Minggu, 02 Januari 2011

Minyak Biji Bintaro Gantikan Minyak Tanah di Teluk Meranti Riau

Minyak Biji Bintaro Gantikan Minyak Tanah di Teluk Meranti Riau


Minyak Biji Bintaro Gantikan Minyak Tanah di Teluk Meranti Riau

Posted: 02 Jan 2011 10:58 AM PST

Jakarta, (tvOne)

Institut Teknologi Bogor mengembangkan minyak dari biji bintaro sebagai energi alternatif bagi warga Teluk Meranti, Riau.

Pengembangan minyak itu hasil kerja sama IPB dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sebagai upaya pemanfaatan sumber daya lokal dan pemberdayaan masyarakat, kata Direktur Utama RAPP Kusnan Rahmin dalam siaran pers, di Jakarta, Minggu.

"Pengembangan minyak biji bintaro menjadi energi alternatif itu dipicu oleh mahalnya harganya minyak tanah. Akibatnya, warga setempat mulai menggunakan kayu sebagai bahan bakar," ujarnya.

Kusnan mengatakan, warga Teluk Meranti bisa memanfaatkan minyak biji bintaro sebagai energi alternatif untuk kebutuhan rumah tangga mereka.

"Hasil penelitian IPB diharapkan dapat memberi solusi bagi warga Teluk Meranti untuk memenuhi kebutuhan energi dan memberi manfaat secara ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian hutan di Semenanjung Kampar," tuturnya.

Pengembangan biji bintaro menjadi energi alternatif itu dilakukan IPB sekitar empat bulan.

"Dengan kajian ini, kami berharap masyarakat setempat memiliki aktivitas tambahan untuk pengolahan minyak nabati sebagai upaya memenuhi kebutuhan energinya secara mandiri, yang kemudian bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Kusnan.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Pengembangan Minyak Nabati Biji Bintaro dari Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Aris Purwanto, menjelaskan, pohon bintaro dipilih karena tanaman tersebut menghasilkan buah sepanjang tahun. Selain itu, bijinya berpotensi menghasilkan minyak.

"Kulit buah bintaro yang berserat dapat digunakan sebagai bahan baku papan partikel atau dapat dijadikan sebagai bahan bakar secara langsung. Bisa juga diubah menjadi briket untuk bahan bakar tungku," kata dia.

Pohon bintaro sangat banyak ditemukan di Teluk Meranti. Pohon itu tidak membutuhkan pemeliharaan secara khusus. Penggunakan energi elternatif tersebut diharapkan bisa menekan penebangan hutan.

Program itu, kata Aris, juga menjadi salah satu dukungan terhadap program pemerintah dalam mengembangkan desa mandiri energi.

"Dengan adanya penelitian ini, masyarakat sekitar memiliki alternatif sumber energi secara mandiri yang bersifat terbarukan yang bahan bakunya ada di wilayah ini juga," kata Aris.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Warga Mojokerto Temukan Candi di Areal Persawahan

Posted: 02 Jan 2011 10:46 AM PST

Mojokerto, (tvOne)

Warga Desa Puri, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menemukan tumpukan batu bata merah yang diduga sebagai candi di areal persawahan setempat.

Suprapto, selaku pemilik sawah, Minggu (2/1) mengatakan, tumpukan batu itu diduga sebagai candi karena besar batu bata yang melebihi batu bata normal saat ini.

"Tumpukan batu ini bentuknya menyerupai dasar candi dan hal ini juga didukung dengan setiap kali saya mau menanam padi selalu menemukan jenis batu bata seperti ini," katanya.

Ia mengaku telah melaporkan penemuan itu kepada pihak perangkat desa serta kepolisian setempat, agar tidak terjadi perusakan di areal penemuan tersebut.

"Kami juga telah melaporkan kepada Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Timur di Kecamatan Trowulan untuk menindaklanjuti penemuan ini," katanya.

Dengan disaksikan aparat desa dan petugas kepolisian setempat, akhirnya pemilik sawah melakukan penggalian dengan menggunakan alat cangkul.

"Saya hanya ingin membuktikan jika di sini memang ada candi yang terpendam dan dengan disaksikan pihak terkait, saya berani melakukan penggalian di lokasi ini," katanya.

Sementara itu, petugas Polres Mojokerto langsung memasang garis polisi di lokasi penemuan tumpukan batu bata merah yang diduga sebagai candi.

Namun, meski sudah dipasang garis polisi, warga sekitar yang antusias melihat penggalian tersebut masih memenuhi lokasi.

Kapolsek Puri, AKP I Komang Wirta, mengatakan pihaknya memasang garis polisi agar aktivitas penggalian tidak terganggu dengan kerumunan warga yang melihat.

"Pemasangan garis polisi ini bertujuan supaya para penggali bisa fokus melakukan aktivitasnya tanpa harus merasa diganggu oleh warga yang melihat," katanya.

Saat ini petugas juga masih disiagakan di lokasi penggalian untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan penemuan tumpukan batu bata yang diduga sebagai candi itu.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Lonjakan Penumpang di Stasiun Purwokerto Naik 130 Persen

Posted: 02 Jan 2011 08:02 AM PST

 

Purwokerto, (tvOne).

Arus balik liburan natal dan tahun baru di Stasiun Purwokerto Jawa Tengah hari ini mengalami puncak peningkatan. 

PT KAI DAOP V Purwokerto memberangkatkan sembilan rangkaian kereta dan seluruh tiket KA telah habis terjual.

Berdasarkan data yang di Posko Stasiun Purwokerto, arus balik liburan natal dan tahun baru 2011 naik hingga 130 persen. 

Lonjakan jumlah penumpang kereta membuat sejumlah kereta api seperti KA Purwojaya penuh sesak. Sementara, untuk kelas bisnis banyak penumpang kereta yang memiliki tiket namun tidak mendapatkan tempat duduk. 

Selain tidak mendapatkan tempat duduk, puluhan penumpang kelas ekonomi yang tidak tertampung di Gerbong terpaksa harus berada di Lokomotif. 

Petugas gabungan dari kepolisian dan Polsuska melakukan penertiban penumpang yang berada di Lokomotif untuk mengantisipasi adanya korban. 

Meski banyak calon penumpang kereta yang tidak tertampung, namun PT KAI DAOP V Purwokerto tidak menambah KA tambahan. Para penumpang yang tidak dapat terangkut akan diangkut dengan cara memaksimalkan rangkaian gerbong yang ada yang diberangkatkan dari Stasiun di Kawasan DAOP V Purwokerto.

Purwokerto, (tvOne).

Arus balik liburan natal dan tahun baru di Stasiun Purwokerto Jawa Tengah hari ini mengalami puncak peningkatan. 

PT KAI DAOP V Purwokerto memberangkatkan sembilan rangkaian kereta dan seluruh tiket KA telah habis terjual.

Berdasarkan data yang di Posko Stasiun Purwokerto, arus balik liburan natal dan tahun baru 2011 naik hingga 130 persen. 

Lonjakan jumlah penumpang kereta membuat sejumlah kereta api seperti KA Purwojaya penuh sesak. Sementara, untuk kelas bisnis banyak penumpang kereta yang memiliki tiket namun tidak mendapatkan tempat duduk. 

Selain tidak mendapatkan tempat duduk, puluhan penumpang kelas ekonomi yang tidak tertampung di Gerbong terpaksa harus berada di Lokomotif. 

Petugas gabungan dari kepolisian dan Polsuska melakukan penertiban penumpang yang berada di Lokomotif untuk mengantisipasi adanya korban. 

Meski banyak calon penumpang kereta yang tidak tertampung, namun PT KAI DAOP V Purwokerto tidak menambah KA tambahan. Para penumpang yang tidak dapat terangkut akan diangkut dengan cara memaksimalkan rangkaian gerbong yang ada yang diberangkatkan dari Stasiun di Kawasan DAOP V Purwokerto.

 

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar