Kamis, 29 Juli 2010

Bebaskan 4 Oknum PNS Pengguna Narkoba, Polisi Bantah Rekayasa

Bebaskan 4 Oknum PNS Pengguna Narkoba, Polisi Bantah Rekayasa


Bebaskan 4 Oknum PNS Pengguna Narkoba, Polisi Bantah Rekayasa

Posted: 29 Jul 2010 08:59 AM PDT

Panyabungan-Sumut, (tvOne).

Empat oknum Pegawai Negeri sipil (PNS) yang diduga melakukan pesta narkoba jenis ganja akhirnya dibebaskan Polres Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut), meski mereka mengakui mengkonsumsi narkoba.

Pihak polres Mandailing Natal membantah adanya rekayasa dalam kasus tersebut. Keterangan dilepasnya keempat oknum PNS tersebut dibenarkan oleh pihak Polres Mandailing Natal dengan pertimbangan hanya sebagai korban pengguna.

Pelepasan para tersangka pengguna narkoba menuai kontroversi di masyarakat, karena meski enam orang positif mengkomsumsi narkotika berdasarkan tes urin, namun para pelaku dilepas dengan status saksi korban pengguna ganja.

Sejumlah wartawan yang melakukan konfirmasi ke Kasat Narkoba Polres Madina, Iptu Banjar Naor membenarkan hal tersebut.

Polres Madina melepas para pelaku karena tidak ada barang bukti pendukung dan puntung rokok yang diduga bekas lintingan ganja yang ditemukan di lokasi penangkapan saat itu masih diteliti.

"Sebelum polisi datang ke lokasi, mereka sudah siap menggunakan sehingga barang bukti habis dikonsumsi. Tidak memenuhi unsur karena tidak adanya barang bukti, kita juga tidak bisa mengajukan ke JPU," kata Iptu Banjar Naor.

Kasat Narkoba membantah isu adanya rekayasa bermotip uang dalam kasus ini dan bersumpah atas nama anak dan istrinya, bahwa ia tidak menerima serupiah pun dari para tersangka.

Kasat Narkoba juga memastikan kasus ini tidak bisa dilanjutkan ke jaksa, karena saat ditangkap para tersangka sudah selesai mengkomsumsi narkoba.
Sebelumnya, delapan orang pelaku yang diduga sedang pesta narkoba, ditangkap Satuan Narkoba Polres Madina di sebuah warung kopi di Kelurahan Pidoli, Kota Panyabungan, Selasa dinihari ( 27/7).

Operasi yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Madina, berhasil menangkap delapan orang pelaku yang diduga mengkomsumsi narkoba. Ironisnya delapan pelaku yang diduga mengkonsumsi narkoba ini, empat di antaranya oknum PNS dilingkungan Pemda Madina berinisial HD (27), DS (27), ES (36), DA (26), lalu SB (34), AA (23), HB (26), FW (28 ) keempatnya swasta. (Ant)

at

Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

PLN Jatim: Surabaya Pemakai Listrik Ilegal Terbanyak

Posted: 29 Jul 2010 08:50 AM PDT

PLN

VIVAnews

Surabaya, (tvOne).

PT PLN Persero Area Distribusi Jawa Timur (Jatim) selama semester I tahun 2010 mencatat pemakaian listrik ilegal terbanyak didominasi oleh Kota surabaya senilai Rp4,6 miliar dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Jatim.

"Penggunaan listrik tanpa izin itu sampai sekarang angkanya besar. Untuk di Surabaya, besarannya mencapai 8,7 juta kWh," kata juru bicara PT PLN (Persero) Area Distribusi Jatim, Agus Widayanto, di Surabaya, Kamis, (30/7).

Menurut Agus, pemakaian listrik secara tidak sah tersebut juga dipicu minimnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan listrik dengan tertib. "Solusinya, kami terus melakukan upaya penertiban dan penyuluhan," ujarnya.

Mengenai tingkat penggunaan listrik ilegal sampai sekarang, dia menilai, angkanya mengalami penurunan. Akan tetapi, perseroannya tetap akan menekan penggunaan listrik ilegal sampai zero di berbagai wilayah. "Tujuan upaya tersebut agar kami tidak mudah terbuai dengan penurunan pemakaian listrik ilegal. Kalau kami lengah, penggunaannya bisa meningkat," katanya.

Terkait penggunaan listrik ilegal di Jatim, dia mengaku, selama semester I/2010 angkanya mencapai Rp10,4 miliar atau sebanding dengan 18,6 juta kWh. Pada periode itu, pelanggan terbesar merupakan kalangan Rumah Tangga (RT) dengan besaran sekitar 13 juta kWh. "Namun, sisa sekitar 5,6 juta kWh dilakukan para pelanggan bisnis dan industri," katanya.

Kalau peringkat kedua kota/kabupaten pemakai listrik ilegal terbesar, tambah dia, ditempati Kabupaten Sidoarjo. Jumlah pemakaian energi listriknya mencapai 2,1 juta kWh atau senilai Rp1,1 miliar. "Di posisi ketiga yakni Kabupaten Pasuruan mencapai 2 juta kWh atau setara dengan Rp1,1 miliar," katanya.

Melihat kondisi tersebut, dia menyarankan, para pengguna energi listrik untuk meningkatkan kesadarannya selalu memakai listrik secara sah. Kalau pemakaian energi listrik ilegal terus berlanjut maka negara bisa dirugikan.

"Bahkan, situasi itu semakin membahayakan masyarakat yang notabene sebagai pelanggan energi listrik selama ini misalnya terjadi kebakaran karena konstruksi atau penyambungan jaringannya tak sesuai standar," katanya. (Ant)

at

Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Sebanyak 1,3 Juta Petasan Disita Polisi

Posted: 29 Jul 2010 08:43 AM PDT

Klaten, (tvOne).

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Klaten, Jawa Tengah (Jateng) berhasil menyita petasan sebanyak 1,3 juta biji senilai sekitar Rp60 juta di rumah seorang warga, di Desa Tloyo, Kecamatan Wonosari, dalam suatu penggrebekan menjelang bulan Ramadan.

Kapolres Klaten, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Agus Djaka Santosa, di Klaten, Kamis, (30/7) menjelaskan, 16 karung petasan yang berhasil disita dalam operasi cipta kondisi menjelang bulan puasa dan lebaran tahun ini.

"Penggrebegan dilakukan berkat informasi dari warga yang menyebutkan adanya penjualan petasan. Polisi langsung penyelidiki menuju rumah milik KH (33) di Desa Tloyo, Kecamatan Wonosari, pada Senin (26/7)," katanya.

Pemilik rumah tak dapat berkutik saat melihat polisi yang sudah di dalam rumah. Apalagi di rumah itu, ada petasan sebanyak 16 karung. Setiap karung berisi delapan dus, satu dus masing-masing berisi 100 ikat. "Jadi totalnya sekitar 1,3 juta biji petasan, dan kini sudah diamankan oleh petugas," kata Kapolres.

Kapolres menjelaskan, menjelang Ramadan polisi akan mengintensifkan operasi penyakit masyarakat (pekat). Penjual petasan di pinggir jalan juga akan dirazia karena dapat mengganggu kenyamanan warga yang sedang menjalankan puasa.

"Polisi yang berhasil mengungkap peredaran petasan di Klaten merupakan awal yang baik, karena barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 1,3 juta biji petasan jenis cabe," katanya.

Pihaknya tak melihat besar kecilnya daya ledakan yang ditimbulkan, tetapi jika sudah menggunakan bahan peledak akan disita oleh petugas.

Menurut dia, pihaknya akan meningkatkan patroli di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi masuknya petasan dari daerah lain. Karena, penggerebekan di rumah KH hanya berkapasitas sebagai pemasok di wilayah Klaten. "Kami berupaya mengungkap pembuat petasan itu. Koordinasi antar Polsek terus dilakukan agar jaringan pengedar petasan dapat terbongkar kembali," kata Kapolres. (Ant)

at

Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Kebocoran Gas Picu Ledakan Pabrik Plastik di Cina, 13 Tewas

Posted: 29 Jul 2010 08:19 AM PDT

Nanjing-Cina, (tvOne).

Sebuah pabrik plastik di Kota nanjing, Cina Timur meledak dan menewaskan 13 orang pascapenemuan tiga mayat di reruntuhan bangunan, seperti dikatakan pihak berwenang setempat, Kamis, (30/7).

Ledakan itu terjadi di pabrik yang penuh plastik di distrik Qixia sekitar pukul 10.11 waktu setempat, menimbulkan kerusakan hebat pada sejumlah gedung yang terletak di radius 100 meter dari pabrik tersebut. Sebuah bus di dekat tempat itu juga hancur terbakar.

Kebakaran yang dipicu oleh ledakan itu segera dipadamkan pada Kamis pagi dan para penyelamat menemukan tiga mayat ketika membersihkan puing-puing bangunan, kata pusat tim SAR dalam satu pernyataan.

Ledakan itu mencederai 120 orang, empat di antaranya dalam kondisi kritis.

Polisi telah menangkap empat orang, termasuk tiga kontraktor bangunan, dan seorang pejabat di Pabrik Plastik No.4 di Nanjing, yang bertanggungjawab atas keamanan kerja pembongkaran.

Ledakan itu dipicu oleh kebocoran gas setelah satu pipa salurannya rusak. Kebocoran gas itu terjadi sekitar pukul 9.56 waktu setempat dan ledakan terjadi pada pukul 10.11 pada Rabu. Pasokan gas diputus sejam kemudian, kata Liu Zhaohua, deputi kepala biro keamanan kerja Nanjing.

Para petugas lingkungan setempat membuat tiga tempat pengawasan untuk mengecek kualitas udara dan air dalam radius 10 km dari tempat ledakan.

Dalam pengecekan awal menemukan bahwa tidak terjadi polusi udara atau air setelah ledakan tersebut.

Namun petugas lingkungan masih akan terus memantau kualitas air dan udara dalam beberapa waktu. Pasokan listrik, air dan gas kepada ribuan rumah penduduk di dekat kawasan itu telah kembali normal. (Ant)

at

Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar