Kandidat Ketum PBNU Saling Klaim Dukungan |
- Kandidat Ketum PBNU Saling Klaim Dukungan
- Israel Kecewa Pengusiran Diplomatnya oleh Inggris
- Pemerintah Siap Tindaklanjuti Hasil KSN
- Hujan Interupsi Warnai Muktamar NU
| Kandidat Ketum PBNU Saling Klaim Dukungan Posted: 23 Mar 2010 10:52 AM PDT Makassar, (tvOne) Para kandidat ketua umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mulai saling mengklaim dukungan yang telah mereka peroleh dari peserta Muktamar NU ke-32. Ditemui usai pembukaan muktamar di Makassar, Selasa (24/3), KH Said Aqil Siradj mengklaim telah mendapat dukungan sebanyak 185 suara dari pengurus wilayah dan pengurus cabang NU. Said optimistis jumlah dukungan untuknya akan bertambah, karena ia sudah cukup dikenal di kalangan NU. Apalagi ia pernah juga mencalonkan diri, saat muktamar di Lirboyo sepuluh tahun lalu. "Kita boleh saja yakin, tapi semuanya kita serahkan kepada Allah SWT," katanya. Selain itu, Slamet Effendi Yusuf, mantan ketua umum GP Ansor, mengklaim telah mengantongi dukungan siginifikan, terutama dari Kawasan Timur Indonesia. "Khusus Kawasan Timur Indonesia dukungan untuk saya paling dominan, bisa mencapai 80 persen. Memang dukungan untuk saya mayoritas dari luar Jawa," katanya. Calon lainnya, Ahmad Bagja, meski tidak menyebut jumlah dukungan yang telah diperolehnya, juga optimistis karena mendapat dukungan dan doa dari para ulama. Dibanding kandidat yang lain, mantan wakil ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA) itu terkesan tidak terlalu aktif mengkampanyekan dirinya. "Yang dipilih NU kan orang yang ikhlas, yang memang dianggap pantas. Kita serahkan saja kepada muktamirin," katanya. Masdar F Mas`udi mengaku optimistis, karena di muktamar sebelumnya di Solo ia lolos ke babak final, meski yang terpilih akhirnya KH Hasyim Muzadi. "Bertolak dari perolehan tahun 2004, saya optimistis saja. Meskipun saya tidak perlu ramai-ramai, tidak perlu glamour," kata Masdar yang dalam muktamar sebelumnya mendapat 104 suara. Optimisme juga ditunjukkan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), meski menyatakan tidak tahu pasti jumlah PWNU dan PCNU yang telah mendukungnya. "Saya tidak tahu berapa yang sudah mendukung saya sampai saat ini. Tapi saya optimistis bisa menang," katanya. (Ant) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Israel Kecewa Pengusiran Diplomatnya oleh Inggris Posted: 23 Mar 2010 10:48 AM PDT London, (tvOne) Duta Besar Israel untuk Inggris, Ron Prosor "kecewa" dengan keputusan Pemerintah Inggris mengusir seorang diplomat negaranya dari London, Selasa (23/3). Pengusiran diplomat Israel itu merupakan buntut dari penggunaan paspor Inggris palsu, oleh para agen Mossad dalam misi pembunuhan seorang tokoh Hamas di Dubai beberapa waktu lalu. Prosor mengatakan, hubungan bilateral kedua negara penting, sehingga dia kecewa dengan keputusan Pemerintah Inggris itu. "Keinginan kami memperkuat fondasi hubungan bilateral yang kuat dan saling menguntungkan bagi kedua negara sangat jelas," katanya. Stasiun TV "Sky News" sebelumnya memberitakan Menteri Luar Negeri Inggris, David Miliband, mengumumkan perihal pengusiran seorang diplomat Israel itu pada pukul 15.30 GMT (pukul 22.30 WIB). Berkaitan dengan pembunuhan Tokoh Hamas, Mahmud Mabhuh, di sebuah kamar hotel kota Dubai Januari lalu. Israel bersikap tidak membantah, maupun memastikan keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut. Menurut polisi, pendiri sayap militer organisasi pejuang kemerdekaan Palestina itu dibius dan kemudian dicekik. Pembunuhan Mabhuh itu, ditengarai pihak berwenang Dubai melibatkan 27 orang. Mereka berhasil masuk dan keluar Dubai dengan menggunakan paspor palsu Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman dan Australia. Kepolisian Dubai mencurigai keterlibatan Mossad, badan rahasia Israel, dalam pembunuhan tersebut. (Ant) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Pemerintah Siap Tindaklanjuti Hasil KSN Posted: 23 Mar 2010 10:43 AM PDT Makassar, (tvOne) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alifian Mallarangeng mengatakan pemerintah siap menindaklanjuti hasil Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) yang akan dilaksanakan di Malang akhir Maret mendatang. "Saya meminta agar pada kongres nanti, semua peserta menyampaikan permasalahan dan ide-ide, lalu menghasilkan sebuah kesimpulan, untuk ditindaklanjuti pemerintah," kata Andi dalam diskusi sepak bola dengan tema "Dari Timur Untuk Reformasi Sepak Bbola," yang dilaksanakan PSM dan Gerakan Sepak Bola Bersih (Geser) di Makassar, Selasa malam. Andi mengatakan pemerintah akan melakukan reformasi demi mengangkat prestasi sepak bola nasional yang saat ini sedang terpuruk. Menanggapi desakan beberapa kalangan agar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mundur dari jabatannya, Andi mengatakan belum memikirkan hal tersebut. Namun jika mayoritas peserta KSN meminta Nurdin mundur, kata dia, pemerintah bisa saja bersikap sama. Mantan juru bicara Presiden ini juga mengatakan bahwa merosotnya prestaasi sepak bola nasional bukan semata-mata karena faktor PSSI, tapi juga karena faktor lain seperti klub-klub sepak bola dan suporter. Salah satu pengamat sepak bola nasional Yesayas Oktavianus bahkan mendesak agar forum diskusi tersebut menghasilkan rekomendasi yang akan dibawa ke KSN. "Harus ada rekomendasi untuk kita bawa ke KSN, untuk kita perjuangkan. KSN nantinya harus membuat rekomendasi mosi tidak percaya kepada PSSI, sehingga harus segera dilakukan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub)," katanya. Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| Hujan Interupsi Warnai Muktamar NU Posted: 23 Mar 2010 10:43 AM PDT Makassar, (tvOne) Sidang pembahasan tata tertib (tatib) Muktamar ke-32 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa (23/3) malam, diwarnai interupsi peserta. Akibatnya, sejumlah pasal dalam tatib mengalami perubahan. Seperti Pasal 22 Ayat 3, yang menambahkan kalimat calon ketua umum tidak terlibat organisasi masyarakat yang bertentangan dengan prinsip perjuangan NU dan tidak terlibat langsung maupun tidak dengan Jaringan Islam Liberal (JIL). Selain koreksi Pasal 22, peserta sidang tatib juga menyepakati penghapusan Pasal 26 karena dianggap tidak jelas. Pasal tersebut berisi ketentuan pemilihan, seperti yang tercantum pada Bab VII disesuaikan dengan keputusan Komisi organisasi tentang AD/ART NU. Ketua Muslimat Pengurus Pusat (PP) NU, Khofifah Indar Parawansa, menanggapi koreksi Pasal 22 mengatakan, bahwa seharusnya kalimat tersebut ditambahkan dengan kata "radikal". Kendati tidak menyatakan bahwa ada nahdliyin yang radikal, namun pencantuman kata radikal tersebut sebagai langkah antisipatif. Prinsip NU sendiri adalah prinsip moderat yang berada di tengah. "Liberal itu melebih-lebihkan moderat, sementara radikal mengurangi moderat. Jadi kata radikal itu perlu juga ditambahkan. Tapi mungkin peserta menganggap tidak ada kandidat ketua yang radikal, jadi kata itu tidak dicantumkan," ujarnya. Dia menambahkan, pada proses pemilihan Ketua Umum aturan harus lebih ketat. Kandidat harus benar-benar tidak menjadi pengurus pada salah satu partai politik saat mengajukan diri menjadi calon Ketua Umum PBNU. (Ant) Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction. |
| You are subscribed to email updates from tvOne - WebNews To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar