Rabu, 14 Juli 2010

Polri Siapkan 2.400 Personel Amankan Sail Banda

Polri Siapkan 2.400 Personel Amankan Sail Banda


Polri Siapkan 2.400 Personel Amankan Sail Banda

Posted: 14 Jul 2010 08:37 AM PDT

Ambon, (tvOne).

Polri telah menyiapkan 2.400 personil untuk mengamankan kegiatan pelayaran internasional, Sail Banda yang akan diselenggarakan di Maluku pada 24 Juli - 17 Agustus 2010.

Ketua Pelaksana Panitia Nasional Sail Banda, Aji Soelarso mengatakan, sebanyak 2.400 personil polisi itu terdiri dari Polda Maluku yang merupakan kekuatan inti dan dibantu Mabes Polri. "Untuk pengamanan secara umum dipimpin oleh Mabes Polri," kata Aji Soelarso di Ambon, Rabu, (14/7).

Sedangkan Personil TNI akan dikerahkan untuk pengamanan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang direncanakan akan berada di Ambon pada 2 - 3 Agustus untuk menghadiri puncak acara Sail Banda yang akan berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, yakni pencanangan Maluku sebagai lumbung ikan.

"Untuk pengaman presiden TNI sudah disiapkan dengan skala penuh," katanya. Sementara pengamanan di laut akan diawasi oleh Gugus Tempur Laut (Guspurla) dengan mengerahkan empat KRI untuk patroli dan dibantu dua kapal lainnya dari Kementerian Keluatan dan Perikanan.

Diikuti 50 perahu Menurut Aji Soelarso, Sail Banda akan diikuti oleh 50 peserta reli perahu layar dari mancanegara Reli akan mengambil "start" dari Darwin pada 24 Juli dan direncanakan tiba di Banda pada 27 Juli.

Di daerah yang terkenal dengan sebutan negeri rempah-rempah itu para kru Anak Buah Kapal (ABK) peserta reli akan disambut secara adat oleh masyarakat Banda dan disuguhi atraksi kora-kora, yakni parade perahu tradisional Maluku dan pegelaran budaya.

Mereka akan dijamu dengan kuliner khas setempat dan akan berwisata mengelilingi pulau untuk menyaksikan perkebunan pala, gunung api, dan pulau-pulau kecil di Banda serta beberapa kegiatan yang telah dijadwalkan berlangsung di sana.

Selanjutnya pada 30 Juli peserta reli meninggalkan Banda dan direncanakan tiba di Ambon pada 31 Juli. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Warga Bekasi Serbu Aksesoris Elpiji Ber-SNI

Posted: 14 Jul 2010 07:42 AM PDT

Bekasi, (tvOne).

Ratusan aksesoris dan regulator tabung gas elpiji Standar Nasional Indonesia (SNI) terjual laris. Sebanyak 663 aksesoris selang dan 687 regulator tabung gas Elpiji SN) di Kota Bekasi, Jawa Barat, sudah terjual kepada konsumen.

"Penjualannya hampir separuh dari total target penjualan di Kota dan Kabupaten Bekasi. Hingga sepekan penjualan, jumlah selang 663 dan regulator 687 terjual dari jumlah yang dialokasi 1,5 juta paket," ujar Media Manager PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro, di Bekasi, Rabu, (14/7).

Menurutnya, selang dan regulator SNI cukup diminati masyarakat. Alasannya, hampir setiap hari selalu ada warga datang dan membeli selang mau pun regulator di agen resmi.

"Ada sebanyak enam agen resmi yang ditunjuk Pertamina di Kota dan Kabupaten Bekasi. Semuanya dipatok dengan harga tukar yang sama masing-masing selang Rp15 ribu dan regulator Rp20 ribu," katanya.

Sementara itu, pegawai agen resmi PT Empang Guci Sakti di jalan Dewi Sartika, Bekasi Timur, Hanifa (24) mengatakan, setiap hari ada 20 hingga 30 warga membeli selang seharga dengan harga yang ditetapkan.

"Sampai hari ini jumlah aksesoris yang telah terjual di PT Empang Guci Sakti sebanyak 195 selang dan 202 regulator," katanya.

Karena tingginya perminttan konsumen, kata dia, pihaknya selalu meminta pasokan dari produsen selang dan regulator SNI PT Multi Lestari. Permintaan diajukan secara bertahap setiap tiga hari sekali, jumlahnya sekitar 100 pasang. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

PT KAI Terapkan Angkutan Penumpang Komunitas Pada Hari Raya

Posted: 14 Jul 2010 07:24 AM PDT

Denpasar, (tvOne).

PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Hari Raya Idul Fitri 2010 kembali akan menerapkan angkutan komunitas, kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Ignasius Jonan di Nusa Dua, Bali, Rabu, (14/7).

"Angkutan komunitas itu adalah bagi penumpang yang membawa sepeda motor untuk mudik ke kampung halamannya bisa ditumpangkan sekalian di kereta api," katanya.

Ignasius mengatakan, program pelayanan ini sudah mulai diterapkan sejak 2009, sehingga penumpang dari Jakarta tujuan Pulau Jawa (Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat) tidak lagi pulang harus mengendarai sepeda motornya.

"Pelayanan ini sebagai upaya menekan angka kecelakaan bagi pengendara sepeda motor di jalan raya pada musim lebaran," ucapnya.

Ignasius menjelaskan, pelayanan komunitas ini sangat hemat dan efektif karena biayanya sangat terjangkau, yaitu sebesar Rp300 ribu untuk pasangan suami istri dan dua anak serta ditambah satu unit motor.

"Antusias warga untuk mendapatkan pelayanan ini sangat tinggi, terbukti tahun lalu pemesanan tiket program tersebut meningkat," katanya.

Sementara terkait dengan pertemuan pimpinan perusahaan kereta api se-ASEAN yang digelar hingga Kamis (15/7), Ignasius mengatakan, Indonesia tahun 2010 sebagai tuan rumah pertemuan pimpinan perusahaan kereta api se-ASEAN ke-32.

"Hasil pertemuan yang bertajuk "Toward Optimizing Our Commonalities for The Mutual Benefits of The Asean Railways" itu, kita harapkan akan mendapatkan pengetahuan dan masukan dalam pengelolaan angkutan kereta api di tanah air," katanya.

Dikatakannya, peserta kegiatan tahunan itu diharapkan sedikitnya 150 peserta dari negara anggota ASEAN. "Delegasi yang hadir antara lain Vietnam, Kamboja, Malaysia, Thailand, Laos, Philipina, Myanmar dan Indonesia," ujarnya.

Melalui pertemuan itu, dia berharap semua peserta dapat saling membantu membangun kekuatan di bidang transportasi, serta mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki bersama, demi kemajuan dunia perkeretaapian di negara-negara ASEAN.

"Kita ketahui bahwa setiap negara anggota ASEAN memiliki demografi, jaringan kereta api, cakupan pelayanan dan sumber daya manusia yang berbeda antara satu dengan yang lainnya," katanya.

Dikatakannya, tuntutan akan kereta api saat ini sudah waktunya seperti negara maju, yaitu membuat kereta api cepat mengikuti perkembangan teknologi modern dan menjadi tulang punggung transportasi darat. "Kami berharap kepada pemerintah dapat membantu mewujudkan kereta api yang modern serta bahan bakar hemat energi," ucap Ignasius.

Forum ASEAN Railway CEO (ARCEO) digagas pertama kali oleh Indonesia, selanjutnya dilaksanakan silih berganti menjadi tuan rumah penyelenggaraan dari 10 negara anggota ASEAN. (Ant)

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Karyawan Hotel Papandayan Demo Tuntut Gaji Dibayarkan

Posted: 14 Jul 2010 05:37 AM PDT

Jakarta, (tvOne).

Puluhan karyawan Hotel Papandayan menemui Menteri Tenaga Kerja guna membantu penyelesaian permasalahan industrial, Rabu siang (14/7).

Menurut para kayrawan, mereka menuntut pimpinan perusahaan Surya Paloh agar dapat memenuhi kewajiban dan melaksanakan eksekusi. Sekitar empat puluh karyawan Hotel Papandayan yang tergabung dalam serikat pekerja mandiri mendatangi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, Rabu siang, (14/7).

Asep Ruhyat, perwakilan dari serikat pekerja dan Odi Hudyanto selaku Kuasa Hukum mereka menuntut Surya Paloh memenuhi kewajiban membayar gaji selama dua bulan. Disamping itu, mereka juga berharap pihak hotel dapat kembali mempekerjakan mereka setelah renovasi hotel selesai.

Muhaimin Iskandar selaku Menakertrans mengungkapkan akan membantu dengan langkah persuasif kepada perusahaan terkait tuntutan pekerja.

Direktur Kelembagaan dan Permasyarakatan Hubungan Industrial Depnakertrans,  Andi Syahrul Pangerang juga menambahkan bahwa pihaknya akan membantu penyelesaian secepatnya dengan langkah persuasif.

Setelah menemui Menakertrans, puluhan karyawan Hotel Papandayan menggelar aksi damai di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Puluhan karyawan Hotel Papandayan beserta keluarga menggelar aksi orasi dan teatrikal di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

Dalam aksi tersebut, mereka kembali membacakan tuntutan kepada pimpinan hotel Papandayan, Surya Paloh untuk menyelesaikan kewajibannya.

Mereka juga menggelar teatrikal mengenai nasib mereka sebagai buruh yang merasa diperlakukan sewenang-wenang oleh Surya Paloh dan juga Hotel Papandayan. Aksi yang berlangsung selama 30 menit ini berjalan aman dan tertib.

Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar