Senin, 17 Januari 2011

Cuaca Buruk, Kapal Hako 2 Tenggelam di Perairan Cilegon

Cuaca Buruk, Kapal Hako 2 Tenggelam di Perairan Cilegon


Cuaca Buruk, Kapal Hako 2 Tenggelam di Perairan Cilegon

Posted: 17 Jan 2011 07:17 AM PST

kapal terombang-ambing gelombang tinggi

Merak, (tvOne).

Kapal Tug Boat Hako 2 kandas di Laut Salira, Kota Cilegon, dan sampai saat ini Adminsitrator Pelabuhan kelas I Banten belum berhasil mengevakuasi karena angin kencang.

"Kapal saat ini masih berada di lokasi, kami belum berhasil menarik, karena posisi kapal yang sudah mulai tenggelam," kata Kepala Seksi Kesyahbandaran Adpel kelas I Banten, Thomas Candra, Senin, (17/1).

Thomas menjelaskan kandasnya kapal tug boat itu karena angin kencang dan gelombang tinggi, yang selama hampir satu bulan terjadi di Selat Sunda dan Perairan Merak.

"Kami tidak bisa melawan cuaca buruk, dan kami hanya berusaha mengembalikan kapal itu ke posisi semula, sehinga tidak menganggu pelayaran," katanya.

Terpisah, Kepala Adpel kelas I Banten, B Soegiharto menjelaskan, sejumlah kapal kandas yang terjadi akhir-akhir ini bukan saja terjadi di Merak, namun sejumlah wilayah perairan di Indonesia.

"Siapa yang bisa melawan faktor alam, tidak ada satupun pihak yang bisa melawan atau menentang angin kencang dan gelombang tinggi. Yang ada kami hanya melakukan antisipasi saja," katanya.

Salah satu bentuk antisipasi kami adalah, melarang dan mengimbau pelayaran kapal. "Kami akan mengeluarkan larangan, jika yang terjadi gelombang lebih tinggi, seperti larangan beroperasinya kapal cepat, karena gelombang diatas satu meter," katanya merinci.

Sebelumnya, satu kapal tongkang MT Melisa yang sedang lego jangkar juga kandas sejauh 500 meter, dan satu unit Kapal Motor Penumpang (KMP) Rosmala juga kandas di dekat Dermaga V Pelabuhan Merak. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Lahar Dingin Tutup Jalur Utama Magelang-Yogya

Posted: 17 Jan 2011 07:08 AM PST

banjir lahar dingin merluap ke jalan raya

Magelang, (tvOne).

Jalur utama Magelang-Yogyakarta di Dusun Gempol, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin malam, (17/1) kembali ditutup menyusul meluapnya banjir lahar dingin Gunung Merapi di Sungai Putih.

Seorang relawan, Hendrik di sekitar lokasi banjir menyebutkan banjir lahar datang sekitar pukul 19.45 WIB dan sekitar pukul 20.00 WIB jalan raya ditutup untuk semua jenis kendaraan dari arah Magelang maupun Yogyakarta.

"Jalan ditutup karena aliran lahar dingin meluap ke badan jalan dan mengalir melalui aliran sungai baru," katanya.

Beberapa kali kejadian banjir lahar dingin di Sungai Putih selalau meluap ke badan jalan raya dan membentuk aliran baru berjarak sekitar 200 meter di sebelah timur Jembatan Gempol.

Luapan material banjir lahar dingin berupa batu dan pasir itu menutup badan jalan raya setinggi 50 centimeter sepanjang sekitar 100 meter.

Hingga berita ini diturunkan aliran lahar dingin masih mengalir melalui badan jalan, sedangkan di bawah jembatan justru tidak ada aliran lahar karena di bagian hulu telah tertutup material.

Beberapa alat berat di sekitar luapan banjir lahar telah siap dioperasikan untuk mengeruk material di badan jalan jika banjir telah berhenti.

Sejumlah polisi terlihat mengalihkan arus kendaraan dari arah Magelang menuju Yogyakarta melalui jalur alternatif Muntilan-Kalibawang-Yogyakarta.

Sejumlah petugas berjaga di depan Polsek Muntilan untuk mengarahkan arus kendaraan ke jalur alternatif.

Namun, beberapa kendaraan roda empat yang terlanjur melintas hingga Gulon dialihkan melalui jalur alternatif Gulon-Srumbung-Jumoyo. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Fluktuatif, Warga Diminta Tak Mendekati Kawah Bromo

Posted: 17 Jan 2011 04:38 AM PST

Gunung Bromo

Probolinggo, (tvOne).

Gunung Bromo di Probolinggo Jawa Timur kembali mengalami peningkatan aktivitas pada Senin, (17/1).

Dua letusan yang terjadi pada Senin pagi sempat membuat warga sekitar Gunung Bromo kaget dan khawatir jika menimbulkan korban seperti pada tahun 2004.

Material pijar yang dikeluarkan pada Senin pagi itu hanya menjangkau area kaldera. Sementara bunyi letusan terdengar hingga radius tiga kilometer.

Letusan besar tercatat pada pukul 08.28 dan 09.49 WIB berdurasi 25 sampai 30 detik. Serta terjadinya gempa tremor terus-menerus dengan amplitudo maksimum 7-20 milimeter dengan ketinggian asap mencapai 800 meter.

Saat ini, asap putih kelabu tebal telah mengarak ke arah timur yaitu Kabupaten Lumajang yang juga membawa abu vulkanik.

Petugas Pos Pantau Bromo, Mulyono mengatakan akibat aktivitas Gunung Bromo yang fluktuatif warga dan wisatawan dilarang mendekati kawasan Kawah Bromo dengan radius dua kilometer.

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar