Selasa, 13 Juli 2010

Penyusup Final Piala Dunia 2010 didenda

Penyusup Final Piala Dunia 2010 didenda


Penyusup Final Piala Dunia 2010 didenda

Posted: 13 Jul 2010 09:08 AM PDT

Johannesburg, (tvOne)

Pengadilan Afrika Selatan akhirnya menjatuhi denda sebesar 2 ribu rand atau Rp 2,3 juta kepada Jaume Marquet Cot atau yang dikenal sebagai Jimmy Jump, seorang fans yang ingin menyentuh trofi Piala dunia 2010.

Seperti yang dilansir Fox Sport, Pengadilan Afrika Selatan menyatakan Jimmy bersalah atas tuduhan melanggar dan mencoba mencuri saat laga Belanda melawan Spanyol.

Seperti diketahui, Sebelum final Spanyol melawan Belanda berlangsung di Soccer City, Johannesburg, Senin (12/7), Jimmy membuat keamanan pertandingan terperangah ketika berhasil memasuki lapangan dan berusaha menyentuh trofi Piala Dunia.

Ini bukan kali pertama Jimmy melakukan tindakan nekadnya. Pada final Piala Eropa 2004, Jimmy masuk ke lapangan dan melempar bendera Barcelona ke muka Luis Figo, yang meninggalkan Azulgrana dan pindah ke Real Madrid pada tahun 2000.

Pada 2005, Jimmy berhasil menyusup ke lapangan pada pertandingan Real Madrid melawan Barcelona dan semifinal Liga Champions antara Liverpool melawan Chelsea. Bahkan Jimmy menyusup pada final Liga Champions 2007 antara AC Milan melawan Liverpool. (VIVAnews.com)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Korsel Tugaskan Robot jaga Perbatasan

Posted: 13 Jul 2010 08:02 AM PDT

Seoul, (tvOne)

Pemerintah Korea Selatan telah menyebarkan robot penjaga yang mampu mendeteksi dan membunuh musuh di sepanjang perbatasan yang dijaga ketat dengan Korea Utara.

Menurut Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan, Dua robot berkemampuan penyelidikan, menjejak, menembak dan sistem mengenali suara dipadukan ke dalam satu unit tunggal.

"Militer kami telah menguji robot-robot itu di sepanjang perbatasan," kata seorang juru bicara kementerian pertahanan kepada AFP, Selasa (13/7).

Robot yang per unitnya seharga 400 juta won (330.000 dolar) itu dipasang bulan lalu di satu pos penjagaan di bagian tengah Daerah Bebas Militer, yang membelah semenanjung, kata kantor berita Yonhap.

Seorang perwira militer yang tidak disebut namanya mengatakan, kementerian akan menyebarkan robot-robot penjaga di sepanjang garis depan Perang Dingin dunia yang lalu, jika uji coba itu berhasil.

Robot menggunakan alat deteksi gerak dan panas untuk mengindera kemungkinan ancaman, dan pusat komando siaga, kata Yonhap.

Jika operator pusat komando tak bisa mengidentifikasi kemungkinan pengacau melalui sistem komunikasi audio atau video robot, operator bisa memerintahkannya untuk menembakkan senjata atau peluncur granat otomatis 40mm.

Korea Selatan kini juga sedang mengembangkan robot tempur canggih bersenjata, dengan senjata-senjata dan sensor-sensor yang bisa melengkapi tentara di medan perang.

Korea Selatan memiliki pasukan wajib militer 655.000 dibanding dengan kekuatan pasukan Pyongyang yang mencapai 1,2 juta.

Sementara itu terdapat perkiraan, menurunnya angka kelahiran berarti Seoul di masa depan akan berjuang untuk mempertahankan jumlah tentaranya. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Mahasiswa RI Juara Pertama`SHELL ECO-MARATHON'

Posted: 13 Jul 2010 07:21 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Mahasiswa Indonesia berhasil menuarai ' Shell Eco-Marathon (SEM) Asia 2010 di Sepang, Malaysia. Shell Eco Marathon merupakan ajang bagi mahasiswa untuk membangun inovasi, imajinasi dan kreativitas dalam menciptakan tekhnologi kendaraan masa depan, hemat energi dan ramah lingkungan.

Mahasiswa Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, menjadi juara pertama `Shell Eco-Marathon` (SEM) Asia 2010.

ITS menurunkan dua tim yang diberi nama Tim Sapu Angin 1 dan Sapu Angin 2. Tim Sapu Angin 1 mendapatkan peringkat delapan besar di Asia dengan tema futuristik (mobil irit bahan bakar).

Sedangkan Tim Sapu Angin 2 mendapatkan juara 1 kelas internal combution urban concept (mobil perkotaan).

"Mobil urban concept yang dibuat awalnya menggunakan mesin motor 4 kecepatan 100cc yang telah dimodifikasi, sehingga dalam 1 liter bensin dapat menempuh jarak 238 kilometer," ujar Galih Priatmojo Ketua Tim Sapu Angin 2, di Jakarta, Selasa (13/7).

Sedangkan body mobil digunakan rangka alumunium dan fiber glass, hingga beratnya hanya mencapai 94kg, dan untuk ban menggunakn ban sepeda dengan diameter 17inci, katanya.

"Ke depannya kita juga akan mengikuti kejuaraan mobil formula untuk mahasiswa yang biasa diberi nama `SAI Formula," kata Witantiyo sebagai dosen pembimbing tim ITS.

Selain diikuti oleh 10 negara, Indonesia sendiri mengirim empat Universitas seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada dan Institut Teknik Sepuluh Nopember sebagai wakilnya untuk mengikuti kejuaraan ini, namun hanya ITS yang memenangkan kejuaraan tersebut pertama kalinya di Asia. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Imparsial Desak RUU Intelijen Segera Diundangkan

Posted: 13 Jul 2010 06:23 AM PDT

Jakarta, (tvOne).

Direktur Program Imparsial, Al Araf, mendesak Rancangan Undang-undang Intelijen segera bisa segera diundangkan demi menjaga keamanan negara.

"Intelijen amat sangat krusial demi keamanan negara. Karena itu saya setuju RUU intelijen tetapi harus mengatur dengan jelas tugas-tugas intelijen," kata Direktur Program Imparsial Al Araf pada diskusi "Pro-kontra RUU Intelijen" di Jakarta, Selasa.

Selain Al Araf, nara sumber dalam diskusi tersebut adalah mantan anggota DPR AS Hikam dan anggota DPR Salim Manggabarani.

Lebih lanjut Al Araf menjelaskan selama ini pengaturan intelijen dilakukan sesuka hati oleh penguasa. Araf mencontohkan bagaimana kepala Badan Intelejen Negara (BIN) yang diangkat oleh Presiden berdasarkan Keppres.

"Saya khawatir suatu saat Presiden bisa bilang, `ini BIN untuk kepentingan saya`. Itu bisa saja terjadi dan sah karena tak perlu persetujuan Dewan," kata Al Araf.

Hal yang sama juga dilontarkan mantan Menristek/anggota DPR AS Hikam yang mengatakan, RUU Intelijen mendesak segera diundangkan.

Menurut Hikam, hal itu penting untuk menjaga agar jangan sampai intelijen dimainkan untuk kepentingan politik. "Saya kira interes politik agar intelijen tetap dibawah kekuasaan itu sangat besar. Yang penting ke depan RUU intelijen harus ada," kata AS Hikam.

Meskipun setuju adanya UU intelejen, Al Araf menyoroti draf RUU Intelijen ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki karena lebih banyak mengatur soal badan intelijen dari pada mengatur tugas dan kedudukan intelijen. "Harusnya RUU Intelijen ini lebih banyak mengatur tugas, kewenangan dan kedudukan intelijen," kata Araf.

Al Araf juga menyoroti adanya pasal dalam Draf RUU Intelijen yang membolehkan intelijen melakukan pemeriksaan. "Kami tegas menolak soal ini. Ini penculikan. Intelijen itu bekerja tertutup. Kalau penangkapan itu terbuka," kata Araf.

Jika intelijen diberikan kewenangan memeriksa dan menangkap, tambah Araf maka akan mengacaukan sistem penegakan hukum. Artinya hal ini sangat potensial melanggar HAM. "RUU ini sayangnya tak mengatur soal penyadapan, apakah harus melalui ijin pengadilan atau pasca penyadapan melalui komisi intelijen. Ini kalau tak diatur tegas, akan sangat berbahaya akan luas sekali kewenangan menyadap," kata Araf. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar