Kamis, 21 Oktober 2010

Cina Tolak Laporan PBB Terkait Serangan di Darfur

Cina Tolak Laporan PBB Terkait Serangan di Darfur


Cina Tolak Laporan PBB Terkait Serangan di Darfur

Posted: 21 Oct 2010 08:06 AM PDT

Beijing, (tvOne).

Cina menolak laporan PBB yang mengatakan banyak peluru Cina yang digunakan dalam serangan terhadap pasukan perdamaian di Darfur, Sudan.

Seruan itu disampaikan pada Kamis, (21/10). Cina juga menyebut bahwa tuduhan tersebut merupakan tuduhan "tanpa dasar".

"Tidak sepantasnya PBB membuat tuduhan tanpa dasar terhadap negara anggota berdasarkan informasi yang tidak jelas dalam laporan tahunannya," kata juru bicara kementerian luar negeri Cina, Ma Zhaoyu kepada wartawan.

Laporan tersebut sedang dibicarakan oleh satu komite PBB yang memantau sanksi terhadap Sudan, termasuk embargo senjata atas kawasan Darfur yang dilanda perang sejak 2003.

"Cina telah mengimplementasi sejumlah resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai sanksi-sanksi terhadap Sudan secara komprehensif, bersungguh-sungguh dan tepat," kata Ma dalam jumpa pers.

"Kami mendesak panel PBB tersebut untuk bersikap objektif dan bertanggung jawab," tambahnya. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Status Merapi Ditingkatkan Jadi Siaga

Posted: 21 Oct 2010 07:30 AM PDT

Gunung Merapi

Klaten, ((tvOne).

Gunung merapi yang terletak di Klaten, Jawa Tengah (Jateng) kini telah berstatus siaga terkait meningkatnya aktivitas vulkanik yang terus terjadi beberapa hari terakhir.

Status tersebut ditingkatkan oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta sejak pukul 18.00 WIB pada Kamis,  (21/10).

Sebelumnya, warga yang tinggal di kawasan rawan bencana di lereng Gunung Merapi telah bersiap-siap jika sewaktu-waktu terjadi erupsi. Kesiapan tersebut telah dilakukan dengan digelarnya simulasi bencana.

"Kesiapan warga lereng Merapi dalam menghadapi erupsi diukur dari lancarnya simulasi bencana yang dikoordinasi Palang Merah Indonesia (PMI) pada Kamis (21/10)," kata Sekretaris PMI Klaten, Rantiman, di Klaten, Kamis, (21/10).

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Ribuan Warga Peringati 1000 Hari Wafatnya Soeharto di Solo

Posted: 21 Oct 2010 07:20 AM PDT

Solo (tvOne)

Ribuan warga terus membanjiri Istana Kalitan Solo dan Astana Giribangun, bertepatan dengan peringatan seribu hari wafatnya mantan Presiden Soeharto. Di Istana Kalitan, nampak hadir Tommy Soeharto dan Mamiek Soeharto, kemudian juga mantan pejabat Orde Baru serta pejabat setempat.

Acara inti peringatan adalah pembacaan doa dan tahlil. Kendati Solo diguyur hujan, warga tang berdatangan dari Solo dan sejumlah kota lain di Jawa. Mereka menuju ke Astana Giri Bangun, tempat makam Soeharto, dan rumah kediaman almarhumah Ibu Tien Soeharto di Istana Kalitan.

Banyak dari mereka yang menangis, sambil terus melantunkan doa. Beberapa warga menyatakan lebih suka zaman Soeharto ketimbang saat sekarang. "Di zama Pak Harto sandang pangan murah," kata Sartono, warga Kentingan, Surakarta.

Acara peringatan seribu hari wafatnya Pak Harto, tidak hanya di Solo, namun juga di Kemusu, Bantul, desa kelahiran Soeharto. Kemudian di Jakarta, berlangsung di masjid Attien Taman Mini. 

 

am

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Massa Berunjuk Rasa di Istana Bogor

Posted: 20 Oct 2010 11:20 PM PDT

Bogor, (tvOne)

Peringatan 50 Tahun Agraria Nasional di Istana Bogor diwarnai aksi unjuk rasa  massa dari tiga kelompok organisasi. Mereka berunjuk rasa di depan istana, Kamis (21/10).

Kelompok massa dari Serikat Petani Indonesia Cabang Bogor, berjumlah sekitar 30 orang, berdemonstrasi di pertigaan lampu merah depan gerbang utama Istana. Kelompok kedua dari Aliasi Masyarakat Obligasi (ALMO) berjumlah sekitar 20 orang berunjukrasa di pingggir jalan dekat Pos Polisi Jalan Sudirman. Massa ketiga berjumlah sekitar 20 orang dari Persatuan Serikat Indonesia berdemo di depan Denpom Bogor.

Tuntutan yang mereka sampaikan sama yakni menuntut perbaikan agraria yang dinilai belum berpihak kepada petani. "Kami meminta kepada pengambil kebijakan jangan mengambil keputusan sepihak, tolong perhatikan nasib petani," teriak salah seorang pengunjuk rasa di depan Istana.

Selain itu, masih ada tiga gelombang kelompok massa yang akan bergerak menuju Istana, mereka ditahan oleh polisi tidak bergerak menuju istana."Mereka tidak kita berikan izin karena aksi mereka tidak mengantongi izin, jadi kita kawal tidak masuk ring satu," kata Kepala Bagian Operasional Polres Bogor, AKP Irwansyah.

Irwansyah menyebutkan ketiga kelompok massa yang tertahan berorasi di depan Istana tersebut baru meminta izin tadi malam, padahal kata dia izin baru diberikan 3x24 dari sebelum aksi. "Mereka kita tahan tidak mendekat ke istana," ujar Irwansyah.

Mereka yang aksinya diblok oleh polisi yakni HMI dan BEM UIKA ditahan di depan Air Mancur Jalan Sudirman, dan yang ke yang ketiga dari Gerakan Rakyat Bogor Bersatu (GR2B) ditahan di jalan Pengadilan dekat Hotel Salak. (Ant)

Aksi berlangsung damai, para pengunjukrasa hanya berorasi. Sementara arus lalu linta di depan Istana ramai lancar.

Massa demonstrasi mulai melakukan aksinya sejak pukul 10:30 WIB, hingga kini aksi masih berlanjut. Mereka datang dengan berjalan kaki, mereka pada umumnya para petani dan masyarakat Bogor. (Ant)

as

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar