Gus Mus Minta Ulama Perbaiki Citra Islam |
- Gus Mus Minta Ulama Perbaiki Citra Islam
- Antisipasi Perampokan, Pemilik Toko Emas & Pimpinan Bank Dikumpulkan
- Calon Panglima TNI Dicecar Soal Terorisme
- 30 Persen Wilayah Jateng-DIY Belum Nikmati Listrik
| Gus Mus Minta Ulama Perbaiki Citra Islam Posted: 23 Sep 2010 10:44 AM PDT Jakarta, (tvOne). Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mustofa Bisri (Gus Mus) meminta para ulama untuk memperbaiki citra Islam guna mengembalikan kedudukannya sebagai rahmat seluruh alam. Gus Mus menyatakan, saat ini citra Islam telah dicoreng oleh orang-orang tak bertanggung jawab sehingga ada yang mengesankan Islam bukan lagi menjadi rahmat. Kesan semacam itu terutama terjadi di kalangan Barat, tegasnya kepada pers di Jakarta, Kamis, (23/9). "Kita harus mengembalikan Islam kepada hakikatnya yang bisa menjadi rahmat bagi sesama," kata pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Tholibin, Rembang, Jawa Tengah, itu. Oleh karena itu, bersama CEO LibForAll Foundation, C Holland Taylor, Gus Mus akan melakukan lawatan ke Eropa pada 25 September-9 Oktober 2010 dengan agenda utama meluruskan kesalahpahaman tentang Islam. Menurut Gus Mus, pencoreng citra Islam adalah orang Islam sendiri yang tak mengerti banyak tentang Islam tetapi berbicara, bahkan bertindak dengan mengatasnamakan Islam, dan orang di luar Islam. Menurutnya, terdapat dua macam orang yang tidak mengerti pengetahuan tentang Islam, yakni orang yang tidak tahu tetapi terus belajar hingga memahami dan orang yang tidak tahu tetapi tidak mau belajar sekaligus mengaku telah tahu banyak. "Yang nomor dua ini yang tidak benar dan mencelakakan," tambah Kiai yang juga budayawan itu. (Ant) at This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Antisipasi Perampokan, Pemilik Toko Emas & Pimpinan Bank Dikumpulkan Posted: 23 Sep 2010 10:34 AM PDT ![]() Perampok Bank CIMB Medan Koba, (tvOne). Sistem pengamanan dini dalam upaya mengantisipasi tindakan perampokan dibahas bersama pihak Kepolisian Resor Bangka Tengah dengan mengundang para pemilik toko emas dan pimpinan bank di daerah tersebut. "Kami akan mengadakan pertemuan guna membahas langkah dan strategi pengamanan dengan para pemilik toko emas dan pimpinan bank di Bangka Tengah untuk mengantisipasi terjadinya perampokan," ujar Kapolres Bangka Tengah melalui Kabag Ops AKP Irwan M Ginting, di Koba, Kamis, (23/9). Ginting mengatakan, pertemuan tersebut akan dilaksanakan setelah selesainya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah pada Jumat (24/9). "Selesai pelantikan kami akan mengadakan pertemuan karena saat ini sedang menyiapkan pengamanan pelantikan dulu," katanya. Menurut Ginting, pertemuan juga ditujukan memberikan materi dan wawasan kepada para pemilik toko dan pimpinan Bank terkait tindak kejahatan perampokan dan pencurian. "Dengan adanya pembahasan diharapkan pemilik toko emas dan pimpinan Bank mengerti mengenai antisipasi bila menghadapi situasi perampokan maupun pencurian," katanya. Selain itu, pihaknya juga telah memberikan selebaran tentang nomor telepon kantor dan telepon genggam kepada para pemilik toko dan pimpinan bank. "Kami telah memberikan nomor telepon kantor yang dapat dihubungi 24 jam serta nomor telepon genggam aparat kepada para pemilik toko emas dan pimpinan bank agar dapat cepat melaporkan apabila mengalami tindak kriminalitas," katanya. Menurut Ginting, Kepolisian Resor (Polres) Bangka Tengah juga tetap bersiaga menjaga keamanan dan ketertiban Bangka Tengah dengan melakukan kegiatan patroli secara rutin. "Kami juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat apabila menemukan kecurigaan tindak kriminalitas untuk segera melaporkan kepada aparat polisi baik melalui laporan langsung maupun melalui sarana komunikasi," katanya. Ginting mengatakan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian karena walaupun sudah bekerja maksimal aparat kepolisian tetap memiliki keterbatasan. "Dengan dukungan masyarakat dapat membantu pekerjaan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat," katanya. Seperti dikutip Antara, sejumlah toko emas di pasar Koba masih membuka toko dan melayani pembeli walaupun pada beberapa hari terakhir dihebohkan dengan peristiwa perampokan bersenjata toko emas di Pangkalpinang yang menewaskan pemilik toko. Begitu pula dengan sejumlah bank di pasar Koba yang satu kawasan dengan toko emas tetap beroperasi seperti biasa namun tampak petugas keamanan yang mulai memperketat penjagaan dan pengawasan. at This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Calon Panglima TNI Dicecar Soal Terorisme Posted: 23 Sep 2010 10:16 AM PDT ![]() Laksamana TNI Agus Suhartono VIVAnews.com Jakarta, (tvOne) Proses uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI pada Kamis (23/9), relatif berjalan lancar. Selama 12 jam, Komisi I DPR mencecar Laksamana Agus Suhartono berbagai pertanyaan seputar isu terkini termasuk perihal terorisme. Sejumlah anggota DPR mempertanyakan peran TNI dalam penanganan terorisme apalagi mengingat pergerakannya yang kian luas. Menanggapi hal itu, Agus Suhartono menilai polisi masih bisa mengatasi masalah terorisme dengan kekuatan mereka. Agus juga mengakui kurangnya alat utama sistem persenjataan (Alutsista) karena minimnya anggaran. Dia mengajak Komisi I ikut memperjuangkan peningkatan anggaran pertahanan. Agus juga menyikapi permasalahan perbatasan, rumah dinas, dan sejumlah isu pertahanan lain. Ketua Komisi I, Mahfud Siddiq, menolak membocorkan hasil uji kepatutan dan kelayakan tersebut. Namun dia menilai sejauh ini tidak ada masalah dengan sosok Agus Suhartono yang kini menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Hasil dari uji kepatutan dan kelayakan ini akan dibawa dan diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR pada 27 September mendatang. Sebelumnya Komisi I menyelidiki rekam jejak Laksamana Agus Suhartono dengan mengunjungi KPK dan Komnas HAM. mr This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| 30 Persen Wilayah Jateng-DIY Belum Nikmati Listrik Posted: 23 Sep 2010 08:53 AM PDT Semarang, (tvOne). Faktor geografis menjadi penyebab 30 persen wilayah Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta belum menikmati aliran listrik. Hal itu dibenarkan oleh Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY, Haris Efendi. "Rasio elektrivitas baru 70 persen di Jateng-DIY dan 30 persen lainnya belum dialiri listrik," katanya, di Semarang, Kamis, (23/9). Namun sayangnya, Haris tak menyebutkan 30 persen daerah yang belum terpasang jaringan listrik tersebut. Dia hanya mengatakan bahwa daerah itu kebanyakan yang berada di pegunungan. Seperti dikutip Antara, saat ini di wilayah Jateng-DIY terdapat 7,3 Juta pelanggan dan 800 pelanggan di antaranya termasuk golongan pelanggan besar (di atas 200 KVA). at This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar