Massa Pukuli Polisi & Rusak Mobil di Lebak |
- Massa Pukuli Polisi & Rusak Mobil di Lebak
- 30 Tiang Reklame di Tangerang Selatan Rawan Roboh
- Mantan Kadin Pendidikan Kab Majene Sulbar Kembali Dijebloskan ke Rutan
- Menlu: Malaysia Tangkap 4 Nelayan Indonesia
| Massa Pukuli Polisi & Rusak Mobil di Lebak Posted: 07 Oct 2010 10:22 AM PDT ![]() Amuk Massa Siti Marfuah (tvOne) Lebak, (tvOne) Massa memukuli polisi dan merusak sebuah mobil saat mendamaikan tim pembebasan lahan Waduk Karian dengan warga Kampung Sindai, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak, Kamis. Kepala Kepolisian Resor Lebak Ajun Komisaris Polisi Besar (AKBP) Widoni Fedri, membenarkan bahwa anggotanya bernama Bripda Joko dipukuli warga hingga babak belur. Selain itu juga sebuah mobil milik anggota dirusak massa. Sedangkan, dua anggota lainya selamat setelah melarikan diri dari kepungan massa. Massa yang menyerang polisi itu berjumlah ratusan orang dan diduga warga Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Keributan tersebut tidak meluas karena bisa direndam dengan melibatkan musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika), anggota polisi dan warga setempat. Sejauh ini, kata dia, pihaknya belum menahan seorang pun warga karena didamaikan melalui Muspika, anggota polisi dan warga. "Kami minta warga jangan terpancing oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," katanya. Menurut dia, pihaknya tetap mengambil tindakan persuasif karena semua permasalahan bisa didamaikan dengan baik dan tidak dengan kekerasan. "Kami terbuka jika anggota kami salah mohon dimaafkan dan jika warga salah kami tetap memaafkanya," ujarnya. Dia menyebutkan, selama perdamaian warga menyepakati menjamin keamanan dan tidak akan terjadi keributan. Karena itu, pihaknya sangat mendukung perdamaian tersebut. "Kami bertindak tegas jika terjadi kerusuhan dan merusak," tegasnya. Sementara hingga kini puluhan anggota polisi dengan senjata lengkap jenis senjata serbu produk Pindad Bandung masih di lokasi kejadian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. "Selama ini kondisi Desa Pajagaan sudah kondusif dan damai," jelasnya. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| 30 Tiang Reklame di Tangerang Selatan Rawan Roboh Posted: 07 Oct 2010 10:09 AM PDT Tangerang, (tvOne) Sebanyak 30 tiang reklame yang terpasang di sejumlah jalan di Tangerang Selatan, Banten, rawan roboh saat bertiup angin kencang. Kepala Badan Pelayanan dan Perijinan Terpadu Tangerang Selatan, Mursan Sobari di Tangerang Kamis mengatakan, tiang reklame yang rawan roboh tersebut disebabkan usia tiang penyangga sudah tua. "Umur tiang tersebut sudah tua sehingga rawan roboh saat tertiup angin kencang," katanya. Mursan mengungkapkan, 30 tiang reklame yang rawan tersebut terletak di median jalan seperti di daerah Serpong, Ciputat, Pamulang dan Pondok Aren. Tiang-tiang tersebut diperkirakan berumur antara 5 - 10 tahun. Tiang tersebut sudah ada sebelum Tangerang Selatan berdiri atau saat masih dikelola daerah induk yakni Kabupaten Tangerang. "Tiang yang ada saat ini seluruhnya berasal dari Kabupaten Tangerang. Jadi, usianya sudah sangat lama sekali," kata Mursan yang juga pernah bertugas di Badan Pelayanan dan Perijinan Terpadu Kabupaten Tangerang. Kekhawatiran terjadinya roboh disebabkan karena beberapa waktu lalu pernah terjadi pada tiang reklame milik Makro di daerah Ciputat dan menimpa pengendara. "Ketika itu, ada korban jiwa dan kerusakan kendaraan. Setelah diteliti umur tiang sudah tua sehingga bagian bawahnya keropos dan tidak mampu menahan terpaan angin kencang," katanya menegaskan. Oleh karena itu, nantinya Badan Pelayanan Perijinan Terpadu akan melakukan pemeriksaan seluruh tiang di median jalan bersama konsultan. Sehingga, tiang yang sudah rawan keropos dapat diganti. "Kita akan melakukan pemeriksaan semua tiang. Agar menghindari terjadinya insiden yang memakan korban jiwa," katanya. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Mantan Kadin Pendidikan Kab Majene Sulbar Kembali Dijebloskan ke Rutan Posted: 07 Oct 2010 10:05 AM PDT Majene, Sulbar, (tvOne) Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, MS, kembali dijebloskan ke rumah tahanan negara kelas II B Majene, setelah ditetapkan sebagai terpidana kasus korupsi anggaran pendidikan 2004-2005. Staf Rutan kelas II B Majene, Husain K di Majene, Kamis, membenarkan, terpidana MS kembali digiring ke Rutan Majene sejak Selasa (5/10) sesuai dengan hasil keputusan sidang yang dijalaninya di Mahkamah Konstitusi. "Terpidana harus kembali menjalani sisa masa tahanan setelah MK menetapkan sebagai terpidana korupsi yang menyebabkan terjadinya kerugian negara," kata dia. Menurutnya, pada tahun 2005 silam, MS sempat menjalani kurungan selama sebulan, namun, MS kembali bebas karena mengajukan banding hingga ke MK. "Dalam proses panjang itu, MS akhirnya ditetapkan sebagai terpidana yang harus menjalani sisa masa tahanan selama setahun dan harus membayar denda subsidier Rp20 juta dan denda lainnya senilai kurang lebih Rp150 juta," kata dia. Apabila tidak diselesaikan denda-denda tersebut, kata Husain, maka terpidana harus menjalani masa tahanan secara utuh sesuai dengan tuntutan dalam sidang perkara. "Ini merupakan aturan hukum. Makanya, MS harus membayar denda ke negara apabila ingin mengurangi masa tahanan itu sendiri," jelasnya. Dalam kasus ini, kata dia, bukan hanya MS, tetapi terpidana lainnya yakni HK harus menjalani hukuman yang sama. Tetapi, terpidana HK hingga saat ini belum menyerahkan diri karena diduga kabur dari Kota Majene. "Belum diketahui dimana keberadaan HK pascakeluarnya putusan MK, makanya, saat ini aparat hukum sedang mencari keberadaan HK," ujarnya. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Menlu: Malaysia Tangkap 4 Nelayan Indonesia Posted: 07 Oct 2010 06:58 AM PDT Jakarta, (tvOne) Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa membenarkan kabar ditangkapnya empat nelayan Indonesia oleh Malaysia di perairan Internasional di Selat Malaka. Hingga kini konsulat RI di Johor terus berupaya bisa bertemu keempat nelayan tersebut. Menurut Menlu, saat ini keempat nelayan tersebut berada di sebuah tempat di Johor Baru Malaysia, dan Konsulat RI masih menangani insiden tersebut. "Pihak konsulat jenderal kita di Johor Baru sedang mengupayakan untuk bertemu dengan keempat nelayan kita. Pemerintah juga sedang memastikan titik koordinat penangkapan terhadap keempat nelayan Indonesia itu," jelasnya Sebelumnya, Informasi menyebutkan, lima kapal nelayan Indonesia sedang mencari ikan di perairan Pulau Pisang, Kepulauan Riau, pada Selasa 5 Oktober 2010, sekitar pukul 15.00 WIB. Dari lima sampai enam pesawat yang dikejar, KM Nelayan GT 04 berada di paling belakang disebut-sebut ditabrak oleh kapal patroli Malysia. rn This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar