Guruh: Saya Inginkan Selamatkan PDIP dari Pihak Rakus |
- Guruh: Saya Inginkan Selamatkan PDIP dari Pihak Rakus
- Seribu Hektare Hutan Lindung Dempo Kritis
- Gempa 6,9 SR Guncang California
- Guruh: Spanduk dan Baliho Saya Dicabuti Oknum
| Guruh: Saya Inginkan Selamatkan PDIP dari Pihak Rakus Posted: 04 Apr 2010 05:57 PM PDT Jakarta, (tvOne) Guruh Soekarno Putra benar-benar bertekad menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pencalonannya ini, kata Guruh, bukan berarti bersikap bermusuhan dengan kakaknya, Megawati Soekarnoputri, yang kemungkinan besar terpilih lagi Ketua Umum PDIP. Menurut Guruh, jangan maknai pencalonannya sebagai dikotomi dia dengan Megawati. "Itu saya anggap sebagai alasan yang dibuat-buat. Sok tahu," kata Guruh seperti dilansir VIVAnews. Guruh menyatakan, maju mencalonkan diri memimpin partai untuk memperbaiki kerusakan luar biasa yang terjadi di PDIP. Perbedaannya dengan Mega adalah, pada langkah apa memperbaiki kerusakan itu. "Saya sering katakan bahwa saya berkeinginan memperbaiki dan menyelamatkan partai ini dari upaya sekelompok orang yang begitu rakus kekuasaan dengan cara memanipulasi, mengkorup dan mencatut nama partai, nama Bung Karno bahkan nama Ibu Megawati itu sendiri," ujarnya. Karena itu, Guruh mengimbau peserta Kongres III PDIP di Bali konsisten menjaga tujuan partai. "Jangan terprovokasi oleh ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab seperti saya sebutkan di atas," ujarnya. Selain Mega, Guruh juga muncul menjadi salah satu yang diusung sebagai Ketua Umum PDIP dalam Kongres yang diagendakan mulai Selasa besok. Belakangan, Guruh diketahui hanya mendapat dukungan dari segelintir cabang partai yang berkedudukan di tingkat kabupaten atau kota. Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Seribu Hektare Hutan Lindung Dempo Kritis Posted: 04 Apr 2010 05:54 PM PDT Pagaralam, Sumsel, (tvOne) Sekitar 1.000 hektare areal hutan lindung di kaki Gunung Dempo, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan dalam kondisi kritis dan mengalami kerusakan cukup parah. Perluasan alih fungsi hutan lindung itu menjadi areal perkebunan di kaki Gunung Dempo hingga Senin, terlihat sudah sampai pada ketinggian sekitar 1.900 meter dari permukaan laut (dpl). Sebagian lagi terjadi penggundulan hutan ini, di daerah perbatasan Kecamatan Jarai, Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat dan di wilayah Provinsi Bengkulu. "Secara keseluruhan kerusakan hutan lindung di wilayah Kota Pagaralam ini telah mencapai 7.950 hektare dari 28.740 hektare luas hutan lindung keseluruhan, sekitar 1.000 hektare di antaranya berada di kaki Gunung Dempo dengan kondisi kritis," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pagaralam, Hasan Barin. Ia mengakui, kondisi hutan lindung yang kerusakannya paling parah sekitar 5.000 hektare yang tersebar di beberapa daerah atau kecamatan, seperti Dempo Utara, Dempo Tengah, Dempo Selatan, dan Pagaralam Selatan. "Kerusakan hutan lindung di kota ini cukup banyak faktor penyebabnya, seperti perambahan, alihfungsi menjadi kebun, illegal logging, dan pergeseran batas hutan lindung dengan perkebunan rakyat," kata dia. Menurut Hasan, terdapat penambahan kerusakan hutan lindung yang berada di daerah Bukit Dingin 3.750 hektare dan Bukit Batok sekitar 2.400 hektare dan 1.300 hektare di daerah Dusun Tebat Benawah dan Dusun Tebad Lereh, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Tengah. Sebetulnya ada beberapa daerah sudah dilakukan penanaman kembali, seperti 700 hektare hutan lindung Dusun Kerinjing, 350 hektare Kelurahan Atungbungsu, dan 750 hektare tersebar di beberapa kecamatan lainnya. Namun akibat belum adanya kejelasan batas hutan lindung dan hutan rakyat juga menjadi kendalam dalam upaya pengendalian kerusakan, kata dia. Ia menyatakan, kalau dilihat dari kondisi hutan yang terjadi kerusakan itu, bukan hanya karena perambahan, tetapi juga akibat perluasan areal perkebunan dan ladang untuk bertanam kopi, kakao, lada, sayuran atau kebun teh. "Secara keseluruhan luas Kota Pagaralam mencapai 63.366 hektare, sekitar 15 persen atau 9.504,9 hektare merupakan wilayah permukiman dan hampir 30 persen areal perkebunan atau 19.009,8 hektare, dengan hutan rakyat sekitar 200 hektare," ujarnya. Data hingga bulan Januari 2010, lanjut dia, di Pagaralam terdapat hutan lindung seluas sekitar 28.740 hektare, hutan budidaya sekitar 24.336 hektare yang berupa permukiman penduduk, persawahan, perkantoran, pasar, lahan sayuran, perkebunan dan infrastruktur masyarakat. "Kami akan melakukan pengukuran dan pembuatan tapal batas hutan lindung dengan hutan rakyat, perkebunan kopi, sayuran dan daerah permukiman yang berada di kawasan terpencil seperti talang," demikian Hasan Barin. (Ant) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Gempa 6,9 SR Guncang California Posted: 04 Apr 2010 05:08 PM PDT California, (tvOne) Sebuah gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) mengguncang negara bagian California, Amerika Serikat. Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat, gempa berkekuatan 6,9 SR ini terjadi di kedalaman 32,3 kilometer. The Associated Press melaporkan, gempa pada pukul 15.40, Minggu (4/5) waktu AS atau pukul 05.40 WIB, Senin (5/4) ini terasa kuat di pusat kota Los Angeles dan San Diego. Getarannya terasa di kawasan selatan California dan Arizona. Pusat gempa terletak di 32,093 lintang utara dan 115,249 bujur barat. Gempa ini berjarak 26 km di sebelah barat daya Guadalupe Victoria, Baja California. Di Los Angeles, Dinas Pemadam Kebakaran mengeluarkan status gempa. Belum ada laporan korban atau kerusakan akibat gempa ini. Seorang polisi di Yuma, Arizona, mengatakan gempa terasa sangat kuat namun tak ada laporan kerusakan. Polisi juga mendapat beberapa laporan, terutama terkait alarm perusahaan-perusahaan yang berdering. (VIVAnews) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Guruh: Spanduk dan Baliho Saya Dicabuti Oknum Posted: 04 Apr 2010 04:53 PM PDT Jakarta, (tvOne) Jelang Kongres PDIP di Bali, terlihat marak pemasangan baliho dan spanduk yang mendukung Megawati Soekarnoputri. Namun muncul pula spanduk dan baliho yang mendukung adiknya, Guruh Soekarnoputra untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun belakangan ini, spanduk dan baliho tersebut dicabuti oleh oknum. "Saya prihatin mendengar kabar pencabutan baliho dan atribut para pendukung saya, yang dilakukan oknum partai yang tidak bertanggung jawab," kata Guruh secara tertulis seperti dilansir VIVAnews, Senin (5/4). Guruh pun merasa prihatin, karena untuk menjaga kepentingan politik, oknum kader partai itu membunuh aspirasi sebagian kader partai lainnya. Guruh juga prihatin, aksi itu terjadi menjelang Kongres III PDIP yang merupakan pesta demokrasi PDIP. "Tindakan itu justru akan menodai citra partai di mata masyarakat, dan menghancurkan esensi pesta demokrasi partai itu sendiri," ujar Guruh. Sebelumnya selain Mega, Guruh juga ikut menjadi salah satu yang diusung sebagai Ketua Umum PDIP dalam Kongres yang diagendakan mulai Selasa besok. Belakangan, Guruh diketahui hanya mendapat dukungan dari segelintir cabang partai yang berkedudukan di tingkat kabupaten atau kota. Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar