Minggu, 07 November 2010

64 Jenazah Korban Merapi Telah Dimakamkan Secara Massal

64 Jenazah Korban Merapi Telah Dimakamkan Secara Massal


64 Jenazah Korban Merapi Telah Dimakamkan Secara Massal

Posted: 07 Nov 2010 09:47 AM PST

Pemakaman Massal Korban Merapi

Nuryanto (tvOne)

Yogyakarta, (tvOne)

Sebanyak 64 jenazah korban letusan Gunung Merapi dimakamkan secara massal di tempat pemakaman umum di Beran, Margodadi, Seyegan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.

Ke-64 jenazah korban letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (5/11) dini hari itu dimakamkan dalam satu liang lahat di Blok CX berukuran 7x28 meter dengan kedalaman sekitar dua meter.

"Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan memakamkan 76 jenazah korban letusan Merapi secara massal. Namun, 12 jenazah akhirnya diambil oleh keluarganya untuk dimakamkan sendiri," kata Bupati Sleman Sri Purnomo.

Jenazah sebelum dimakamkan terlebih dulu dishalatkan di halaman tempat pemakaman umum milik Pemkab Sleman itu. Shalat jenazah dipimpin Sri Purnomo.

"Kami sangat terpukul dengan banyaknya korban tewas dalam musibah tersebut. Hal itu di luar dugaan," katanya.

Namun, menurut dia, hal itu sudah menjadi kehendak Tuhan. "Kami ikut belasungkawa yang sangat dalam dan semoga kita selalu diberi kesabaran dan ketabahan menghadapi cobaan ini," katanya.

Jenazah diberangkatkan dari Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta dengan menggunakan beberapa ambulans. Ambulans yang membawa jenazah tiba di halaman tempat pemakaman umum sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebagian besar jenazah belum teridentifikasi, tetapi diperkirakan merupakan warga Kelurahan Argomulyo, Cangkringan, Sleman, yang berjarak sekitar 16 kilometer dari puncak Merapi.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Taufik Hidayat Raih Gelar di Prancis Terbuka Super Series

Posted: 07 Nov 2010 09:28 AM PST

Taufik Hidayat

Jakarta, (tvOne)

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Taufik Hidayat meraih gelar ketiga tahun ini, sebelumnya juara di Kanada dan Samarinda setelah menang di Prancis Terbuka Super Series, Minggu.

Pada final di Pierre de Coubertin Stadium, Minggu malam WIB, Taufik yang menjadi unggulan kedua mengalahkan pemain Denmark unggulan delapan Joachim Persson dua game langsung 21-16, 21-11 dalam waktu 36 menit.

"Akhirnya juara juga setelah tiga kali jadi runner-up terus di sini," kata Taufik mengenai kemenangannya atas Joachim.

Ditanya apakah kemenangan itu berpengaruh pada Asian Games , Taufik mengatakan, "Mudah-mudahan saja di sana hasilnya lebih besar lagi.

Kemenangan tersebut diraih Taufik sepekan menjelang Asian Games di Guangzhou, tempat ia akan berusaha mempertahankan gelar yang ia raih dua kali berturut-turut pada 2002 di Busan dan 2006 di Doha.

Keberhasilan tersebut merupakan gelar kedua dari tiga final beruntun yang dicapai juara Olimpiade Athena 2004 tesebut. Awal Oktober lalu ia juara pada Indonesia Terbuka GP Gold di Samarinda diikuti dengan mencapai final di Denmark Super Serie pekan lalu, ketika langkahnya dihentikan pemain Denmark Jan O Jorgensen.

Gelar juara tunggal putri pada turnamen berhadiah 200.000 dolar AS itu diraih unggulan teratas asal China Wang Yihan yang menyisihkan rekan senegaranya Li Xuerui yang menjuarai 21-13, 21-9.

Sementara gelar ganda putra dimenangi petenis Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen yang memenangi partai final melawan pasangan Jerman Ingo Kindervater/Johannes Scholler 21-15, 21-9.

Adapun gelar ganda putri diraih pasangan Thailand unggulan ketiga Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravitchikaikul dengan unggulan pertama Petya Nedelcheva/Anastasioa Russkikh mengundurkan diri saat lawan mereka unggul 21-16, 11-3.

Sementara itu, mahkota ganda campuran diperebutkan antara pasangan Jerman unggulan ketiga Michael Fuchs/Birgit Everzier melawan Sudket Prapakamol yang berpasagan dengan Sudket Prapakamol/Saralee Thounthongkam.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Gempa 3,8 SR Guncang Barat Daya Wonosari

Posted: 07 Nov 2010 09:14 AM PST

Yogyakarta, (tvOne)

Gempa bumi tektonik berkekuatan 3,8 skala Richter mengguncang sebagian wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu pukul 23.08 WIB.

Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Toni A Wijaya, pusat gempa di darat pada kedalaman 10 kilometer, dengan posisi 12 kilometer barat daya Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, atau di posisi 8.03 Lintang Selatan - 110.51 Bujur Timur.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Angkasa Pura II: Bandung Aman Bagi Penerbangan

Posted: 07 Nov 2010 06:01 AM PST

Bandung, (tvOne).

PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara melalui General Manager, Mulya Abdi menegaskan bahwa langit dan Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung aman untuk `landing` maupun `take off` penerbangan komersial.

"Kondisi bandara tak ada masalah, aman untuk penerbangan. Namun maskapai penerbangan yang menutup sementara rute ke Kota Bandung punya pertimbangan lain menyusul abu vulkanik yang sampai langit Bandung beberapa hari lalu," kata Mulya Abdi di Bandung, Minggu, (7/11).

Menurut Mulya Abdi, abu vulkanik tidak mengganggu jarak pandang dimana kondisinya tetap normal di langit Bandung. "Masalahnya bukan di pendaratan maupun take off pesawat, namun partikel abu vulkanik itu menjadi pertimbangan mereka, meski saat ini kelihatannya sudah tak ada lagi abu di langit Bandung," kata Mulya.

Mulya optimis dalam satu dua hari ke depan maskapai penerbangan Air Asia, Malaysia Air dan Sriwijaya Air akan kembali membuka penerbangan ke Kota Bandung.

Menurut Mulya, jalur penerbangan itu tidak melintasi kawasan letusan Gunung Merapi. Kecuali Wings Air Bandung - Yogyakarta yang kemungkinan butuh waktu untuk menunggu kondisi Bandara Adi Sucipto kembali aman untuk penerbangan.

"Kita bisa memahami keputusan maskapai penerbangan menutup sementara penerbangannya, dan itu kami hargai. Tapi satu dua hari ke depan kemungkinan mereka membuka lagi rute Bandung," katanya.

Sementara itu satu-satunya maskapai penerbangan yang tetap melayani rute Bandung adalah Merpati Airlines jalur Bandung - Surabaya dan Bandung Medan.

Maskapai penerbangan nasional tetap melayani rute Bandung ke Batam dan Surabaya meski penerbangan lain menutup sementara penerbangan ke Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung

"Sejauh ini abu vulkanik Merapi tidak mengganggu penerbangan dari dan ke Bandung. Rute Bandung - Surabaya juga masih kami layani, rutenya memang memutar untuk menghindari abu Merapi," kata Distrik Manager Merpati Bandung, Yanuar Fadillah di Bandung.

Menurut Yanuar, Bandara Husein Sastranegara aman untuk landing maupun take off pesawat. Meski abu vulkanik disebutkan sempat memasuki langit Bandung, namun menurut Yanuar tidak mengganggu bagi keamanan penerbangan.

Sejauh ini, kata dia tidak ada laporan dari penerbang Merpati adanya kondisi cuaca yang menyebabkan kesulitan untuk take off maupun landing di Bandara Husein. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar