6.045 WNI Terjebak di Mesir |
- 6.045 WNI Terjebak di Mesir
- Jet & Helikopter Tempur Mesir Terbang Rendah di Kairo
- " Crop Circle " Muncul di Magelang
| Posted: 30 Jan 2011 09:57 AM PST ![]() Ilustrasi Unjuk Rasa di Mesir Surabaya, (tvOne) Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Triyono Wibowo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia saat ini "concern" untuk memikirkan 6.045 warga Indonesia di Mesir yang suasananya kini mencekam. "Kita berharap suasana di Mesir bisa dikendalikan, meski kita nggak ingin mencampuri situasi di negara itu, karena itu kita `concern` untuk memikirkan 6.045 warga kita di sana," katanya di Surabaya, Minggu. Di sela-sela seminar tentang perbatasan wilayah di Universitas Narotama (Unnar) Surabaya, ia menjelaskan perhatian pemerintah Indonesia kepada warganya di Mesir itu supaya tidak ada warga Indonesia yang mengalami celaka. "Warga kita di Mesir itu ada yang mahasiswa, tenaga kerja, dan macam-macam, tapi sejak dua hari lalu (28/1) sudah ada pemberitahuan resmi dari pemerintah kita melalui website (laman) perwakilan RI di Mesir," katanya. Intinya, pemerintah berharap warga Indonesia untuk tetap tenang berada di rumah dan menjauhi lokasi kerusuhan serta sewaktu-waktu menghubungi perwakilan RI di sana bila mengetahui sesuatu. "Sampai sekarang belum ada warga kita yang celaka, tapi kita nggak ingin ada warga kita yang mengalaminya, apalagi selain 6.045 warga kita yang terdaftar di perwakilan RI itu masih ada yang tidak terdaftar," katanya. Sementara itu, Duta Besar RI di Kairo, A.M. Sachir, mengatakan pihaknya telah meminta penguasa militer Mesir untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI). "Kami telah meminta pihak militer Mesir yang mengambil alih keamanan untuk melindungi WNI," kata Dubes Sachir kepada wartawan ANTARA Munawar Saman Makyanie yang melaporkan dari Kairo (30/1). Hingga kini semua WNI yang berada di Mesir dalam keadaan aman, katanya, meskipun aksi-aksi demonstrasi masih terjadi di beberapa kawasan di Mesir. Tempat-tempat permukiman WNI yang mayoritas mahasiswa pada umumnya jauh dari lokasi-lokasi unjuk rasa, yang sebagian besar berlangsung di pusat-pusat kota dan tempat-tempat strategis. KBRI membuka posko dan juga menyediakan sambungan telepon khusus hotline dengan nomor 20227947200 dan 27947209 untuk melakukan kontak komunikasi dengan WNI di sana. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Jet & Helikopter Tempur Mesir Terbang Rendah di Kairo Posted: 30 Jan 2011 09:44 AM PST ![]() Ilustrasi Unjuk Rasa di Mesir Kairo, (tvOne) Sejumlah helikopter dan jet tempur angkatan udara Mesir terbang rendah di Kairo, Minggu, sementara truk-truk pasukan tambahan terlihat di sebuah lapangan pusat dimana pemrotes menuntut diakhirinya kekuasaan Presiden Hosni Mubarak. Itu merupakan unjuk kekuatan militer terakhir Minggu dalam upaya yang tampaknya untuk mendesak pemrotes kembali ke rumah mereka sebelum berlakunya jam malam. Mubarak mengadakan perundingan dengan para komandan tinggi militer pada pagi hari, kata media pemerintah. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| " Crop Circle " Muncul di Magelang Posted: 30 Jan 2011 09:23 AM PST ![]() Crop Circle di Bantul Yogyakarta Nuryanto (tvOne) Magelang, (tvOne) Fenomena "crop circle" yang muncul di Yogyakarta, kini menghebohkan warga Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pantauan di Magelang, Minggu, "crop circle" tersebut terdapat di lahan padi milik KH. Yasin di Dusun Kumbangan Desa Banyusari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Pola aneh tersebut berupa lima bulatan berjejer, satu di antaranya berada di tengah lebih besar dari empat lainnya. Empat bulatan kecil berdiameter sekitar 2,5 meter, sedangkan bulatan tengah berdiameter sekitar lima meter. Pada bulatan terbesar tampak seperti sebuah cincin bergerigi di bagian tepi. Kelima bulatan ini berjejer dengan panjang sekitar 20 meter. Lahan padi milik Yasin tersebut seluas sekitar 1.500 meter persegi dengan umur tanaman sekitar tiga bulan dan sudah berbuah. "Crop circle" tersebut pertama ditemukan seorang santri di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtain milik KH Yasin, Irfan (17) pada Sabtu (29/1) pagi, namun kabar tersebut baru menghebohkan warga pada Minggu. Irfan mengatakan, pada Sabtu pagi dirinya hendak mencari bambu di dekat sawah KH Yasin. "Saat lewat sawah milik Pak Kiai, saya lihat ada yang aneh di tanaman padinya. Setelah saya cermati ternyata hampir sama dengan yang ada di televisi," katanya. Ia mengatakan, sebelumnya tidak mengetahui ada tanda-tanda aneh. Namun, berdasarkan informasi dari seorang teman santri, Muhaimin menyebutkan pada malam sebelumnya, di lokasi itu terjadi puting beliung. "Warga Dusun Wonosari juga membenarkan adanya puting beliung pada Jumat (20/1) malam, sekitar pukul 23.00 WIB," katanya. Fenomena yang sebagian masyarakat menganggap sebagai jejak UFO ini membuat warga sekitar berduyun-duyun mendatangi lokasi untuk melihatnya. Untuk mengamankan lokasi, aparat kepolisian dari Polsek Tegalrejo memasang garis polisi mengelilingi lahan tersebut. Kapolsek Tegalrejo AKP I Wayan Sudiarta mengatakan masih akan melakukan penyelidikan terkait penemuan "crop circle" tersebut. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar