Selasa, 11 Januari 2011

UKP4 Serahkan Evaluasi Kabinet ke Presiden Besok (12/1)

UKP4 Serahkan Evaluasi Kabinet ke Presiden Besok (12/1)


UKP4 Serahkan Evaluasi Kabinet ke Presiden Besok (12/1)

Posted: 11 Jan 2011 08:05 AM PST

Jakarta, (tvOne)

Laporan hasil evaluasi Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) terhadap Kementerian dan Lembaga akan diserahkan ke presiden pada Rabu (12/1).

"Hari ini UKP4 tengah mengolah data karena besok akan diserahkan ke Presiden. Mudah-mudahan. Ini soal teknis saja, menjilid, seperti itulah. (Setelah itu) Presiden yang menentukan, apakah ini perlu disidangkan atau tidak, atau dipegang oleh beliau sendiri untuk dipelajari lebih mendalam," kata Ketua Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, di Kantor Wapres, Selasa (11/1).

Menurut Kuntoro masih ada kementerian atau lembaga pemerintah yang mendapat rapor merah. Namun ia menegaskan, UKP4 akan berusaha obyektif dalam memberikan penilaian. "Jika baik maka akan disebut baik, dan begitu juga sebaliknya," katanya.

Kuntoro menegaskan, target-target tersebut ditetapkan sendiri oleh kementerian dan lembaga bersangkutan. (Ant)

rn

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

40 Pemain Indonesia Ikuti Kompetisi Sepak Bola di Uruguay

Posted: 11 Jan 2011 07:56 AM PST

Jakarta, (tvOne)

Sebanyak 40 pemain muda Indonesia yang masuk dalam Timnas SAD (Sociedad Anonima Deportivo) akan berangkat ke Uruguay untuk mengikuti dua kompetisi resmi federasi sepak bola Uruguay musim ini.

"Rombongan akan berangkat pada 23 Januari dini hari. Seluruh pemain terpilih akan berkumpul pada 20 Januari ini," kata Manajer Timnas SAD Demis A. Djamaoeddin di Jakarta, Selasa (11/1).

Menurut dia, para pemain muda ini akan mengikuti dua kompetisi usia muda yakni kompetisi Cuarta (U19) dan Quinta (U17) di Uruguay. Selain itu, para pemain akan masuk seleksi untuk penyisihan U19 AFC.

Adapun rincian 40 pemain tersebut diantaranya, 19 pemain yang tergabung pada tahun sebelumnya dan 21 pemain baru hasil seleksi. "Mereka tetap diterapkan dalam `open grup`," kata Demis.

Proses seleksi Uruguay project 2011 melibatkan 5.000 pemain muda kelahiran 1993, 1994 dan 1995 yang tersebar di 12 provinsi. Daerah yang dipantau adalah Medan, Padang, Palembang, Pangkal Pinang, Bandung, Jakarta, Semarang, Malang, Sidoarjo, Denpasar, Makassar, Ambon dan Jayapura.

Disinggung tentang dua pemain yaitu Syamsir Alam dan M Zainal Haq, menurut dia, akan memperkuat klub Fenarol.

Soal pemain Indonesia yang akan dinaturalisasi Uruguay, Demis mengatakan, pihaknya belum dapat berkomentar banyak soal itu. Memang ada ketentuan di Uruguay, jika telah menetap tiga tahun berturut-turut dapat mengajukan kewarganegaraan. Setidaknya ada 15 pemain muda Indonesia yang telah tiga tahun di Uruguay. (Ant)

rn

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Dubes Bantah RI-India Telah Sepakat Soal Nuklir

Posted: 11 Jan 2011 07:32 AM PST

Jakarta, (tvOne).

Duta Besar India untuk Indonesia membatah kesepakatan Nuklir antara Indonesia dengan India. Saat ini kedua negara belum memiliki kesepakatan soal nuklir, jelas Dubes India untuk Indonesia, Biren.

"Kerja sama di bidang energi kedua negara lebih banyak pada ekspor batu bara dari Indonesia, ke India, meski tidak menutup pada minyak fosil dan minyak kelapa sawit," kata Biren Nanda di Jakarta, Selasa, (11/1).

Biren berbicara tentang hubungan bilateral India-Indonesia dan rencana kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke India pada 24-26 Januari nanti.

Lebih jauh Dubes Biren mengatakan ada beberapa perusahaan swasta India yang melakukan pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Indonesia.

Dikatakannya, India sedang mengembangkan energi bersih dan menargetkan produksi pembangkit energi nuklir sebesar 16.000 megawat pada 2015.

"Sekarang kami hanya bisa menciptakan 4.000 megawatt energi nuklir dan pada 2015 kami berharap bisa mencapai 16.000 megawatt," kata Dubes Biren.

Biren menjelaskan India masih terbatas dalam pembangunan instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) secara mandiri.

Sejauh ini, India masih bergantung dengan energi batu bara, dan terfokus dengan energi bersih yang tidak mengontribusikan pemanasan global, seperti energi matahari, angin, nuklir dan air.

Dalam hal pembangkit listrik tenaga angin, India menghasilkan 12.000 megawatt listrik, yang merupakan penghasil terbesar ketiga dunia. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar