Selasa, 29 Juni 2010

Pengungsi Kirgistan Krisis Obat-Obatan

Pengungsi Kirgistan Krisis Obat-Obatan


Pengungsi Kirgistan Krisis Obat-Obatan

Posted: 29 Jun 2010 09:01 AM PDT

Jenewa, (tvOne)

Sekitar 375 ribu orang yang mengungsi akibat bentrokan etnis di Kirgyzstan bagian selatan bulan ini terancam mengalami kekurangan pasokan obat-obatan dan perlengkapan kesehatan lain.

"Kekhawatiran utama kami adalah kebutuhan obat-obatan bagi seluruh warga. Kekurangan air dan makanan telah menurun," kata Juru Bicara Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan Elisabeth Byrs dalam konferensi pers, Selasa (29/6).

Warga yang mengungsi memiliki pilihan terbatas dan pasokan peralatan kesehatan serta obat-obatan yang mahal, karena apotik tutup atau kehabisan barang, kata Byrs.

Badan PBB urusan Pengungsi (UNHCR) mengatakan jumlah pengungsi berkisar 375 ribu orang setelah hampir 100 ribu orang pengungsi kembali dari negara tetangga Kirgyzstan, Uzbekistan pekan lalu.

Beberapa orang yang mengungsi tidak dapat kembali ke rumahnya karena rumah mereka telah rusak dalam kerusuhan. Di sejumlah bagian Osh --kota kedua di negara itu, dan juga pusat dari bentrokan-- lebih dari 95 persen rumah telah dibakar, kata UNHCR.

Kepala UNHCR Antonio Guterres akan melakukan perjalanan ke negara di kawasan Asia Tengah itu pada Rabu dan Kamis. Ia akan bertemu dengan Presiden sementara Roza Otunbayeva.

Menurut data terbaru pemerintah, 294 orang tewas dalam kerusuhan itu namun para pejabat telah memperingatkan jika jumlah korban tewas sesungguhnya bisa jadi mencapai 2.000 orang.

Para korban telah memberitahu AFP bahwa aksi kekerasan adalah sebuah kampanye yang didalangi oleh gerilyawan bersenjata Kirgyzstan yang menjadikan etnis Uzbek sebagai sasaran. Etnis Uzbek merupakan kelompok minoritas berjumlah 14 persen dari 5,3 juta rakyat Kirgyzstan. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Pangeran Harry Berharap Bisa Kembali ke Afganistan

Posted: 29 Jun 2010 08:58 AM PDT

London, (tvOne)

Pangeran Inggris Harry menyatakan ingin kembali ke Afghanistan. Namun, ia menyadari bahwa keinginannya tersebut pasti pasti akan dibolehkan oleh pihak kerajaan Inggris.

Harry, garis ketiga dalam garis tahta Inggris, memang pernah menjalani dinas militer di Afganistan dua tahun lalu. Namun, ia terpaksa segera dipulangkan, setelah kabar keberadaannya di Afganistan bocor di media. Inggris mengkhawatirkan keselamatan snag cucu Ratu Elizabeth tersebut.

"Saya mau sekali kembali, benar-benar ingin," katanya kepada acara televisi ABC "Selamat Pagi Amerika". "Sepanjang karir ketentaraan saya mengijinkan dan secara politik dibolehkan, saya akan mengabdi kepada negara saya seperti tentara lain," katanya seperti dilansir ANTARA, Selasa (29/6).

Harry tampaknya benar-benar tidak bisa melupakan pengalamannya selama berada di negara konflik tersebut."Itu sulit. Pada akhir hari Anda berlatih untuk perang, sesederhana itu," katanya. "Jika kami bisa damai, itu luar biasa, tapi jika kami berperang, maka Anda ingin berada bersama saudara seperjuangan."

Penugasan sepuluh pekan Pangeran Harry pada 2008 menandai pertama kali ningrat Inggris di pertempuran sejak perang Malvinas pada 28 tahun lalu, ketika Pangeran Andrew menerbangkan helikopter. Sesudah kehadirannya diketahui, terjadi peningkatan keprihatinan bahwa ia dapat menjadi sasaran Taliban, Al-Qaeda atau kelompok lain di Afghanistan. (Ant)


Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Rusia Kirim 50 Kendaraan Lapis Baja ke Palestina

Posted: 29 Jun 2010 08:48 AM PDT

Moskow, (tvOne)

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengungkapkan kabar kontroversial, Selasa (29/6). Ia menyatakan, Palestina akan segera menerima 50 kendaraan lapis baja buatan Rusia. Puluhan kendaraan lapis baja tersebut kini telah tiba di Yordania.

"Kami telah mengirimkan kepada Palestina 50 kendaraan lapis baja yang telah tiba di Yordania. Kami harap dapat segera sampai di sini dalam beberapa hari mendatang," katanya kepada wartawan di Tepi Barat, menurut seorang penerjemah bahasa Arab.

Lavrov berbicara setelah melakukan pertemuan dengan pemimpin Palestina yang didukung barat, Mahmud Abbas dalam satu kunjungan resmi ke kawasan itu. Ia juga bertemu dengan menteri luar negeri Israel dalam lawatan itu.

Menteri Pertahanan Israel dan militer tidak mau segera memberikan komentar mengenai pernyataan Lavrov.

Pada 2008, Israel telah mengeluarkan persyaratan dari pengapalan kendaraan lapis baja itu, yang akan dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, namun pengiriman kendaraan lapis baja itu telah beberapa kali ditunda.

Kendaraan lapis baja itu akan tiba dalam dua kali pengapalan, masing-masing 25 unit, namun Israel memiliki hak untuk memveto pengapalan kedua jika Israel mengkhawatirkan kendaraan lapis baja itu akan jatuh ke tangan para gerilyawan. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Seluruh Korban Tewas KA Logawa Teridentifikasi

Posted: 29 Jun 2010 07:29 AM PDT

Madiun, (tvOne)

Seluruh korban tewas akibat tergulingnya Kereta Api Logawa Jurusan Purwokerto-Jember di Dusun Petung, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, telah teridentifikasi, Selasa (29/6).

ANTARA melaporkan, satu dari enam korban tewas yang baru saja berhasil diidentifikasi oleh petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panti Waluya, Caruban, adalah Agus Rifanto (20), warga Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun.

Sebelumnya, lima korban tewas telah teridentifikasi, yakni Rahmat Bayu Rianto (15) warga Jalan Manggala Mulya Nomor 7 Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun, Hariadi M Noor Khoiri (38) warga Jalan Hasyim Asyari Nomor 14 Malang.

Selain itu; Sholeh (58) warga Jalan Kalimantan, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun; Kuatno (29) warga Sibalung, Kelurahan Kemranjen Banyumas; dan Ibnu Malik, warga Genengan, Biltar.

"Hingga kini keenam jenazah korban tewas masih berada di ruang jenazah RSUD Panti Waluya, Caruban, Kabupaten Madiun," ujar petugas kamar jenazah RSUD Panti Waluya, Caruban, Edy.

Sementara itu, Wakil Kepala PT KAI Daop VII Madiun, Nur Amin, mengatakan seluruh korban tewas dan luka akan mendapat santunan dari PT KAI."Itu sudah menjadi tanggung jawab PT KAI terhadap penumpang. Santunan asuransi berlaku bagi penumpang yang memiliki karcis atau tiket," katanya di lokasi kejadian.

KA Logawa Jurusan Purwokerto-Jember terguling di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Selasa siang sekitar pukul 14.30 WIB, dengan mengakibatkan enam orang tewas dan 73 penumpang lainnya luka-luka. Penyebab tergulingnya kereta api tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar