Ada 34 Tapol/Napol di Papua |
- Ada 34 Tapol/Napol di Papua
- LSM Minta KPK Usut Rekening Gendut Pati Polri
- Duh, Mobil Mendagri Jerman Dicuri
- Sistem Listrik Palu Dapat Tambahan 10 Megawatt
| Posted: 08 Jul 2010 09:21 PM PDT Jayapura, (tvOne) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) Provinsi Papua Nazarudin Bunas mengatakan di wilayahnya hingga kini masih ada 34 orang penghuni lembaga pemasyarakatan yang berstatus tahanan politik atau narapidana politik (Tapol/Napol). "Kami telah melakukan pendataan di semua Lapas dan rumah tahanan di Papua, lalu hasilnya ditemukan ada 34 orang berstatus tapol/napol, dan hasilnya juga sudah kita kirimkan ke Jakarta," katanya di Jayapura, Jumat. Ia memgatakan dari 34 orang tersebut, tercatat 25 orang di antaranya berstatus narapidana (napi) dan sembilan orang lainnya masih berstatus tahanan politik. "Dari jumlah diatas, tidak semuanya karena kasus makar, tetapi ada juga yang terkait masalah politik lainnya," katanya. Ia menjelaskan pihaknya kembali mendata jumlah tapol/napol di papua adalah atas permintaan Menteri Hukum dan HAM, Patralis Akbar, yang beberapa waktu lalu mengunjungi Lapas Klas II-A Abepura, Jayapura, Papua, dan sempat berbicara dengan seorang tapol. "Saat itu pak Menkumham merasa iba dan berjanji akan mencari solusi bagi mereka yang dianggap makar dan berkaitan dengan politik, karena Menkumham merasa semua itu berawal dari rasa kekecewaan mereka yang sebenarnya tidak puas dengan keadaan di Papua seperti ekonomi dan pendapatan mereka yang kurang baik," katanya. Dalam pandangan Menkumham, para tapol/napol itu bukannya ingin memisahkan diri atau makar, tapi lebih dikarenakan faktor sosial ekonomi atau rasa tidak puas semata. Hasilnya, lanjut Nazarudin Bunas, salah satu napol yakni Yusak Pakage telah mendapatkan grasi dari presiden dan telah bebas pada Rabu (7/7). Selain itu, pada saat yang sama, salah satu tapol, Cosmos Yual, juga mendapatkan pembebasan bersyarat. "Kita berharap dengan adanya grasi dan pembebasan bersyarat bagi tapol/napol di Papua, Yusak Pakage dan Cosmos Yual itu dapat menjadi tonggak baru pemberian pengurangan masa hukuman bagi para tapol/napol lainnya," ujarnya. Nazarudin Bunas menambahkan pihaknya berharap tonggak baru dalam penanganan tapol/napol itu diharapkan dapat menepis kecurigaan masyarakat terkait status tapol/napol itu. (Ant)
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| LSM Minta KPK Usut Rekening Gendut Pati Polri Posted: 08 Jul 2010 08:46 PM PDT Jakarta, (tvOne) Sekitar 15 orang yang mengaku tergabung dalam koalisi lembaga swadaya masyarakat (LSM) antikekerasan mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dengan soal dugaan "rekening gendut" sejumlah perwira polisi. Para aktivis tersebut mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat pagi, sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka berniat untuk mendesak KPK agar segera mengusut tuntas berbagai rekening dan transaksi mencurigakan yang konon milik sejumlah pejabat kepolisian. Aktivis yang tergabung dalam koalisi tersebut, antara lain Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia (TII) Teten Masduki, aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Illian Deta Arta Sari, dan Guru Besar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Bambang Widodo Umar. Tidak lama kemudian terlihat pula Koordinator ICW, Danang Widoyoko juga mendatangi kantor KPK. Sebagaimana telah diberitakan, aktivis ICW Tama S. Langkun dianiaya oleh beberapa orang tak dikenal di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Akibatnya, Tama harus dilarikan ke Rumah Sakit Asri di sekitar lokasi sehingga mendapat 29 jahitan di bagian kepala dan hingga kini masih dirawat. Berbagai koalisi LSM juga pernah mendatangi kantor KPK pada 1 Juli, juga dengan tujuan mendesak komisi antikorupsi tersebut memeriksa kasus "rekening gendut". Sebelumnya, Wakil Ketua KPK M. Jasin pada Selasa (6/7) mengatakan pihaknya sudah mempelajari laporan yang datang dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dan anggota masyarakat lain terkait dengan "rekening gendut" itu. "Kami sudah bergerak untuk mempelajarinya," kata Jasin di Gedung KPK, Jakarta, Selasa. Namun, ujar Jasin, pengkajian yang dilakukan komisi antikorupsi tersebut masih dalam proses analisis tim. Koordinator ICW, Danang Widoyoko, menduga sejumlah perwira tinggi kepolisian yang terkait dengan transaksi mencurigakan itu hampir tidak mungkin bisa mengakumulasi jumlah kekayaan yang sangat besar. Apalagi, ujar dia, laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengindikasikan bahwa terdapat banyak transaksi yang mencurigakan terkait rekening sejumlah pejabat kepolisian. "Komisi Pemberantasan Korupsi yang memiliki kewenangan harus bisa menelisik dari mana asal uang itu," katanya. (Ant)
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Duh, Mobil Mendagri Jerman Dicuri Posted: 08 Jul 2010 08:43 PM PDT Berlin, (tvOne) Satu mobil milik Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere dicuri di kota Dresden, wilayah Timur Jerman, Kamis (8/7) waktu setempat. Mobil bermerek Audi itu sedang digunakan oleh puterinya, De Maiziere, saat dicuri. Juru bicara kepolisian Dresden, Thomas Geithner mengungkapkan, si pencuri sendiri, seorang pria berusia 33 tahun, berhasil dibekuk sehari kemudian, saat ia tengah mengendara di suatu ruas jalan raya. "Pencuri tersebut mungkin tidak tahu bahwa ia mencuri mobil milik Menteri Dalam Negeri," kata Geithner. "Kami agak beruntung bahwa kami dapat menangkap pencuri itu." De Maiziere, yang bertugas membawahi polisi di Jerman, memang pernah mengeluhkan mengenai meningkatkan tindak pencurian mobil di wilayah itu. Mei lalu, ia juga sempat mengimbau para produsen mobil untuk membuat langkah-langkah anti-pencurian.
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Sistem Listrik Palu Dapat Tambahan 10 Megawatt Posted: 08 Jul 2010 08:21 PM PDT Palu, (tvOne) Dengan tibanya mesin genset buatan Inggris, sistem kelistrikan di Palu, Sulawesi Tengah akan segera mendapat tambahan 10 megawatt dari PT PLN Pusat. Penambahan daya ini diharapkan akan mengatasi krisis listrik di wilayah Palu. Kepala Humas PLN setempat, Petrus Walasary mengatakan, mesin genset itu diupayakan mulai bisa beroperasi pada awal Agustus 2010 untuk memasok daya ke kalangan rumah tangga dan indutri di Palu."Kita usahakan Agustus tambahan mesin pembangkit 10 MW itu sudah bisa dioperasikan," katanya kepada ANTARA, Jumat (9/7). Dengan tambahan 10 MW, sistem Palu yang selama ini mengalami krisis daya dipastikan teratasi. Pada akhir Juni 2010, PLN Palu juga telah mendapat bantuan mesin genset sewa dari PLN Pusat dengan kapasitas yang sama yakni 10 MW. Sejak mendapat bantuan mesin pembangkit 10 MW, sistem kelistrikan Palu tidak lagi dilanda pemadaman bergilir. Sistem kelistrikan Palu hingga kini melayani kebutuhan listrik lebih 200 ribu pelanggan tersebar di Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Muotong (Parimo), serta Palu. Sementara Kuasa Direksi PT PJPP (PUsaka Jaya Palu Power), Djati Nugroho secara terpisah mengatakan, dua unit mesin PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) masing-masing 15 MW dalam kondisi bagus. Mengenai stok batu bara, Nugroho mengatakan, masih cukup memadai dan dalam waktu dekat akan tiba pasokan batu bara dalam jumlah memadai dari Kalimantan Timur. 6
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar