Sabtu, 04 Desember 2010

50% Lebih Warga Lebak Belum Nikmati Listrik

50% Lebih Warga Lebak Belum Nikmati Listrik


50% Lebih Warga Lebak Belum Nikmati Listrik

Posted: 04 Dec 2010 10:33 AM PST

Ilustrasi

Lebak, (tvOne)

Sebanyak 122.972 dari 226.029 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, hingga kini belum menikmati penerangan listrik, sehingga pemerintah memprogramkan jaringan listrik masuk desa.

"Tahun 2010 kami mengalokasikan program listrik masuk desa (Prolides) sebanyak lima desa," kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lebak, Nana Sunjana, di Rangkasbitung, Sabtu.

Nana mengatakan, warga yang belum tersentuh penerangan listrik itu karena berbagai faktor, antara lain tidak memiliki jaringan listrik dan kondisi tofografi berbukit terjal serta pegunungan.

Faktor lainya, kata dia, mereka tinggal di wilayah terisolir sehingga menyulitkan bagi pemasangan akses jaringan listrik karena belum adanya sarana jalan.

Karena itu, pemerintah daerah tahun ke tahun terus berupaya melalui program listrik masuk desa dan diharapkan mereka dapat menikmati penerangan listrik.

Menurut dia, pemerintah daerah tahun ini membangun prolides di lima desa, seperti Desa Cihara, Pasir Kupa, Parung Kujang, Cibadak, dan Cijengkol.

Selain itu juga, ada yang dilaksanakan kegiatan melalui Dinas Pertambangan dan Energi Pemerintah Provinsi Banten.

"Kami targetkan 10 tahun mendatang semua desa sudah menikmati penerangan listrik," katanya.

Dia menyebutkan, pihaknya merasa terbantu jika investor akan menanamkan modalnya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Microhido (PLTM) dengan kerja sama pemerintah daerah dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Rencananya investor tersebut akan mendirikan PLTM sebanyak 12 titik tersebar di wilayah selatan dan utara Kabupaten Lebak.

"Dengan adanya PLTM itu tentu akan membantu akses masyarakat memiliki jaringan penerangan listrik," katanya.

Sementara itu, puluhan perkampungan di Desa Nangerang, Karoya, Datar Cae, dan Cirinten, Kecamatan Cirinten belum menikmati penerangan listrik.

Mereka menggunakan lampu cempor dan petromak untuk menerangi malam hari, sedangkan untuk keperluan barang-barang elektronik, seperti televisi, tave recorder menggunakan struum accu.

"Pemakaian bahan bakar minyak tanah sangat memberatkan. Kami sangat berat jika menggunakan minyak tanah karena harganya mencapai Rp12.000/liter," kata Sueb (50) warga Datar Cae Kecamatan Cirinten.

Sementara anggota Komisi D DPRD Lebak Esih Sukaesih mengatakan pihaknya mendesak pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan jaringan listrik di sejumlah desa di Kecamatan Cirinten.

"Kami sangat prihatin masih banyak warga Lebak belum tersentuh penerangan listrik," ujarnya.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Mahmoud Abbas Nyatakan Belasungkawa Pada PM Israel Atas Kebakaran Mematikan

Posted: 04 Dec 2010 10:16 AM PST

Jerusalem, (tvOne)

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menyatakan rasa belasungkawanya melalui komunikasi telepon yang jarang dilakukan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Sabtu, atas kebakaran mematikan di Israel utara, ujar sejumlah pejabat Israel.

Kedua pemimpin itu melakukan pembicaraan yang tidak masuk akal sejak pertemuan terakhir mereka pada September ketika perundingan perdamaian yang didukung Amerika Serikat terhenti karena pertengkaran mengenai pembangunan permukiman Yahudi.

Sebuah penjelasan dari Kantor Netanyahu mengatakan bahwa Abbas "menyatakan belasungkawanya bagi warga Israel yang tewas akibat kebakaran serta dengan senang hati menyokong bantuan yang dibutuhkan".

Dalam perbincangan yang dipandang "hangat dan bersahabat", Netanyahu menanggapi bahwa "tetangga haruslah saling membantu satu sama lain".

Netanyahu juga menyarankan dia untuk mengirimkan satu armada pesawat pemadam kebakaran yang telah direncanakannya untuk melakukan "pemadaman di lingkungan Arab tetangga Israel", ujar pernyataan itu.

Kebakaran yang telah menewaskan 42 warga Israel, membinasakan hutan di luar pelabuhan Haifa itu telah berlangsung tiga hari hingga saat ini, sehingga Israel yang kekurangan perlengkapan pemadam kebakaran mendesak Netanyahu untuk mencari bantuan asing dari puluhan negara lain.

Polisi Israel menduga kebakaran dipicu oleh kelalaian akibat api unggun perkemahan di tanah dekat hutan yang dilanda kekeringan.

Perundingan perdamaian Palestina-Israel masih terhenti karena persengketaan permukiman, namun Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton mengatakan pada Jumat bahwa AS sedang mengupayakan tindakan intensif untuk memulai lagi perundingan dan akan mengumumkan langkah selanjutnya pada pekan depan.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Pesawat Ruang Angkasa Tanpa Awak AS Mendarat Setelah 224 Hari Lakukan Misi Rahasia

Posted: 04 Dec 2010 10:08 AM PST

Los Angeles, (tvOne)

Sebuah pesawat ruang angkasa tak berawak yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) keluar dari orbit dan mendarat di sebuah pangkalan udara California setelah penerbangan rahasia perdana selama lebih dari tujuh bulan.

Menurut seorang pejabat, Sabtu, pesawat robotik angkasa tak berawak yang bersayap gemuk, X-37B, itu dikirim ke luar angkasa pada 22 April dari Cape Canaveral, Florida, dengan roket Atlas 5 dan mendarat di bumi pada Jumat dini hari.

Misi pesawat luar angkasa selama 224 hari itu diamati oleh Markas Komando Angkatan Udara Luar Angkasa.

Sejumlah ahli percaya bahwa pesawat yang bernama resmi "Orbital Test Vehicle" itu merupakan miniatur penempur luar angkasa masa depan.

X-37B, yang memiliki panjang sembilan meter dengan rentang sayap selebar 4,5 meter dan berat sebesar lima ton, diproduksi oleh Perusahaan Boeing, Phantom Works.

Proyek X-37B telah direncanakan pada 1999 oleh NASA dan diserah-terimakan kepada Badan Proyek Penelitian Pertahanan Lanjutan pada 2004. Proyek tersebut menjadi rahasia setelah dikuasai oleh Kantor Angkatan Udara Reaksi Cepat.

Angkatan Udara mengumumkan pada Selasa bahwa pesawat luar angkasa X-37B kedua akan diluncurkan pada musim semi berikutnya.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar