Salah Satu Teroris Adik Guru Imam Samudera |
- Salah Satu Teroris Adik Guru Imam Samudera
- Teroris di Cikampek Baru Mengontrak Dua Hari
- Wow, Densus 88 Bekuk 22 Teroris Selama Dua Pekan
- Polisi Sita Ribuan Peluru di TKP Teroris
| Salah Satu Teroris Adik Guru Imam Samudera Posted: 12 May 2010 09:10 AM PDT Jakarta, (tvOne) Saptono, salah satu orang yang diduga teroris tewas dalam penyergapan di Cikampek, Jawa Barat. Saptono merupakan adik dari Encang Kurniawan alias Yusuf alias Jaja, guru agama terpidana mati Imam Samudera yang dieksekusi tahun lalu. "Saptono adalah adiknya Jaja," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/5). Jaja sendiri tewas dalam penyergapan Densus 88 di Aceh beberapa waktu lalu. Menurut Bambang Hendarso, jasad dua orang yang diduga teroris ini masih dalam perjalanan dari Cikampek menuju Jakarta. Rencananya, dua jasad itu akan dibawa ke RS Polri, Jakarta Timur. "Justru ini yang berbahaya," kata Bambang Hendarso Danuri. Kendati demikian, Bambang Hendarso enggan merinci operasi penyergapan dari pengembangan kasus teroris yang dikepung di Nanggroe Aceh Darussalam. "Nanti untuk masalah teroris, saya tidak mau berikan penjelasan terpotong," ujarnya lagi. Seperti diketahui, dua orang yang diduga teroris ditembak mati karena melakukan perlawanan. Baku tembak terjadi sekitar pukul 15.20 menit di lokasi kejadian. Saptono selama ini juga dikenal dengan sebutan Pak Tuo, sedangkan Maulana alias Ahmad Maulana sering juga disebut sebagai Zakaria Samad alias Luqman alias Malik. (VIVAnews)
Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Teroris di Cikampek Baru Mengontrak Dua Hari Posted: 12 May 2010 09:08 AM PDT Karawang, (tvOne). Dua terduga teroris yang tewas dalam penyergapan Densus 88 Mabes Polri di Kampung Babakan Jati, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu petang, (12/5), menurut keterangan pengelola baru mengontrak dua hari di rumah kontrakannya. "Dua orang itu baru mengontrak dua hari lalu. Saya kaget kalau yang mengontrak itu teroris, padahal pertama kali datang, alasan mengontrak itu untuk magang," kata Ny. Dimah Jubaidah (58), pengelola kontrakan yang dihuni dua orang yang tewas dalam penyergapan Densus 88, di Karawang, Rabu, (12/5). Dikatakannya, dua orang yang mengontrak itu datang pada Senin (10/5) siang lalu, dengan menggunakan kendaraan sepeda motor. Usianya masih cukup muda dan tidak membawa barang-barang yang mencurigakan. Hanya, kedua orang itu tidak menunjukkan kartu identitasnya masing-masing. Saat diminta kartu tanda penduduk (KTP) miliknya, kata Ny. Dimah, yang bersangkutan tidak langsung memberikan KTP, dan berjanji akan memberikan KTP jika sudah menempati rumah kontarakannya itu. "Saya sempat minta KTP, tetapi kata kedua orang itu, tenang saja, nanti akan diberikan KTP," katanya. Rumah kontrakan yang ditempati dua orang yang diduga teroris itu bukan milik pribadi Ny. Dimah, tetapi milik kakaknya, Ny. Atikah (70), yang tinggal di Padalarang, Bandung. Dia hanya mendapat tanggung jawab untuk mengelola kontrakan yang cukup luas itu. Sementara itu, dua orang yang mengontrak di rumah kontrakan, Kampung Babakan jati, Cikampek, Karawang, tewas dalam penyergapan teroris oleh Densus 88 Mabes Polri. Proses penyergapan berlangsung sekitar dua jam. Dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga Rabu malam, masyarakat setempat masih menonton rumah kontrakan yang menjadi penyergapan teroris oleh Densus 88. Aparat kepolisian masih menjaga rumah kontrakan tersebut dengan memberi garis polisi di sekitar rumah kontrakan itu. (Ant)
Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Wow, Densus 88 Bekuk 22 Teroris Selama Dua Pekan Posted: 12 May 2010 09:07 AM PDT Jakarta, (tvOne) Polisi menangkap enam orang dalam penggerebelan di Cililitan, Jakarta Timur dan Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Rabu (12/5). Juru Bicara Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang membenarkan dengan tertangkapnya enam orang hari ini, dalam dua minggu ini sudah ada 22 terduga dan tersangka teroris yang dibekuk. "Rinciannya, 12 di Pejaten (6/5), di Tangerang dua orang, di jakarta tadi malam dua orang, enam orang di Cawang dan Cikampek," kata Edward Aritonang di Markas Besar Kepolisian. Dari enam orang terduga teroris yang dibekuk hari ini, lima diantaranya tewas. Jasad tersangka teroris itu baru dua orang yang bisa dikenali. Yakni, Maulana dan Saptono. Tiga jasad lainnya masih dalam proses identifikasi. Salah satu yang tewas adalah Saptono. Dia merupakan adik dari Encang Kurniawan alias Yusuf alias Jaja, guru agama terpidana mati Imam Samudera yang dieksekusi tahun lalu. "Saptono adalah adiknya Jaja," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/5). (VIVAnews)
Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Polisi Sita Ribuan Peluru di TKP Teroris Posted: 12 May 2010 09:00 AM PDT Jakarta, (tvOne) Lima tersangka teroris tewas dalam penyergapan di dua lokasi. Tiga tewas di Cawang, Jakarta Timur, dua lainnya di Cikampek, Jawa Barat. Barang bukti pun berhasil disita. "Dari mereka disita senjata api dan ribuan peluru AK7 dan M16," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang, Jakarta, Rabu (12/5). Edward mengklarifikasi adanya bahan peledak yang disebut-sebut masih ada di lokasi penyergapan Cawang. "Tidak ada bom, tenyata hanya peluru yang mereka bungkus," kata dia lagi. Banyaknya jumlah teroris yang tewas itu karena mereka berusaha melakukan perlawanan kepada petugas. Seperti yang terjadi di Cawang, tersangka Maulana sempat menodongkan dan berusaha menembak petugas dengan revolver. Maulana dan dua temannya berusaha melakukan perlawanan. "Kemudian petugas melakukan penembakan. Ketiganya meninggal dunia," ujarnya. Untuk penyergapan di lokasi Cikampek, salah satu yang tewas adalah Saptono. Adik dari Encang Kurniawan alias Yusuf alias Jaja, guru agama terpidana mati Imam Samudera yang dieksekusi tahun lalu. Jaja tewas dalam penyergapan di Nanggroe Aceh Darussalam. "Pengejaran dilakukan ke Cikampek. Saptono bersama dua orang temannya mahir menggunakan senjata api. Mereka berusaha melakukan perlawanan. Akhirnya tewas bersama satu temannya, dan satu lagi hidup," kata dia. (VIVAnews)
Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar