Kamis, 06 Mei 2010

Polri Tegaskan Penyidikan Susno Tak Berdasarkan Dendam

Polri Tegaskan Penyidikan Susno Tak Berdasarkan Dendam


Polri Tegaskan Penyidikan Susno Tak Berdasarkan Dendam

Posted: 06 May 2010 09:18 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Pengacara Susno Duadji mengaku mendapat informasi bahwa kliennya akan ditahan oleh tim penyidik independen. Susno pun secara tegas menolak jika dirinya disebut terlibat dan jadi tersangka dalam dugaan mafia arwana.

Bagaimana Mabes Polri menanggapi pernyataan pengacara dan Susno dalam jumpa pers itu? Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang menegaskan, tidak mendahului proses penyidikan. "Tapi yang pasti, penyidikan polisi tidak mungkin dong menggunakan unsur dendam," kata Edward saat dihubungi, Kamis (6/5).

Penyidikan, kata dia, ditentukan oleh unsur alat bukti. "Bisa saja ada tersangka dan itu sepenuhnya kewenangan penyidik. Penahanan pun bukan keharusan," kata dia. Menanggapi soal ada rekayasa atau tidak seperti dituduhkan sejumlah pihak, Edward mengatakan, "mari kita lihat di pengadilan." (VIVAnews)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Susno Siap Aliran Dana di Rekeningnya Dibuka

Posted: 06 May 2010 09:14 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI (Polri) mulai melakukan pengusutan dugaan aliran dana dari seorang pengacara, Jhonny Situwanda kepada mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal, Komjen Susno Duadji. Diduga, terdapat aliran dana yang terindikasi suap telah mengalir dari mantan pengacara Susno itu kepada Susno saat masih menjabat sebagai Kabareskrim.

Lantas bagaimana Susno menanggapi pengusutan tersebut? "Ya silakan saja, kenapa takut," kata Susno usai menggelar jumpa pers di Jakarta, Kamis (6/5).

Sebaliknya, Susno justru menantang penyidik kepolisian untuk membuka aliran dana tersebut. Dirinya yakin, transaksi dalam rekeningnya berasal dari transaksi yang sah menurut hukum. "Saya kan mantan Wakil Kepala PPATK, kalau saya buka transaksi saya kan halal semua," kata dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Susno diduga telah menerima sejumlah uang dari mantan pengacaranya tersebut. Diduga uang sebesar Rp 6 miliar yang terindikasi suap telah mengalir ke rekening Susno.

Selain dari Jhonny, Susno juga diduga telah menerima suap dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkulu, Zulkarnain Muin dan seorang wanita pengusaha. (VIVAnews)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Polri Segera Umumkan Tambahan Tersangka Kasus Gayus

Posted: 06 May 2010 09:10 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI (Polri) akan mengumumkan satu nama baru yang menjadi tersangka terkait dugaan sindikasi saat penanganan kasus penggelapan dan pencucian uang yang dilakukan oleh pegawai pajak, Gayus Tambunan. "Ada tersangka baru, besok akan saya umumkan," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang di Jakarta, Kamis (6/5).

Namun, Edward enggan menyebutkan siapa nama dan dari institusi mana tersangka baru tersebut. "Besok saja setelah salat Jumat," kata dia. Sebagaimana diketahui, dalam sindikat makelar kasus pajak ini, Mabes Polri telah menetapkan delapan tersangka.

Mereka adalah Gayus Tambunan, Haposan Hutagalung yang merupakan pengacara Gayus, Lambertus sebagai staf Haposan, Andi Kosasih yang mengakui uang Gayus, Alif Kuncoro yang memberikan suap kepada penyidik, Sjahril Djohan, Kompol Arafat, dan AKP Sri Sumartini. (VIVAnews)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

PAD Sukabumi Capai Rp80 Miliar

Posted: 06 May 2010 09:06 AM PDT

Sukabumi, (tvOne).

Kabupaten Sukabumi dinilai memiliki potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang  tinggi. Sayangnya pada 2009 penerimaan PAD masih jauh dari potensi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi yang notabene, memiliki kawasan industri dan objek wisata yang menarik. "Jumlah PAD Kabupaten Sukabumi hanya mencapai Rp80 Miliar, padahal potensi PAD bisa mencapai Rp100 miliar lebih," kata Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi, di Sukabumi, Kamis, (6/5).

Potensinya dilihat dari perolehan pajak kerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), banyaknya perusahaan skala menengah ke atas yang beroperasi seperti perusahaan garmen, elektronika, energi panas bumi, air minum dalam kemasan (AMDK) dan pertambangan. Selain itu, banyak potensi pariwisata yang bisa menyumbangkan PAD cukup besar, seperti Palabuhanratu, pemandian air panas Cipanas (Cisolok) dan lainnya.

"Untuk pariwisata ini, dewan akan mendukung penuh pengembangannya. Bahkan, pada 2010, sektor pariwisata mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) senilai Rp17,6 miliar, sehingga diharapkan mampu menjadi unggulan raihan PAD setiap tahunnya," tuturnya. Oleh karena itu, pihaknya meminta Pemkab Sukabumi untuk menata ulang kawasan wisata pantai di Palabuhanratu. Ada enam titik yang akan ditata ulang diantaranya yaitu Citepus, Karanghau, Cipanas, Pelabuhanratu, dan Cisolok.

Untuk meningkatkan PAD di Kabupaten Sukabumi, pihaknya telah menginstruksikan masing-masing komisi di DPRD untuk mencari potensi-potensi dalam peningkatan PAD. Sementara itu, Pemkab Sukabumi melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sukabumi mendukung penuh upaya peningkatan PAD dari sektor pariwisata karena Kabupaten Sukabumi mempunyai objek wisata alam yang lengkap yakni gunung, rimba, laut, pantai, dan sungai (Gurilaps).

"Namun, untuk meningkatkan PAD perlu didukung oleh kehadiran peraturan daerah (Perda) tentang retribusi yang belum disahkan," kata Kepala Disparbudpora Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri. Oleh karena itu, pihaknya meminta pengesahan peraturan daerah (Perda) tentang retribusi pariwisata dipercepat karena hingga kini pembahasannya telah selesai. "Kita harapkan usai rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, sudah disahkan" katanya. (Ant)

Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar