Kamis, 07 Januari 2010

Hatta Rajasa Janjikan Raih 20 Persen Suara

Hatta Rajasa Janjikan Raih 20 Persen Suara


Hatta Rajasa Janjikan Raih 20 Persen Suara

Posted: 07 Jan 2010 08:02 AM PST

Batam, (tvOne)

Calon Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa menjanjikan PAN meraih 20 persen suara dalam Pemilu 2014, jika terpilih sebagai ketua umum. "Dua puluh persen, saya yakin bisa tercapai," kata Hatta Rajasa dalam jumpa wartawan di Batam, Kamis (7/1).

Ia mengatakan akan berupaya agar PAN merih suara pada Pemilu 2014 dalam persentase dua digit. "Ini adalah langkah besar," katanya.

Jika terpilih, Hatta menjanjikan membawa PAN sebagai partai terbuka yang inklusif, modern dan mewujudkan cita-cita reformasi. "PAN akan tampung semua anak bangsa tanpa membeda-bedakan," katanya.

PAN juga akan mendukung jalan pemerintahan. Meski begitu, PAN tetap akan kritis dengan kebijakan pemerintah. "Koalisi, bukan berarti tidak kritis. Dan Kritis, bukan berarti oposisi," katanya.

Dalam pertemuan itu, Hatta juga membantah memiliki komitmen dengan Amien Rais, jika terpilih sebagai ketua umum, maka akan mengangkat putera pendiri partai reformasi Hanafi Rais sebagai Sekretaris Jenderal PAN. "Tidak ada pembicaraan itu," katanya.

Menurutnya, Hanafi Rais tidak berniat terjun ke dunia politik, karena ingin melanjutkan sekolah. "Setahu saya, Hanafi masih ingin melanjutkan sekolah S3," ujarnya.

Mengenai pernyataan Amien Rais, yang menginginkan kandidat tidak terpilih menjadi Wakil Ketua Umum, ia mengatakan akan menyerahkan keputusan itu dalam kongres. Menurutnya, ketentuan kandidat yang kalah langsung menjadi Wakil Ketua Umum, tidak ada dalam anggaran dasar dan rumah tangga partai. "Seluruhnya, peserta kongres yang menentukan," tutupnya. (Ant)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Kongres PAN di Batam, Amien Rais Duduk Dekat Hatta

Posted: 07 Jan 2010 06:05 AM PST

Jakarta, (tvOne)

Perhelatan akbar Partai Amanat Nasional (PAN) saat ini seadang dimulai. Pembukaan Kongres PAN diselenggarakan di sport hall Tumenggung Abdul Jamal, Batam, Kamis (7/1). Pembukaan Kongres PAN di Batam dihadiri sekitar 2.000 orang, yang juga dihadiri oleh para petinggi PAN dan partai lain.

Tokoh pendiri PAN, Amien Rais duduk di barisan paling depan. Di sebelah Amien terlihat salah satu calon Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. Sementara, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir duduk di sebelah calon Ketua Umum PAN lainnya, Drajad Wibowo.

Pembukaan kongres juga dihadiri tokoh politik partai lainnya seperti Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Gerindra Suhardi, Ketua Umum Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) Eros Djarot, Ketua DPP Golkar Agung Laksono, dan Ketua DPP PKS Zulkiflimansyah.

Gedung sport hall ini dipenuhi oleh peserta kongres yang mengenakan warna kebesaran, biru. Kongres yang salah satunya beragenda pergantian Ketua Umum PAN ini akan diikuti 1.259 peserta. (VIVanews.com)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Amien Rais: Kinerja Sutrisno Bachir di PAN Bagus

Posted: 06 Jan 2010 10:23 PM PST

Batam, (tvOne) 

Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan kerja Sutrisno Bachir selama menjabat Ketua Umum PAN, bagus. "He is done a good job (dia bekerja dengan baik, red) ," kata Amin Rais saat membuka Rapat Kerja Nasional PAN di Batam, Kamis (7/1).

Meskipun Sutrisno Bachir bekerja baik , tidak ada peningkatan peraihan suara dalam Pemilu 2009. "Tapi, tidak drop (anjlok, red) lah," kata dia. Sejak PAN berdiri, kata dia, partai reformis itu selalu mendapatkan urutan ke lima dalam Pemilu.

Menurutnya, Ketua umum terpilih berikutnya, harus meningkatkan perolehan suara dalam Pemilu berikutnya. "Kita memang selalu masuk lima besar, tapi nomor lima, yang terakhir. Kalau bisa, lima besar, tapi nomor dua atau tiga," kata Amin.

Menanggapi ketidakhadiran Sutrisno Bachir saat pembukaan rakernas, ia mengatakan, tidak masalah. Amin membantah ketidakhadiran Sutrisno karena ada masalah internal partai. "Tadi itu pembukaan rakernas. Nanti, dia akan datang sewaktu kongres dan membacakan laporan pertanggungjawaban," kata dia.

Sutrisno Bachrir dilaporkan masih dalam perjalanan. Ia dijadwalkan menutup Rakernas. Tapi, sampai Rakernas ditutup Ketua Umum itu belum hadir. Sementara itu, pelaksanaan Rakernas di Batam, sengaja tidak mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau Wakil Presiden Boediono , kata dia.

Menurut dia, dalam demokrasi, seharusnya urusan partai dilepaskan dari kepemerintahan. PAN, kata dia, membuat preseden baru, dengan menyelenggarakan kongres tanpa dibuka Presiden atau Wakil Presiden. "Biasanya, musyawarah daerah harus dihadiri bupati, dan seterusnya. Kita tidak usah," kata dia.

Hatta Rajasa dan Dradjad Wibowo akan bersaing untuk meraih posisi ketua umum DPP PAN menggantikan Sutisno Bachir dalam pertemuan di Batam ini. (Ant)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Pansus Century Periksa Lima Pejabat BI

Posted: 06 Jan 2010 08:15 PM PST

Jakarta, (tvOne) 

Panitia Angket Kasus Bank Century akan memeriksa lima pejabat dan mantan pejabat Bank Indonesia (BI) pada rapat Panitia Angket di Gedung DPR, Kamis (7/1).

Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century Idrus Marham, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/1), mengatakan, mereka yang akan dimintai keterangan adalah, Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulia dan Muliaman D Hadad, Direktur Pengawasan Zainal Abidin, Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah, dan Wakil Direktur Pengawasan Heru Kristiana.

Menurut dia, pemeriksaan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dimulai dari Budi Mulia dan Muliaman D Hadad, kemudian dilanjutkan pada siang hari dengan meminta keterangan tiga orang lainnya. "Pemeriksaan pejabat dan mantan pejabat BI hari ini masih seputar persoalan merger tiga bank menjadi Bank Century," katanya.

Dikatakan Idrus, pemeriksaan saksi-saksi dalam tema merger dan fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) akan dituntaskan Panitia Angket hingga hari ini. "Nanti malam Panitia Angket akan melakukan rapat konsultasi internal untuk menetapkan kesimpulan sementara dalam tema merger dan FPJP. Kita harapkan semua tema yang akan diklarifikasi pada saksi-saksi sudah selesai sebelum batas akhir masa tugas Panitia Angket 4 Maret mendatang," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat konsultasi internal Panitia Angket Senin (4/1) menyepakati Kamis ini Panitia Angket juga akan memeriksa mantan pemilik Bank Century Robert Tantular. Namun Rober Tantular belum bisa dihadirkan pada rapat Panitia Angket. Sedangkan, mantan Direktur Pengawasan Zainal Abidin berdasarkan jadwal akan dimintai keterangan pada Rabu (6/1) malam, tapi ia memberikan konfirmasi baru bisa hadir Kamis ini. (Ant)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

PDIP Merasa Terhina dengan Sikap Ruhut ke Gayus

Posted: 06 Jan 2010 07:18 PM PST

Jakarta, (tvOne) 

Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, Tjahjo Kumolo, mengungkapkan, pihaknya telah melayangkan surat protes resmi ke pimpinan Fraksi Partai Demokrat atas ulah tidak etis yang dilakukan salah satu anggotanya, Ruhut Sitompul dalam rapat Pansus Angket Century, Rabu kemarin (6/1).

"Secara terbuka dan disaksikan banyak anggota Dewan yang terhormat, juga rekan-rekan pers, dalam dialog rapat Pansus Angket Skandal Century DPR RI, anggota Pansus Ruhut Sitompul dari Fraksi Partai Demokrat menyampaikan kata `bangsat` kepada Gayus Lumbuun, Wakil Ketua Pansus dari Fraksi PDI Perjuangan," ungkapnya di Jakarta, Kamis (7/1).

Penyampaian kata `bangsat` secara terbuka itu, menurutnya, merupakan penghinaan yang perlu diselesaikan. "Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan DPR RI menyampaikan keberatan resmi tertulis kepada Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI atas terjadinya ucapan itu. Sebab, hal itu juga merupakan penghinaan kepada Fraksi PDI Perjuangan DPR RI," ujar Tjahjo Kumolo.

Penghinaan Terhadap Partai

Dalam kaitan itu juga, pihak Fraksi PDI Perjuangan meminta klarifikasi resmi atas ucapan `bangsat` tersebut. "Debat beda pendapat, sangat kita hargai dalam forum DPR RI. Tetapi  ucapan `bangsat` tersebut juga merupakan penghinaan kepada PDI Perjuangan sebagai partai politik," tandasnya.

Pasalnya, demikian Tjahjo Kumolo, Prof Dr Gayus Lumbuun, LLM itu merupakan wakil resmi fraksinya di Pansus Angket Kasus Century DPR RI, juga anggota partai. "Ini perlu ada klarifikasi resmi. Ucapan `bangsat` itu benar-benar telah menghina kami secara organisasi," tegasnya lagi.

Surat tersebut, menurut Tjahjo Kumolo, telah dikirim dengan tembusan kepada pimpinan DPR RI dan semua Ketua FRaksi DPR RI serta pers. (Ant)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar