Sabtu, 18 September 2010

Tiket KA Ekonomi Dijual Melalui Agen Tahun Depan

Tiket KA Ekonomi Dijual Melalui Agen Tahun Depan


Tiket KA Ekonomi Dijual Melalui Agen Tahun Depan

Posted: 18 Sep 2010 11:16 AM PDT

Semarang, (tvOne)

Tiket kereta api (KA) kelas ekonomi akan mulai dijual melalui agen pada tahun depan untuk mengantisipasi antrean panjang pada loket-loket pembelian yang sering terjadi saat ini.

"Tahun ini PT KA sudah menjual tiket 30 hari sebelum keberangkatan untuk kelas bisnis dan eksekutif melalui beberapa agen yang ternyata sukses dilihat dari tidak terlalu panjangnya antrean pembelian tiket untuk dua kelas tersebut," kata Direktur Utama PT Kereta Api (Persero) Ignasius Johan di Semarang, Sabtu malam.

Turut hadir dalam kunjungan Dirut PT KA di Stasiun Poncol Semarang tersebut antara lain Kepala Daop IV Semarang Septa Triono Rahmadi, Kahumas Sapto Rahardjo, dan Kepala Stasiun Poncol M. Suudi beserta sejumlah pejabat penting PT KA lainnya.

Ia mengatakan, selain untuk mengantisipasi panjangnya antrean pembelian tiket khususnya KA kelas ekonomi, penjualan tiket melalui agen ini juga dapat menghemat waktu para calon penumpang.

"Dengan adanya sistem penjualan tersebut, calon penumpang KA kelas ekonomi tidak perlu antre pembelian tiket KA sejak pagi hari untuk keberangkatan pada malam hari," ujarnya.

Menurut dia, hal itu dilakukan PT KA sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat selaku konsumen.

"Kami optimistis tahun depan sistem penjualan tiket KA kelas ekonomi melalui agen dapat terlaksana," kata Ignasius Johan.

Hingga saat ini, animo masyarakat terhadap KA khususnya kelas ekonomi sebagai salah satu alat transportasi darat masih sangat tinggi bahkan cenderung terus meningkat tiap tahunnya.

Hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang KA kelas ekonomi pada tahun ini sebanyak 1.705.804 orang dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 1.665.954 orang. (Ant)

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Menkes: 2011 Masyarakat Miskin Melahirkan Gratis & Dirawat di Ruang Kelas III

Posted: 18 Sep 2010 11:03 AM PDT

NTB, (tvOne)

Pemerintah akan menerapkan program persalinan gratis bagi masyarakat miskin yang dirawat di ruang kelas III pada tahun 2011.

Program itu untuk menekan angka kematian ibu melahirkan yang saat ini sudah mencapai angka 228 per 100 ribu kelahiran. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sediyaningsih mengatakan hal itu saat melakukan kunjungan kerja di Nusa Tenggara Barat.

Program tersebut, lanjut Endang, dapat membantu persalinan masyarakat yang kurang mampu. Setiap tahun masih ada ratusan ibu dan anak yang meninggal akibat penyakit atau penyebab lain.

"Mereka yang meninggal adalah manusia-manusia yang mempunyai jiwa, nama, keluarga dan wajah-wajah yang mengharapkan kebahagiaan. Itu tidak bisa dibiarkan terus terjadi pada abad ini maka kita butuh program cepat untuk mengatasinya,"kata Endang di Mataram, Sabtu 18 September 2010.

Endang menjelaskan program persalinan gratis tersebut sesuai  dengan program pemerintah NTB yakni Angka Kematian Ibu Nol (AKINO). Saat ini tingkat kematian ibu di NTB mencapai 59 orang di sepuluh Kabupaten Kota se NTB.

Provinsi NTB menerapkan program AKINO untuk menekan angka kematian ibu melahirkan.

Selain program persalinan gratis Kementrian Kesehatan juga menetapkan tujuh program fokus dalam pembangunan kesehatan.
Program tersebut adalah pengembangan jaminan kesehatan masyarakat, peningkatan pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan kepulauan, ketersediaan obat diseluruh fasilitas kesehatan, pelaksanaan reformasi birokrasi.

Tiga program lainnya adalah pemenuhan biaya operasional kesehatan, penanganan daerah bermasalah kesehatan dan pengembangan kesehatan berstandar Internasional.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sediyaningsih melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam kunjungannya itu Menkes yang didampingi sejumlah Direktur Jenderal meninjau pelayanan pasien di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dia juga menyempatkan diri meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanjung di Kabupaten Lombok Utara.(VIVAnews)

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Rombongan Moge Ugal-ugalan Tabrak Warga

Posted: 18 Sep 2010 08:33 AM PDT

Motor korban yang bertabrakan dengan moge

foto: otong tvOne

Pekalongan, (tvOne)

Seorang wanita di Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (18/9) petang tadi luka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah motor yang dikendarainya ditabrak rombongan motor gede berkecepatan tinggi dan ugal-ugalan. Fitri Yani Kurniasih menderita luka-luka di sekujur tubuhnya dan harus mendapatkan belasan jahitan di kening.

Korban mengaku pada saat kejadian dirinya hendak pulang ke rumah. warga Kelurahan Kramatsari Pekalongan Barat itu sempat melihat dua motor polisi yang melakukan pengawalan dan rombongan moge tersebut. Namun rombongan yang memenuhi badan jalan dan berkecepatan tinggi tersebut tidak memberi kesempatan menghindar. Tak ayal terjadilah kecelakaan tersebut.

Saksi mata menuturkan saat itu kondisi Jalan dr Cipto Pekalongan sangat padat karena banyak warga pulang kerja. Apalagi jalur tersebut digunakan untuk arus mudik dan balik. Korban yang berkendaraan cukup pelan dari arah timur tidak mampu menghindar karena 3/4 badan jalan dipenuhi rombongan berkecepatan sangat tinggi yang melaju dari Kota Tegal.

Informasi menyebutkan pelaku pengendara motor gede diketahui bernama Ardana Setyawan yang mengendara motor Harley Davidson terbaru tahun 2009. Polisi yang mengawal maupun Lantas Polresta Pekalongan dan rombongan motor gede tidak mau berkomentar.

Melalui telephone, Kasatlantas Polresta Pekalongan hanya mengatakan karena korban mengalami luka ringan polisi memang tidak melakukan penahanan. Rombongan motor gede tersebut bahkan diam-diam meninggalkan rumah sakit setelah menyatakan sanggup membiayai pengobatan korban.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Polisi Terus Usut Kematian Wartawan Sriwijaya Post

Posted: 18 Sep 2010 06:56 AM PDT

Palembang, (tvOne)

Kepolisian terus mengembangkan kasus kematian wartawan senior Sriwijaya Post Arsep Pajario. Sejumlah saksi-saksi diperiksa. Sepanjang Sabtu (18/9), Polsek Sukarame Palembang memeriksa dua saksi yang diduga mengetahui keberadaan korban sebelum meninggal.

Dua saksi tersebut adalah Yudistira dan Stevie seorang teman dekat korban. Yudistira yang merupakan keponakan korban mengaku mengenalkan Stevie kepada korban. Menurutnya, sebelum kejadian Stevie sempat menginap di rumah korban bersama dirinya maupun sendiri.

Sejauh ini, polisi belum menetapkan tersangka dan kemungkinan motif pembunuhan. Polisi masih menunggu hasil visum yang dikeluarkan rumah sakit.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar