Kaskuser Makassar Gelar Aksi Donor Darah |
- Kaskuser Makassar Gelar Aksi Donor Darah
- Kapolda Segera Gelar Perkara Dugaan Ijazah Palsu Cabup
- Timor Leste Protes Atas Kebijakan Suaka Australia
- Penyelundupan Kulit Harimau ke Malaysia Berhasil Digagalkan
| Kaskuser Makassar Gelar Aksi Donor Darah Posted: 18 Jul 2010 08:30 AM PDT Makassar, (tvOne). Komunitas Kaskus (Kaskuser) Regional Makassar, menggelar aksi sosial donor darah di tengah-tengah pelaksanaan Festival Komputer Indonesia (FKI). Leader Kaskus Regional Makassar, Ciwang, di Makassar, Minggu (18/7), mengatakan, donor darah ini merupakan salah satu kegiatan bakti sosial dari komunitas Kaskur Makassar. Pada kegiatan ini, Kaskus berhasil mendapatkan 19 kantong darah dari para pendonor yang sebagian besar adalah pengunjung FKI. "Hasil donor darah ini langsung kami serahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar untuk kemudian disalurkan kepada pihak yang membutuhkan," ujarnya. Ciwang mangatakan, banyak pengunjung FKI yang datang untuk mendaftar sebagai donor darah, namun karena tidak memenuhi syarat, seperti kondisi tubuh, berat badan, dan sebagainya. "Karena itulah, hasil yang kami dapatkan sejumlah 19 kantong dari semua jenis golongan darah," ucapnya. Selain mengadakan donor darah, komunitas Kaskus Regional Makassar juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung. "Pemeriksaan kesehatan ini berupa pemeriksaan gula darah, dan asam urat," tuturnya. Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftarkan diri untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. "Total pengunjung yang ikut menjalani pemeriksaan kesehatan sebanyak 50 orang," terangnya. Doonor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini dilaksanakan atas kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), tambahya. "Sebagai salah satu komunitas yang cukup besar, kami akan terus melaksanakan kegiatan bakti sosial lainnya pada waktu yang akan datang," ujarnya. (Ant)
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Kapolda Segera Gelar Perkara Dugaan Ijazah Palsu Cabup Posted: 18 Jul 2010 08:10 AM PDT Makassar, (tvOne). Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol Adang Rochjana menjadwalkan gelar perkara kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah satu Calon Bupati Gowa, IYL. "Saya sudah jadwalkan gelar perkaranya dan itu akan dilakukan dengan menghadirkan semua penyidik Polrestabes serta Kasat Reskrim AKBP Fajaruddin," katanya di Makassar, Minggu, (18/7). Adang mengatakan, ijazah yang diduga palsu itu sudah dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Cabang Makassar untuk dilakukan penyelidikan. Selain mengirim ijazah yang diduga palsu itu, Kapolda juga mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi-saksi seperti mantan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 27 Makassar (dahulu SMP Jongaya, red) serta Kepsek SMP Negeri 27 Makassar Neny Aspirin Thamrin. Bukan cuma kepsek dan mantan kepsek itu, pegawai tata usaha SMP Negeri 27 Makassar, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Mahmud BM juga sudah diperiksa sebagai saksi. "Jadi, ijazah yang dipermasalahkan itu sudah dikirim ke Puslabfor Makassar untuk dilakukan diperiksa keasliannya dan saksi-saksi juga sudah kami periksa tinggal menunggu hasil saja," ujarnya. Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah satu Cabup Kabupaten Gowa mencuat setelah Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 27 Makassar (dahulu SMP Negeri Jongaya) Neny Aspirin Thamrin memberikan pernyataan jika IYL tidak pernah menamatkan pendidikannya di SMP Negeri 27 Makassar pada Tahun Ajaran (TA) 1975/1976. Bukan hanya Kepsek SMP Negeri 27 Makassar yang memberikan keterangan diatas kertas bermaterai, tetapi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar Mahmud BM juga memberikan keterangan jika IYL tidak pernah menamatkan pendidikannya. Surat itu berisi pernyataan bahwa nama IYL tidak terdaftar dalam peserta ujian di SMP Jongaya tahun 1976. Surat bernomor 4221/VI/SMP 27/2010 tertanggal 7 Juni 2010 ini juga ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Makassar Mahmud BM. Surat dilengkapi dengan stempel SMPN 27 dan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Karena nomor stambuk yang dimaksudkan 1191 adalah milik salah seorang siswa yang terdaftar saat itu adalah Abdul Rahman kelahiran Sapaya, Gowa yang sudah meninggal dan bukan atas nama IYL. (Ant)
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Timor Leste Protes Atas Kebijakan Suaka Australia Posted: 18 Jul 2010 07:59 AM PDT Kupang, (tvOne). Kelompok aktivis masyarakat sipil di Timor Leste protes keras atas kebijakan Perdana Menteri (PM) Australia Julia Gillard yang ingin menjadikan bekas provinsi ke-27 Indonesia sebagai pusat penampungan pengungsi dan pencari suaka. "Kami mengutuk keras kebijakan PM Australia yang ingin menjadikan Timor Leste sebagai kamp pengungsi bagi warga negara asing yang mencari suaka ke Australia," kata Koordinator Program Komisi Eropa di Timor Leste Emanuel Bria di Kupang, Minggu, (18/7). Menurut Emanuel, kecaman itu dilanjutkan dengan perjuangan bersama Luta Hamutuk Institute untuk menentang dan menolak kebijakan tersebut karena diduga akan menimbulkan rasisme di negara baru yang sedang dalam proses tumbuh dan berkembang. Aktivis masyarakat sipil Timor Leste juga mengkritik pemerintahan Presiden Jose Ramos Horta yang menerima proposal dari PM Australia Julia Gillard untuk menjadikan wilayah lepas pantai Dili sebagai pusat pemrosesan pencari suaka ke Australia. Emanuel mengatakan, Luta Hamutuk Institute juga menolak kebijakan luar negeri Australia yang ingin menjadikan Timor Leste sebagai tempat penahanan pengungsi yang mencari suaka politik di Australia. "Sesungguhnya jika pemerintah Australia memahami dengan baik konvensi internasional, maka pemerintah Australia harus bertanggung jawab untuk para pengungsi atau pencari suaka atau imigran gelap sekalipun yang datang ke negerinya dan tidak membuang masalah ini ke negara lain," katanya. Pihaknya melihat kebijakan ini sebagai masalah sosial dan ekonomi di Australia untuk Timor Leste dan ke wilayah Pasifik, tambah Emanuel. "Kebijakan ini akan mengeksploitasi negara-negara kecil di kawasan Pasifik untuk kepentingan Australia," katanya. "Sikap pemerintah Australia juga menunjukkan sikap rasis terhadap pengungsi, tidak langsung mengejar para pengungsi pergi ke tempat lain yang bukan tujuan asli mereka, tetapi mengirim lagi mereka ke negara yang memiliki banyak masalah sosial dan ekonomi," ujarnya. Mayarakat Timor Leste juga tidak setuju dengan pernyataan Presiden Jose Ramos Horta di sebuah surat kabar ibu kota yang mengatakan telah memberikan "lampu hijau" untuk kebijakan pemerintah Australia. "Kami ingin mengingatkan Presiden Horta untuk berpikir cermat sebelum mengambil suatu keputusan yang buruk dapat mempengaruhi kepentingan nasional," kata Bria. (Ant)
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Penyelundupan Kulit Harimau ke Malaysia Berhasil Digagalkan Posted: 18 Jul 2010 07:35 AM PDT Pekanbaru, (tvOne). Kepolisan Kota Besar (Poltabes) Pekanbaru berhasil menggagalkan penyelundupan tiga kardus tulang belulang dan kulit Harimau Sumatera yang berasal dari Medan dan rencananya akan dikirim ke Malaysia dan Singapura. Kapoltabes Pekanbaru, AKBP Mujiyono melalui Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru, AKP Sapta Maulanan Marpaung di Pekanbaru, Minggu, (18/7) mengatakan pihaknya berhasil mengamankan pelaku yakni Yoga Rusdiansyah(26), warga Jalan Rintis nomor 10 Pekanbaru, ketika membersihkan kulit dan tulang belulang harimau di rumah Hidayat Saldi(45). "Penangkapan pelaku ini berdasarkan informasi dari masyarakat mengenai adanya pengiriman tulang belulang dan kulit harimau. Untuk Yoga dikenakan status tersangka, sedangkan untuk Hidayat masih berstatus saksi dikarenakan ia hanya bertugas membersihkan kulit dan tulang harimau," ujarnya. Rencananya kulit dan tulang harimau (Panthera tigris sumatrae) yang dikemas tersebut akan dikirim ke Malaysia dan Singapura dengan nama pengirim Ed yang beralamat di Medan, jelasnya. Kulit dan tulang-belulang harimau tersebut dikirim dari Medan oleh Ed, kepada Gt(46), salah seorang kurir yang beralamat di Jalan Kampar nomor 38 Pekanbaru. "Rencananya Gt ini yang akan mengirimkan paket tersebut ke Malaysia dan Singapura," jelasnya. Sapta menambahkan saat ini pihaknya sudah memasukkan Ed dan Gt dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Sedangkan untuk Yoga dan Hidayat, saat ini menjalani pemeriksaan guna pengembangan jaringan lainnya. "Dikhawatirkan penyelundupan ini dilakukan oleh sindikat yang sudah berpengalaman," kata dia. Untuk Yoga, lanjutnya, telah melanggar pasal 40 Undang-Undang konservasi sumber daya alam hayati dan eksositem. External Communication WWF Riau, Afdal Mahyudin mengatakan tulang belulang dan kulit harimau merupakan organ utama yang diperjualbelikan dalam perdagangan harimau. "Biasanya digunakan untuk pengobatan tradisional masyarakat Tionghoa," jelasnya. Menurut Afdal, saat ini habitat harimau sumatera dari hari kehari semakin terancam. Selain diakibatkan oleh perburuan liar, juga disebabkan oleh izin konsesi yang diberikan pada perusahaan Pulp and Paper. "Populasi harimau di Sumatera diperkirakan sekitar 350-400 ekor. Sedangkan untuk Riau, saya tidak tahu pasti. Namun dipastikan akan terus berkurang, mengingat pada 2009 lalu, pemerintah memberikan izin konsesi seluas 130 ribu hektare bagi perusahaan pulp and paper," kata Afdal. Dia mengharapkan kedepannya pihak pemerintah lebih jeli dalam melindungi harimau sumatera ini, dikarenakan populasinya yang kian terancam. (Ant)
Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar