu orang hilang setelah ledakan gas di satu tambang batu bara, Selasa, di Provinsi Shanxi, China utara, kata jurubicara bagi dinas keselamatan kerja, Rabu.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 16:50, Selasa, ketika 41 pekerja tambang sedang bekerja di tambang Industri Batu Barat Chentong Co., Ltd., di Kabupaten Yuxian.

Sebanyak 27 orang selamat dari tempat kecelakaan tanpa cedera dan 14 orang terjebak di bawah tanah, kata Liu Xianyun, dari komite keselamatan kerja Kota Yangquan, yang membawahi Kabupaten Yuxian.

Tiga orang yang terperangkap telah diselamatkan, sementara 10 orang lagi dikonfirmasi tewas dan satu orang belum ditemukan, kata Liu pada satu taklimat.

Perusahaan tersebut terdaftar dengan kapasitas produksi tahunan 600.000 ton. Upaya pertolongan berlanjut, dan dinas keselamatan kerja sedang menyelidiki penyebab kecelakaan itu. (Ant)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

PLN Ambil Alih Pengadaan Batubara PLTU Palu

Posted: 18 May 2010 07:25 PM PDT

Palu, (tvOne)

PT PLN Pusat mengambil alih pengadaan batubara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mpanau, Palu, Sulawesi Tengah, yang padam total (shut-down) sejak sepekan terakhir.

Manager Cabang PT.PLN Palu Ir Nyoman Sujana, Rabu, menjelaskan, pengambilalihan itu dilakukan karena PT PJPP (Pusaka Jaya Palu Power) yang mengelola PLTU Mpanau berkapasitas 30 MW itu sudah tidak mampu lagi membeli batubara.

"PLN akan membeli 20.000 ton batubara dari Kaltim. Jumlah ini cukup untuk pengoperasian kedua PLTU untuk dua bulan ke depan, tetapi ini sifatnya sementara saja," ujarnya.

PLTU Mpanau sudah berhenti beroperasi sejak Sabtu (15/5) karena kehabisan batubara sehingga pemadaman listrik di sistim Palu kini mencapapai posisi sangat meresahkan yakni 9:3 (sembilan jam mati dan tiga jam hidup).

Namun, kata Nyoman, karena hujan deras yang mengguyur Kaltim, kapal tongkang tidak bisa memuat batubara. "Sebenarnya kemarin (Selasa, 18/5) sudah harus masuk, tetapi sampai saat ini belum ada khabar. Kami masih sulit mengontak pemilik tongkang karena tempat mereka memuat batubara itu terpencil," ujarnya.

Utang Rp32 miliar

Sebelumnya, Diretur Utama PT. PJPP Wahyuni saat berkunjung ke Palu awal Mei 2010 menyatakan akan menghentikan operasi PLTU mulai 10 Mei 2010 bila PLN tidak menaikkan harga beli listrik sebesar Rp149/kwh.

Permintaan kenaikan harga beli ini diajukan karena harga batu bara terus melambung sehingga selama tiga tahun beroperasi, PJPP merugi hingga Rp 85 miliar. Perusahaan ini juga masih memiliki utang pembelian batubara sebesar Rp 32 miliar.

Nyoman Sudjana selanjutnya mengemukakan, PT PJPP dan PLN Pusat sedang melakukan negoisasi menyangkut usulan kenaikkan harga pembelian listrik PJPP dan berharap segera ada realisasi.

Sementara Dirut PLN Dahlan Iskan di DPR RI Jakarta, Selasa, menegaskan akan menaikkan harga pembelian listrik dari PJPP hingga sekitar Rp750/kwh yang sebelumnya Rp600/Kwh agar PLTU Palu segera beroperasi kembali.

Nyoman juyga menyebutkan, sekalipun pasokan batubara ke PLTU sudah normal, namun pemadaman bergilir masih akan terjadi karena dua PLTD milik PLN di Silae masih dalam perbaikan, namun frekwensi pemadamannya akan turun. "Kami rencanakan pemadaman 3:1 (tiga hari menyala dan satu hari padam)," katanya.

Sistim kelistrikan Palu yang melayani sekitar 200.000 pelanggan (kini devisit daya hampir 40 MW karena berhentinya PLTU Mpanau dan rusaknya dua PLTD Silae, padahal saat beban puncak, sistim ini butuh pasokan 52 MW. (Ant)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Sri Mulyani: Kenapa Semua Menyalahkan Saya?

Posted: 18 May 2010 07:22 PM PDT

Jakarta, (tvOne)

Kontroversi bail out (penyelamatan) Bank Century sepertinya tak akan pernah dilupakan seumur hidup oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Akibat kasus ini dia menjadi bulan-bulanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan dihujani kritik dari berbagai kalangan.

Sri Mulyani mengaku, karena merasa terus disalahkan dalam membuat keputusan itu, dia mengalami pergumulan batin, dan bertanya kenapa semuanya harus menyalahkan dirinya.

"Bagaimana mungkin, dalam 18 bulan kemudian itu seolah-olah menjadi keputusan individu seorang Sri Mulyani. Proses itu berjalan tanpa etika sunyi dan akal sehat tidak jalan," ujarnya dalam Kuliah Umum Bertajuk 'Kebijakan Publik dan Etika Publik' di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (18/5).

Menurut dia, sebenarnya ketika membuat keputusan itu, ada rasa jengkel dan kecewa. Tapi di sisi lain, sebagai pihak paling berwenang mengambil kebijakan, dia tidak punya pilihan. "Mereka berpikir, apakah keputusan diambil dengan adanya motif pribadi, kelompok atau ada intervensi pihak lain atau juga memiliki tujuan tertentu," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menuturkan, dana bail out yang dikucurkan sebesar Rp 6,7 triliun sudah melalui proses yang benar. "DPR selalu mengingatkan rambu-rambu, tetapi pilihan sudah dibuat dan melalui proses audit," kata dia. (VIVAnews)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Terjangan Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Pacitan

Posted: 18 May 2010 07:20 PM PDT

Pacitan, (tvOne)

Ratusan pohon tumbang dan puluhan rumah penduduk di empat dusun di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, porak- poranda akibat terjangan angin puting beliung pada Selasa (18/5) malam .

Laporan dari sejumlah warga di lokasi kejadian, Rabu (19/5) pagi, menyebut, angin puting beliung "mengamuk" Selasa (18/5) malam selama sekitar 15 menit itu. Kerugian akibat terjangan puting beliung ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. "Kerusakan paling parah terjadi di Dusun Ngemplak dan Suruhan," kata staf bagian Humas Pemkab Pacitan, Purwo Sasongko.

Selain menerjang dua desa tersebut, bencana yang sama juga melanda pemukiman penduduk di Dusun Krajan dan Mendole. Meski tidak separah di Dusun Ngemplak dan Suruhan, beberapa bangunan di Dusun Krajan dan Mendole mengalami kerusakan cukup parah. Atap salah satu gedung sekolah TK bahkan jebol setelah disapu angin berkecepatan lebih dari 100 km/jam tersebut,kata Purwo .

"Kami sempat mendengar suara bergemuruh disertai hujan lebat. Saat kami keluar rumah (mencari sumber suara) kami melihat sudah muncul gulungan berwarna hitam di angkasa. Angin kencang sekali dan kami semua berusaha menyelamatkan diri," ungkap Sarip, salah seorang warga yang rumahnya ikut menjadi sasaran amuk angin puting belaung.

Saat ini, warga dibantu aparat kepolisian dan TNI sedang melakukan kerja bakti memperbaiki rumah-rumah warga maupun bangunan lain yang rusak akibat bencana angin ribut.

Warga yang rumahnya rusak parah sementara ditampung di rumah tetangga sekitar atau di penampungnan darurat yang disediakan pemerintah. Sementara sejumlah bantuan, baik berupa bahan makanan, nasi bungkus, maupun obat-obatan mulai disalurkan untuk membantu meringankan penderitaan warga yang menjadi korban. (Ant)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar