10 Titah SBY Untuk Partai Demokrat |
- 10 Titah SBY Untuk Partai Demokrat
- Hanura Kecewa Idris Pimpin Pansus Century
- Sembilan Pernyataan Politik Partai Demokrat
- SBY: Kader Demokrat harus Aktif di Pansus Century
- Panitia Angket akan Panggil Boediono-Sri Mulyani
| 10 Titah SBY Untuk Partai Demokrat Posted: 06 Dec 2009 07:32 AM PST Jakarta, (tvOne) Partai Demokrat merayakan syukuran ulang tahun (Ultah) ke-8. Perayaan Ultah tersebut dilansungkan bersamaan Rapat Pimpinan Nasional III Partai Demokrat 2009. Dalam syukuran tersebut, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak kadernya melaksanakan misi yang langsung bersentuhan dengan rakyat. 10 langkah atau tindakan tersebut. 1. Kader Partai Demokrat harus mendukung terbangunnya pemerintah yang baik di seluruh Indonesia, bersih dari korupsi, termasuk pemeritah daerah. Juga mendorong seluruh jajaran pemerintah mulai dari menteri, gubernur, bupati, dan walikota untuk turun ke bawah bertemu masyarakat. 2. Kader partai harus ikut memberantas mafia hukum. Juga mendorong masyarakat yang menjadi korban pemerasan dari mafia hukum agar mendapat keadilan. 3. Kader Partai Demokrat harus mendukung pengembangan koperasi, UKM, dan mensukseskan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lima tahun ini dialokasikan dana sebesar Rp 10 triliun. 4. Kader partai ikut mendorong kaum perempuan, aktif menjalankan usaha mikro dan menengah, membantu petani agar penghasilan mereka semakin baik, serta mendorong diversifikasi pangan di wilayah masing-masing. 5. Kader Partai Demokrat harus mendukung pengembangan energi, pembangunan listrik dengan baik, mendorong energi terbarukan, dan ramah likungan. 6. Kader partai ikut memelihara lingkungan, mendorong pejabat daerah memerangi ilegal logging, dan ikut mensukseskan gerakan menanam pohon. 7. Kader Partai Demokrat, baik eksekutif maupun legislatif mendorong mengatasi upaya penyelesaian tumpang tindih lahan, selanjutnya bisa menggunakannya membangun infrastruktur lokal. 8. Kader partai agar turut serta dalam upaya pelaksanaan pendidikan yang murah, pemberian beasiswa yang lebih banyak di setiap daerah. Serta, anggaran pendidikan yang sekitar Rp 200 triliun akan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang. 9. Kader Partai Demokrat harus ikut mendukung penyelenggara kesehatan di seluruh pelosok tanah air. Kemudian Puskemsmas agar efektif, sehingga masyarakat semakin baik. 10. Kader partai harus turut serta dalam upaya pemeliharaan keamanan. This content has passed through fivefilters.org. |
| Hanura Kecewa Idris Pimpin Pansus Century Posted: 06 Dec 2009 02:18 AM PST Batam, (tvOne) Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kecewa dengan terpilihnya Idris Marham sebagai Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century DPR. "Fraksi Hanura kecewa dengan hasil pemilihan ketua panitia angket. Tapi ini sudah menjadi keputusan, dan harus dihormati," kata utusan Partai Hanura dalam Pansus Century Akbar Faizal di sela-sela konsolidasi DPD Partai Hanura di Batam, Minggu (6/12). Ia mengatakan merasa sangat tidak nyaman dengan keputusan rapat, yang menetapkan Idris menjadi Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century DPR. Menurut dia, Idris sulit diterima masyarakat yang menginginkan kasus Bank Century dibuka. Akbar mengungkapkan kekhawatiran, Idris akan mengintervensi proses hak angket, melalui batasan siapa saja yang akan dipanggil pansus untuk membuka kasus yang melibatkan uang triliunan rupiah. "Intervensinya, pada keputusan siapa saja yang dipanggil, bukan pada proses kerjanya," kata dia. Ia mengatakan pansus sepakat membuka seluruh rapat pansus untuk umum, demi transparansi. "Kami agak lega, karena pansus sepakat rapat-rapat nantinya terbuka. Biar masyarakat lihat sebenarnya," kata dia. Panitia Angket, kata dia, akan mulai rapat 14 Desember 2009, dan akan bekerja selama dua bulan. Mengenai proses pemilihan ketua panitia angket, ia mengatakan amat kental dengan dugaan "masuk angin". Sementara itu, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto mengatakan kader Hanura yang menjadi anggota Panitia Angket Kasus Bank Century DPR jangan sampai "masuk angin". "Yang lain boleh masuk angin, kita jangan sampai masuk angin," kata Wiranto. Menurut dia, kasus Century itu luar biasa, karena melibatkan uang triliunan rupiah, sehingga proses pengungkapannya harus dikawal bersama. "Jangan sampai masyarakat tersakiti dua kali," kata dia. Ia mengatakan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan segenap pihak lain harus mengawal pansus dalam setiap rapat dan kebijakan yang dibuat, agar pansus berjalan seperti yang diharapkan. This content has passed through fivefilters.org. |
| Sembilan Pernyataan Politik Partai Demokrat Posted: 05 Dec 2009 11:43 PM PST Jakarta, (tvOne) Partai Demokrat dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 5-6 Desember 2009 mengeluarkan sembilan butir pernyataan politik guna menyikapi kondisi politik nasional. Pernyataan politik yang antara lain menyikapi kasus Bank Century dan tudingan Partai Demokrat menerima aliran dana talangan Bank Century tersebut dibacakan oleh Ketua DPP Bidang Politik Partai Demokrat Anas Urbaingrum di Jakarta Convention Center, Minggu. "Terkait kasus Bank Century, Partai Demokrat meminta Pansus Angket di DPR bekerja sungguh-sungguh, berdasarkan data dan fakta, bukan berdasarkan rekaan, pengaruh pihak lain, fitnah dan rekayasa," tutur Anas. Partai Demokrat dalam pernyataan politiknya mendukung agar mereka yang melakukan dan menerima aliran dana talangan Bank Century diproses hukum secara adil. Partai Demokrat juga mendesak aparat hukum untuk mengusut tuntas upaya fitnah dan pembunuhan karakter terkait tudingan bahwa Partai Demokrat menerima aliran dana Bank Century pada Pemilu Presiden 2009. "Semua fitnah, pembunuhan karakter, keji dan tidak bertanggungjawab, tidak bisa diterima akal sehat. Partai Demokrat mendesak aparat hukum untuk mengusut tuntas. Penegakan hukum yang kokoh adalah hasil bagi dasar ketentraman sosial," kata Anas di hadapan kader Partai Demokrat peserta Rapimnas. Dalam pernyataan politiknya, Partai Demokrat menilai demokrasi di Indonesia telah mengalami kemajuan berati meski masih harus terus berproses. Untuk itu, demokrasi Indonesia harus dijauhkan dari praktik anarki, fitnah, pembunuhan karakter, serta tuduhan tidak mendasar. Partai Demokrat juga menegaskan pentingnya penghargaan dan kepercayaan pada lembaga-lembaga demokrasi sehingga delegitimasi lembaga-lembaga tersebut jelas tidak menguntungkan masa depan demokrasi di Indonesia. Dalam pernyataan politiknya, Partai Demokrat mendukung sepenuhnya langkah-langkah pemerintahan yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono, di antaranya pemberantasan mafia hukum, reformasi birokrasi, serta program 100 hari yang memprioritaskan kesejahteraan rakyat. "Partai Demokrat meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono tetap kerja keras dan penuh konsentrasi. Berbagai masalah yang muncul jangan menghalangi," demikian Anas. (Ant)
This content has passed through fivefilters.org. |
| SBY: Kader Demokrat harus Aktif di Pansus Century Posted: 05 Dec 2009 11:35 PM PST Jakarta, (tvOne) Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan delapan kader Partai Demokrat yang masuk dalam Panitia Khusus (Pansus) hak angket Century DPR untuk benar-benar aktif membuat kasus tersebut terang benderang. Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ke-3 Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, Minggu, Yudhoyono mengatakan Pansus harus dapat memberikan jawaban kepada rakyat tentang kasus Bank Century. "Saya ingin kader Partai Demokrat berada secara aktif untuk betul-betul memberikan jawaban terhadap pertanyaan rakyat. Bagi delapan kader Partai Demokrat yang tergabung dalam Pansus berkaitan angket Bank Century, saya harap juga dengan terang menjawab apa yang menjadi ketidakmengertian dan rasa ingin tahu rakyat kita," tuturnya. Menurut Yudhoyono, terdapat setidaknya lima pertanyaan terkait aliran dana Bank Century yang harus dijawab dan dijelaskan kepada rakyat. Di antaranya, kata dia, apakah benar terjadi aliran dana ilegal dan apakah memang pejabat negara yang mengambil keputusan pengalihan Bank Century oleh pemerintah terlibat konflik kepentingan. "Apakah pengambil keputusan yang menetapkan kebijakan dan langkah-langkah punya sesuatu yang diinginkan misalnya keuntungan finansial secara pribadi, keluarga, dan sebagainya, silahkan lihat, apakah ada `conflict of interest` benturan kepentingan, silahkan dibuka dengan terang pula apakah ada korupsi ambil uang itu yang harusnya dialamatkan kepada yang berhak masuk ke kantong sendiri," tuturnya. Sebagai kepala negara dan pemerintahan, Yudhoyono mengatakan, ia ingin agar kasus Bank Century dibuat sejelas dan seterang mungkin agar rakyat juga mendapatkan penjelasan yang benar. Namun, ia juga mengingatkan agar polemik Bank Century juga dipandang dari kondisi krisis keuangan yang melanda dunia pada akhir 2008. Dalam Rapimnas ke-3, Partai Demokrat mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satunya terkait dengan polemik aliran dana Bank Century. Pernyataan sikap yang dibacakan oleh Ketua DPP Bidang Politik Partai Demokrat Anas Urbaningrum itu meminta agar Pansus hak angket DPR untuk Bank Century bekerja secara sungguh-sungguh tanpa ada fakta yang ditutupi. "Bukan rekaan, rakyat juga ingin yang benar. Kami ingin kasus ini dibuka setuntasnya dan tidak untuk ditutupi. Partai Demokrat mendesak agar pihak-pihak yang melakukan tindakan kriminal segera diproses oleh penegak hukum dan adil," ujarnya. (Ant) This content has passed through fivefilters.org. |
| Panitia Angket akan Panggil Boediono-Sri Mulyani Posted: 05 Dec 2009 11:26 PM PST Jakarta, (tvOne) Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani masuk dalam daftar panggil dari Panitia Angket Kasus Bank Century DPR. Wakil Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century DPR Bambang Soesatyo dari Fraksi Golkar ketika dihubungi melalui telepon di Jakarta, Minggu, mengatakan nama-nama yang akan dipanggil panitia dinilai kompeten untuk dimintai keterangan sebagai saksi atau saksi ahli. "Panitia sampai hari ini masih menginventarisasi nama-nama figur yang akan dipanggil untuk mendalami kasus Bank Century," katanya. Setelah tahap inventarisasi nama-nama itu selesai, kata Bambang, panitia akan mengumumkan kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui dan memiliki pegangan dalam mengawasi kerja dan kinerja panitia. Anggota Komisi III DPR itu berharap seluruh komponen masyarakat terus memberi masukan dan informasi sehingga terwujud sinergi antara DPR dan masyarakat untuk secepatnya mengungkap persoalan Bank Century. Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh anggota panitia, sudah diketahui saksi kunci yang mengetahui dan merekam proses konstruksi lahirnya kebijakan pencairan dana talangan Rp6,7 triliun kepada Bank Century, katanya. Untuk mengungkap kasus itu, katanya, panitia tidak hanya fokus pada kajian tentang layak atau tidaknya kebijakan talangan (bailout) kepada Bank Century tetapi juga menelusuri aliran dana ke siapa saja yang menerima. "Panitia angket juga akan mempertanyakan untuk apa saja uang sebanyak itu digunakan," katanya. (Ant) This content has passed through fivefilters.org. |
| You are subscribed to email updates from tvOne - POLITIK To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar