Warga Irlandia tewas Diserang Anjing |
- Warga Irlandia tewas Diserang Anjing
- Hamas Minta Kelompok Militan Jalur Gaza Hentikan Serangan ke Israel
- Banjir Lahar Dingin Tutup Jalur Utama Yogya-Magelang
| Warga Irlandia tewas Diserang Anjing Posted: 09 Jan 2011 10:52 AM PST ![]() Ilustrasi Kuala Lumpur, (tvOne) Seorang pria berusia 50 tahun asal Irlandia meninggal akibat diterkam oleh dua ekor anjing di sebuah lahan pertanian di Pulau Penang, Malaysia, kata kepolisian setempat pada Minggu. Kepala Kepolisian Penang Ayub Yaakob mengatakan bahwa Maurice Sullivan memberanikan diri menuju sebuah ladang organik dengan kekasihnya yang berkebangsaan Polandia (28) untuk berfoto di kebun buah ketika ia diserang oleh kedua anjing itu. "Mereka memasuki kebun buah itu atas kehendak mereka, pemiliknya sedang tidak berada di tempat," katanya kepada AFP. "Pacar korban berada sedikit lebih jauh saat pelaku diserang anjing itu, salah satu serangannya sangat sengit sehingga korban terluka," katanya. Ia mengatakan bahwa kekasih pria itu yang memanggil para warga desa untuk minta pertolongan dan kemudian mereka memanggil polisi, namun ketika polisi sampai korban dalam keadaan tidak sadar. "Kami tidak yakin apakah korban telah meninggal pada saat itu, tapi ia kemudian dikirim ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal," katanya. Harian The Star mengatakan bahwa kedua telinga Sullivan terluka dan dagunya hampir robek dalam penyerangan yang terjadi pada Minggu pagi itu. Korban juga dikabarkan menderita berbagai luka dan gigitan di tubuhnya. Ayub membenarkan pria Irlandia itu terluka di bagian kepala, namun ia tidak memiliki laporan lengkap terkait luka yang diderita dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian. Ladang tempat penyerangan itu berlokasi di Teluk Bahang, yang terletak di wilayah timur laut Pulau Penang, salah satu tujuan utama pariwisata di Malaysia. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Hamas Minta Kelompok Militan Jalur Gaza Hentikan Serangan ke Israel Posted: 09 Jan 2011 09:40 AM PST ![]() Ilustrasi Gaza, (tvOne) Hamas hari Minggu menyatakan telah memulai pembicaraan dengan kelompok-kelompok militan di Jalur Gaza untuk mendesak mereka menghentikan penembakan roket ke Israel, serangan-serangan yang meningkatkan kekhawatiran Palestina mengenai ofensif baru Israel. Pembicaraan itu merupakan pertanda bahwa Hamas berharap menghindari operasi militer Israel di wilayah kantung itu seperti perang mematikan tiga pekan yang berakhir pada Januari 2009. "Kami memulai kontak dengan beberapa kelompok mengenai keadaan di lapangan. Hamas berusaha mengendalikan situasi di lapangan dan mendesak kelompok-kelompok itu mematuhi komitmen nasional," kata pejabat Hamas, Ayman Taha. sd This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| Banjir Lahar Dingin Tutup Jalur Utama Yogya-Magelang Posted: 09 Jan 2011 07:10 AM PST ![]() Banjir lahar merapi
Magelang, (tvOne). Banjir lahar dingin di Sungai Putih, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Minggu malam kembali meluap mengakibatkan jalur utama Magelang-Yogyakarta ditutup untuk semua jenis kendaraan. Berdasarkan pantauan tanggul di Dusun Gempol, Desa Jumoyo kembali jebol diterjang lahar dingin yang membawa material berupa batu, pasir, dan batang pohon. Seorang warga Jumoyo, Rahmat mengatakan, banjir datang sekitar pukul 18.45 WIB, beberapa waktu kemudian jalan raya ditutup. Menurut Rahmat, banjir lahar yang terjadi malam ini lebih besar dari banjir pada Senin (3/1). Material lahar dingin kembali menutup akses jalan raya dengan ketebalan hingga lebih dari satu meter. Sejumlah petugas dari kepolisian dan tim SAR terlihat menghalau warga yang ingin mendekat untuk menyaksikan banjir tersebut. Petugas polisi terlihat melakukan penjagaan di depan Polsek Muntilan, untuk membelokkan arus lalu lintas dari Magelang menuju Yogyakarta agar melalui jalur alternatif Muntilan-Kalibawang-Kulonprogo. Sementara itu sejumlah truk besar terlihat parkir di pinggir jalan raya Muntilan, karena kendaraan besar tidak bisa mlewati jalur alternatif tersebut. Untuk kendaraan berat, untuk menuju Yogyakarta harus melalui Purworejo. "Kami lebih baik memarkir truk di sini (Muntilan) untuk menghemat bahan bakar dari pada harus melalui jalur Purworejo untuk menuju Yogyakarta dengan jarak 80 kilometer," kata seorang sopir truk dari Semarang, Edi. (Ant) Magelang, (tvOne). Banjir lahar dingin di Sungai Putih, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Minggu malam kembali meluap mengakibatkan jalur utama Magelang-Yogyakarta ditutup untuk semua jenis kendaraan. Berdasarkan pantauan tanggul di Dusun Gempol, Desa Jumoyo kembali jebol diterjang lahar dingin yang membawa material berupa batu, pasir, dan batang pohon. Seorang warga Jumoyo, Rahmat mengatakan, banjir datang sekitar pukul 18.45 WIB, beberapa waktu kemudian jalan raya ditutup. Menurut Rahmat, banjir lahar yang terjadi malam ini lebih besar dari banjir pada Senin (3/1). Material lahar dingin kembali menutup akses jalan raya dengan ketebalan hingga lebih dari satu meter. Sejumlah petugas dari kepolisian dan tim SAR terlihat menghalau warga yang ingin mendekat untuk menyaksikan banjir tersebut. Petugas polisi terlihat melakukan penjagaan di depan Polsek Muntilan, untuk membelokkan arus lalu lintas dari Magelang menuju Yogyakarta agar melalui jalur alternatif Muntilan-Kalibawang-Kulonprogo. Sementara itu sejumlah truk besar terlihat parkir di pinggir jalan raya Muntilan, karena kendaraan besar tidak bisa mlewati jalur alternatif tersebut. Untuk kendaraan berat, untuk menuju Yogyakarta harus melalui Purworejo. "Kami lebih baik memarkir truk di sini (Muntilan) untuk menghemat bahan bakar dari pada harus melalui jalur Purworejo untuk menuju Yogyakarta dengan jarak 80 kilometer," kata seorang sopir truk dari Semarang, Edi. (Ant)
at This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar