Tim U-16 Indonesia Dipermalukan Cina |
- Tim U-16 Indonesia Dipermalukan Cina
- Polisi Selidiki Keterkaitan Pencuri Dengan Jaringan Teroris
- Arema Kenalkan Skuad dan Pelatih Baru Miroslav Janu
- Lima Penari Asal Tokyo Bawakan Tari Lengger Banyumasan
| Tim U-16 Indonesia Dipermalukan Cina Posted: 24 Sep 2010 08:05 AM PDT Solo, (tvOne) Tim nasional PSSI usia 16 tahun harus menelan pil pahit setelah kalah telak 1 - 3 atas Cina dalam laga lanjutan AFF U-16 Championship di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/9) malam. Dengan kekalahan ini, Indonesia berada di posisi juru kunci karena pada pertandingan sebelumnya di tempat yang sama Timor Leste secara mengejutkan menang 2-1 atas Vietnam. Bermain di hadapan ribuan pendukungnya, Indonesia tidak bisa mengembangkan permainan karena tangguhnya pemain belakang Cina. Tak satupun serangan berbahaya berhasil dibuat tim Garuda Muda ke gawang Cina. Sebaliknya, melalui Liang Yu, Cina berhasil mencuri angka pada menit 15. Serangan Cina kian gencar. Di menit 30, Cina menambah gol melalui Chen Shio. Skor ketiga tim Tirai Bambu dilesakkan penyerang jangkung Shen Tiang Feng di menit 69 memanfaatkan lemahnya barisan pertahanan tuan rumah. Indonesia mendapat satu gol setelah pemain belakang Cina Liu Yuming melakukan bunuh diri pada menit ke-57. mr This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Polisi Selidiki Keterkaitan Pencuri Dengan Jaringan Teroris Posted: 24 Sep 2010 07:28 AM PDT Pacitan, (tvOne) Kepolisian Resor Pacitan, Jawa Timur, berupaya mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan tiga pelaku pencurian bersenjata api rakitan yang tertangkap dengan jaringan teroris. "Kami masih menyelidiki dari mana tiga jenis amunisi aktif ini diperoleh ketiga tersangka serta bagaimana asal-usul kepemilikan senjata api rakitan tersebut," kata Kapolres Pacitan, AKBP Gatot Haribowo, Jumat (24/9) Ia awalnya hanya menyebut ketiga tersangka yang ditangkap jajaran Polsek Punung, Kamis (23/9) malam itu adalah pelaku kriminal biasa. Namun saat ditanya wartawan kemungkinan para tersangka terkait jaringan teroris, Gatot mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Kami sudah mengamankan seorang tersangka lain berinisial `R` yang diduga sebagai pemasok amunisi untuk senjata rakitan tersebut," katanya. Selain menyelidiki asal-muasal peluru, polisi juga tengah mencari tahu keahlian tersangka membuat senjata api rakitan. Sebelumnya jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Punung, Kabupaten Pacitan pada Kamis (23/9) malam berhasil menangkap tiga pencuri yang diduga telah beberapa kali beraksi menggunakan senjata pistol rakitan dan golok. Ketiga tersangka itu masing-masing diidentifikasi bernama Yuli, Yudi dan Deni. Usia mereka rata-rata masih di kisaran 25-30 tahun. Selain menangkap ketiganya, polisi juga menyita sepucuk pistol rakitan, sebuah laptop, sebilah golok, jimat, dan belasan butir amunisi jenis cis, dua butir kaliber 9 milimeter, serta dua kaliber 5,56 milimeter. Menurut keterangan kapolres, peluru kaliber 5,56 milimeter ini bisa digunakan pada senjata laras panjang tipe M-16 atau AK-47. (Ant) rn This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Arema Kenalkan Skuad dan Pelatih Baru Miroslav Janu Posted: 24 Sep 2010 06:22 AM PDT Malang (tvOne) Klub sepakbola Arema Indonesia, Jumat, resmi meluncurkan skuad barunya untuk menghadapi Liga Super Indonesia musim kompetisi mendatang. Pengurus Arema meluncurkan skuadnya itu di Deliv Cafe, Kota Malang, Jawa Timur dan diikuti sejumlah perwakilan suporter tim yang biasa disebut Aremania. Presiden klub Arema Indonesia, Rendra Kresna, dalam sambutannya mengatakan, dengan peluncuran ini, Arema Indonesia bisa kembali berprestasi dan mempertahankan juara pada kompetisi Liga Super Indonesia. "Saya harap komposisi baru tim ini akan tetap kompetitif dan bisa mempertahankan gelar juara," katanya. Sementara dalam peluncuran tersebut, Arema memperkenalkan pelatih baru asal Bulagaria yakni Miroslav Janu, sedangkan untuk pemain asingnya, Arema tetap mempertahankan dua pemain dari Singapura, yakni Mohammad Noh Alam Shah serta M Ridhuan. Selain itu, juga mempertahankan Pierre Nijank yang berasal dari Kamerun, Camello Roman (Slovakia) serta Esteban Javier Gullien dari Uruguay. Selain lima pemain asing, terdapat 22 pemain lokal yang ikut dalam skuad baru tim berjuluk "Singo Edan" ini, seperti penjaga gawang Mega Kurnia, Ahmad Kurniawan serta Aji Saka. Pemain belakang, Waluyo, Purwaka Yudi, Zulkifli, Hermawan, Beny Wahuyudi, Irfan Raditya, Achmad Farisi, serta pemain baru Leonard Tupamahu yang sebelumnya memperkuat Persija. Sedangkan pemain gelandang meliputi Fakhrudin, Wahyu Gunawan, Rony Firmansyah, Ahmad Bustomi, Juan Revi serta Tommy Pranata. Untuk pemain depan yakni, Yongki Ariwibowo, Ahmad Amiruddin serta pemain baru asal Persija Jakarta, TA Mushafry. "Untuk pemain muda dari Arema kita perkenalkan Dendy Santoso dan Sunarto," kata Humas Arema, Darmadji. Darmadji menjelaskan, dalam peluncuran tim Arema ini juga diperkenalkan kostum baru milik Arema yang akan digunakan untuk berkompetisi 2010-2011, yakni tetap berwarna biru namun nama dada pemain diganti dengan sponsor baru yakni produk olahraga Lotto. Sementara itu, hadir dalam acara peluncuran tersebut meliputi Presiden klub, Rendra Kresna, pelatih, official Arema serta Kapolserta Malang, AKBP Agus Salim. am This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Lima Penari Asal Tokyo Bawakan Tari Lengger Banyumasan Posted: 24 Sep 2010 06:15 AM PDT Purwokerto (tvOne) Sebanyak lima penari perempuan asal Jepang yang tergabung dalam Dewandaru Dance Company Tokyo membawakan tari Lengger Banyumasan saat tampil dalam kegiatan Indonesian Friendship Culture 2010. Penampilan lima penari dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas, di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis malam, merupakan bagian dari tari Banjaran Lenggeran. Dalam hal ini, tari Banjaran Lenggeran menggambarkan perjalanan penari asal Jepang untuk memelajari Lengger Banyumasan yang digambarkan melalui tarian Lengger Cilik --dibawakan anak kecil-- dari Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, tarian Lengger Lujeng, tarian Lengger Banjaran, dan diakhiri Lengger Jepang (Lengger Banyumasan, red.) yang dibawakan lima penari asal Negeri Matahari Terbit tersebut. Kelima penari asal Jepang ini tampak lemah gemulai membawakan tarian Lengger yang diiringi musik Calung Banyumasan secara langsung. Di bagian akhir tarian Lengger yang mereka bawakan, penari asal Jepang ini mengajak serta Bupati Banyumas Mardjoko untuk ikut serta menari. Selain tari Lengger Banyumasan, dalam kegiatan Indonesian Friendship Culture 2010 tersebut juga menampilkan sebuah tarian kontemporer Jepang, yakni "Yume" atau mimpi. Tarian yang mengawali pergelaran Indonesian Friendship Culture 2010 ini menggambarkan kisah pasangan muda-mudi asal Indonesia dan Jepang dalam menggapai mimpi mereka. Tarian yang diiringi musik instrumental "Matsuri" karya Kitaro ini dimainkan oleh pimpinan Dewandaru Dance Company Tokyo, Rianto bersama istrinya Miray Kawashima. Selain itu, dalam kegiatan ini juga ditampilkan tarian Dewi Laut "Afro Brazilian" yang dimainkan seorang penari asal Jepang yang berkolaborasi dengan sejumlah siswa sekolah di Kabupaten Banyumas. Tarian ini menggambarkan wujud syukur terhadap Dewi Laut atas hasil panen berupa ikan. Pergelaran ini diakhiri dengan penampilan grup Tari Kendang Jepang "Hachijo-Daiko" pimpinan Shido Mizuno. Terkait kegiatan tersebut, pimpinan Dewandaru Dance Company Tokyo Rianto mengatakan, pergelaran ini dalam rangka persahabatan dan memperkenalkan budaya Banyumas-Jepang. "Dalam pergelaran ini, kami menampilkan tari Lengger Banyumasan yang dibawakan oleh murid-murid Dewandaru Dance Company," kata pria asal Banyumas ini. Selain itu, dia mengatakan, untuk pertama kalinya pihaknya membawa grup "Hachijo-Daiko" ke Indonesia sehingga bisa tampil dalam kegiatan ini. Bahkan, dia mengaku mengajak Kepala Museum Kendang Jepang, Megumi Ochi, untuk hadir dalam kegiatan Indonesian Friendship Culture 2010 ini. Sementara itu istri Rianto, Miray Kawashima mengaku tertarik memelajari tari Lengger Banyumasan saat pertama kali bertemu dengan suaminya tahun 2001 ketika belajar di Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Solo. "Saat itu, dia sedang menari Lengger Banyumasan yang konon biasa dibawakan perempuan. Dia sangat luwes sehingga saya tertarik untuk memelajari tarian tersebut," katanya. Bahkan, dia mengaku terpukau saat menari Lengger Banyumasan dengan iringan musik Calung secara langsung sehingga terasa berbeda jika diiringi dengan musik dari kaset. Menurut dia, tari Lengger Banyumasan terasa lebih ceria jika dimainkan dengan iringan musik Calung secara langsung. "Kami berencana mengajak para penari Lengger Banyumasan untuk tampil di Jepang tahun depan," katanya. am This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar