DPR RI Setujui Pembatasan Premium Bersubsidi Mulai Maret 2011 |
- DPR RI Setujui Pembatasan Premium Bersubsidi Mulai Maret 2011
- Harga Premium di Kotabaru Kalsel Menembus Harga Rp 20.000 Per Liter
- Banjir di Ponorogo Meluas Hingga Dua Kecamatan
| DPR RI Setujui Pembatasan Premium Bersubsidi Mulai Maret 2011 Posted: 13 Dec 2010 11:05 AM PST Jakarta, (tvOne) Komisi VII DPR RI akhirnya menyetujui usulan pemerintah untuk membatasi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium mulai maret tahun 2011. Setelah melalui pembahasan yang alot selama 12 jam akhirnya pimpinan Komisi VII DPR RI Teuku Rifki Harsya megetuk palu tanda pengesahan usulan pemerintah sesuai pasal 7 ayat 2 UU No 10 tahun 2010 soal APBNP 2010 tentang pengaturan pembatasan BBM bersubsidi. Dari seluruh fraksi hanya fraksi PDIP yang menolak usulan ini, namun akhirnya tak punya pilihan lain setelah palu keputusan diketuk. Pemerintah melalui Menkoperekonomian menegaskan, pemerintah punya kewenangan untuk mengatur kuota BBM bersubsidi sebanyak 38,5 juta kiloliter, termasuk untuk membatasinya. Hatta menegaskan, hal ini diatur agar tahun depan alokasi BBM bersubsidi tidak melebihi kuota dan menggerogoti APBN. Menteri keuangan Agus Martowardoyo menambahkan, pembatasan BBM bersubsidi dapat menghemat anggaran hingga Rp 7 Triliun. Namun sebagian kecil anggota dewan keberatan jika BBM bersubsidi dicabut , karena akan berimbas pada sejumlah sektor lain hingga mengakibatkan rakyat sengsara. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Harga Premium di Kotabaru Kalsel Menembus Harga Rp 20.000 Per Liter Posted: 13 Dec 2010 09:27 AM PST ![]() Ilustrasi Antrian Warga di SPBU Kotabaru, (tvOne) Harga premium di Pulau Sebuku, Kotabaru, Kalimantan Selatan, beberapa hari terakhir menembus harga Rp20.000 per liter. "Kelangkaan premium semakin dirasakan oleh masyarakat, bahkan di Pulau Sebuku sudah menembus harga Rp20.000 per liter, ini sangat meresahkan masyarakat dan perlu dicarikan jalan keluar," kata Ketua Komisi III DPRD Kotabaru H Syahidudin, Senin. Pemkab Kotabaru bersama Pertamina serta instansi terkait perlu mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak semakin resah, demikian Syahidudin. Dikatakan, penyebab mahalnya harga premium itu, lanjut kader Partai Keadilan Sejahtera, karena Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kotabaru tidak lagi melayani pembelian premium dengan jerigen sejak dimulainya pekan olahraga provinsi (Porprov) VIII di Kotabaru 28 November. "Akibat tidak ada suplai premium ke daerah kecamatan itu, masyarakat mulai panik dan terjadilah antrean panjang di setiap SPBU," terangnya. Satu-satunya jalan, ujar dia, SPBU kembali membuka `kran` untuk pedagang eceran membeli premium dengan membawa jerigen. Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana, menjelaskan, dihentikannya pembelian premium dengan jerigen oleh pedagang eceran karena penjualan difokuskan pada armada atlet dan official Porprov VIII. "Tujuannya agar selama Porprov VIII, premium tetap tersedia, karena pada saat itu terjadi penambahan armda cukup banyak yang datang dari 13 kabupaten dan kota di Kalsel," terangnya. Selain itu, untuk menjaga ketersediaan premium, panitia Porprov VIII meminta PT Pertamina menambah suplai untuk SPBU-SPBU. Sementara itu, untuk menghindari agar masyarakat tidak panik dan tidak terjadi antrean panjang, Wakil Bupati meminta SPBU kembali melayani pedagang premium eceran. "Kami juga minta PT Pertamina menambah suplai hingga kondisi normal," ujarnya. Kepala Pemasaran PT Pertamina regional Kalimantan Selatan Heri Prasetyo, mengatakan, akan menambah suplai premium sesuai kebutuhan. "Kami akan menambah kuota premium dari yang ada saat ini, hingga kondisi normal," terangnya. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Banjir di Ponorogo Meluas Hingga Dua Kecamatan Posted: 13 Dec 2010 07:49 AM PST ![]() banjir di Ponorogo
Ponorogo, (tvOne). Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo di Ponorogo Jawa Timur meluap akibat banjir bandang. Banjir yang sebelumnya merendam empat desa di Kecamatan Balong Ponorogo kini meluas hingga 12 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Balong dan Kecamatan Jetis Ponorogo. Banjir setinggi lutut orang dewasa ini mengakibatkan aktifitas warga terganggu dan merendam ratusan rumah serta lahan pertanian. Selain itu sejumlah jalan antarkecamatan juga sulit dilalui karena tertutup banjir.
Jalan antarkecamatan yang tertutup banjir membuat pemilik kendaraan bermotor mendorong kendaraannya karena mogok saat nekat melintas. Banjir tersebut terjadi setelah tiga sungai yang merupakan DAS Bengawan Solo yakni Sungai Grenteng, Sungai Sekayu dan Sungai Keyang. Ketiga sungai meluap setelah tidak mampu menampung debit air kiriman dari sejumlah dataran tinggi. Kondisi tersebut diperparah dengan hujan deras yang masih mengguyur Ponorogo dalam beberapa hari terakhir ini. Ponorogo, (tvOne). Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo di Ponorogo Jawa Timur meluap akibat banjir bandang. Banjir yang sebelumnya merendam empat desa di Kecamatan Balong Ponorogo kini meluas hingga 12 desa di dua kecamatan yakni Kecamatan Balong dan Kecamatan Jetis Ponorogo. Banjir setinggi lutut orang dewasa ini mengakibatkan aktifitas warga terganggu dan merendam ratusan rumah serta lahan pertanian. Selain itu sejumlah jalan antarkecamatan juga sulit dilalui karena tertutup banjir. Jalan antarkecamatan yang tertutup banjir membuat pemilik kendaraan bermotor mendorong kendaraannya karena mogok saat nekat melintas. Banjir tersebut terjadi setelah tiga sungai yang merupakan DAS Bengawan Solo yakni Sungai Grenteng, Sungai Sekayu dan Sungai Keyang. Ketiga sungai meluap setelah tidak mampu menampung debit air kiriman dari sejumlah dataran tinggi. Kondisi tersebut diperparah dengan hujan deras yang masih mengguyur Ponorogo dalam beberapa hari terakhir ini.
at This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar