Selasa, 12 Oktober 2010

Ratusan Turis Asing Berebut Saksikan Film Perdana Eat Pray Love di Bali

Ratusan Turis Asing Berebut Saksikan Film Perdana Eat Pray Love di Bali


Ratusan Turis Asing Berebut Saksikan Film Perdana Eat Pray Love di Bali

Posted: 12 Oct 2010 09:00 AM PDT

Denpasar Bali, (tvOne)

Film Eat Pray Love yang dibintangi artis Julia Robert akhirnya di putar perdana di Bali, Selasa (12/10) malam. Pemutaran perdana film yang diangkat dari kisah hidup novelis Elizabeth Gilbert ini disambut antusias oleh ratusan turis asing yang rela mengantri.

Ratusan turis asing ini rela berebut hanya untuk menyaksikan pemutaran perdana film eat pray love di Bali.

Pemutaran film berdurasi dua jam di bali ini memang telah lama di nanti. Pasalnya, selain di bintangi artis ternama dunia dan kisah ceritanya yang menarik, film ini menjadikan Bali menjadi satu dari tiga lokasi syuting film tersebut.

Tingginya antusias penonton, menyebabkan ratusan kursi yang disediakan pun langsung habis diserbu penonton. Bahkan adapula yang kecewa karena kehabisan tiket yang dijual seharga 150 ribu rupiah tersebut.

Pada pemutaran film eat pray love pertama ini dihadiri langsung Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, serta serta sejumlah artis tanah air.

Dengan dijadikannya Bali sebagai lokasi syuting film Eat Pray Love ini, diharapkan semakin mengangkat citra pariwisata Bali dan kualitas perfileman Indonesia.

Film Eat Pray Love diangkat dari kisah pengalaman hidup novelis, Elisabeth Gilbert. Dalam film ini Bali menjadi lokasi syuting terakhir dimana Julia Robert menemukan cintanya di Bali.

 

rn

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Menkes Jamin Stok Obat Pengungsi Wasior Cukup

Posted: 12 Oct 2010 08:46 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menjamin pasokan obat-obatan untuk pengungsi banjir bandang di Wasior, Papua Barat, tersedia dalam jumlah cukup. Obat-obatan tersebut difokuskan untuk penyakit yang mulai menyerang warga seperti ISPA, diare dan malaria.

"Obat di Wasior masih aman dan kami (Kemenkes) sudah menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran penyakit," kata Menkes di Jakarta, Selasa (12/10).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) disebut Endang telah menyiapkan obat-obatan terutama bagi penyakit yang umum ditemukan paska bencana infeksi saluran pernafasan atas (ispa) dan diare. "Jadi jangan khawatir kehabisan stok obat," katanya.

Untuk sanitasi lingkungan di Wasior, Menkes menegaskan sudah dapat tertangani dengan penyemprotan desinfektan untuk mengurangi sumber infeksi penyakit yang dapat ditularkan melalui vektor lalat dan nyamuk serta sumber infeksi lain.

Sementara itu berdasarkan laporan BNPB, korban tewas banjir bandang Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, terus bertambah jumlah korban ditemukan sudah mencapai 148 orang. Posko Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, menyebutkan selain jumlah meninggal, 123 dinyatakan hilang, 188 luka berat, 665 luka ringan dan 4.625 orang mengungsi. (Ant)

rn

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Longsor di Morowali Sulteng Tewaskan 10 Orang

Posted: 12 Oct 2010 06:24 AM PDT

Palu, (tvOne)

Bencana longsor terjadi di Desa Bunta, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 14.00 WITA, Selasa (12/10). Sebanyak 10 jenazah korban longsor hingga kini masih berada di Rumah Sakit Kolonodale.

Kapolres Morowali AKBP Suhirman kepada ANTARA melalui telepon merinci nama-nama korban tewas itu adalah Martinus, Yaner, Abdul Malik, Evan, Jamris, Imran, Nober, Taswan, Jamaluddin dan Norvin.

Upaya evakuasi terus dilakukan dengan melibatkan 142 petugas gabungan Polres Morowali, TNI, dan karyawan PT Ana, perusahaan kelapa sawit di Morowali, serta masyarakat sekitar.

"Sekarang masih terus dievakuasi dan mencari korban yang tertimbun," kata Suhirman, Selasa (12/10)

Selain korban jiwa, longsor juga menimbun tujuh unit dump truck, satu unit ekskavator, dan enam unit sepeda motor. (Ant)

rn

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Perjanjian Ekstradisi Dorong Pemberantasan Korupsi

Posted: 12 Oct 2010 06:04 AM PDT

Jakarta, (tvOne).

Perjanjian ekstradisi jelas diperlukan guna mendorong terwujudnya pemberantasan korupsi di wilayah Asia.

"Ekstradisi antar negara Asia perlu dilakukan guna mendorong pemberantasan korupsi," kata Ketua DPR RI Marzukie Ali usai memberi sambutan di Pertemuan Dewan Eksekutif Asian Parliamentary Assembly (APA) di Jakarta, Selasa, (12/10).

Ia menegaskan negara-negara yang tergabung dalam "Asian Parliamentary Assembly" (Pertemuan Parlemen Asia) perlu mempercepat terwujudnya perjanjian ekstradisi itu.

Menurut Presiden APA itu, ekstradisi sangat penting, sebab selama ini banyak koruptor yang pindah negara untuk menghindari proses peradilan. Hal ini pada akhirnya menyulitkan aksi pemberantasan korupsi.

Ia mengatakan, peran parlemen dalam mendorong pemerintahnya untuk mewujudkan perjanjian ekstradisi juga sangat penting.

Parlemen sebagai pembuat undang-undang memiliki pengaruh terhadap pemerintahan. Untuk itu, pihaknya juga terus mendorong isu ekstradisi dalam pertemuan antar parlemen.

Menurut Marzukie Ali, diplomasi antar parlemen kadangkala bisa efektif selain diplomasi antar pemerintah.

Sementara itu, dalam sambutannya di pertemuan tersebut, Marzuki mengatakan pemberantasan korupsi juga berkorelasi terhadap pengentasan kemiskinan. "Saya menggarisbawahi perlunya meningkatkan upaya untuk memerangi korupsi yang banyak terjadi di negara Anggota APA, sebagai bagian dari upaya mendorong pengentasan kemiskinan," katanya.

Ia juga mengungkapkan perlunya mendorong negara-negara APA untuk dapat mewujudkan target-target MDG`s. Untuk itu, menurut dia, perlu sinergi dan kerjasama yang erat. Selain itu, ia menyatakan, terjadinya perubahan yang cepat di abad 21 saat ini memberikan peluang sekaligus tantangan.

Abad 21, menurut dia, terjadi perubahan arsitektur ekonomi dan geopolitik dimana Asia semakin berperan di ajang global serta menjadi lokomotif dalam perubahan dunia yang cepat tersebut.

Marzuki memberikan sambutan di depan 21 delegasi APA. Delegasi APA yang datang dalam acara Pertemuan Dewan Eksekutif APA di Jakarta saat ini yaitu Indonesia, Kamboja, Bangladesh, Cina, India, Pakistan, Afganistan, Vietnam, Turki, Thailand, Siria. Singapura, Saudi Arabia, Federasi Rusia, Bahrain, Maldewa, Libanon, Laos, Kuwait, Jepang dan Jordania. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar