Kamis, 25 Maret 2010

Polisi Koleksi Banyak Senjata dari Pasukan JakMania

Polisi Koleksi Banyak Senjata dari Pasukan JakMania


Polisi Koleksi Banyak Senjata dari Pasukan JakMania

Posted: 25 Mar 2010 10:55 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Polisi melakukan razia supporter kesebelasan Persija atau The JakMania di beberapa titik. Puluhan senjata tajam disita dari tiga daerah yaitu Depok, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. "Jika terbukti, polisi akan memproses secara hukum," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Boy Rafli Amar, Jakarta, Kamis (25/3) seperti dilansir VIVAnews.

Khusus di Polda Metro Jaya, 15 orang The JakMania diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam. Dalam razia usai pertandingan, polisi masih menemukan banyaknya senjata tajam yang dibawa penonton. "Polisi menyita puluhan senjata tajam, seperti golok, pedang, clurit, panah, silet, dan gunting, dan gear motor," kata Boy Rafli.

Selain itu, razia di tiga titik juga membuahkan hasil. Berikut senjata tajam dari tiga daerah:

1. Depok

- 5 buah clurit
- 18 gir motor yang diikat kain
- 3 buah samurai
- 2 besi sepanjang 1 meter
- 1 tongkat bambu berujung paku
- 1 stik golf
- 5 sabuk berkepala besi
- 4 kayu dan bambu 1 meter
- 7 orang diamankan

2. Jakarta Barat

- 2 orang diamankan
- 1 plat panjang
- 2 buah clurit
- 5 senjata tajam
- 3 stik softball
- 5 gir motor
- 1 stik golf
- 2 bola biliar
- 3 botol kosong
- 10 unit sepeda motor tanpa surat-surat
- 15 pengemudi sepeda motor tanpa SIM
- 55 sepeda motor tanpa STNK

3. Jakarta Timur

A. Lokasi razia di Gedung Nindya Karya
- 1 potong besi
- 2 penggaris besi
- 8 potong bambu
- 2 rantai
- 1 gergaji besi
- 4 minuman keras
- 47 ikat pinggang
- 1 kaleng pilox
- 1 buah payung

B. Lokasi Razia di Pasar Gembrong, Jatinegara

- 1 sabuk pinggang
- 3 botol minuman keras
- 1 sabuk gir motor
- 7 potong bambu

C. Lokasi razia di Pinang Ranti

- 1 pisau lipat
- 1 pisau dapur
- 26 sabuk pinggang

D. Lokasi razia di Jalan Pramuka

- 2 sabuk pinggang
- 2 botol anggur merah
- 1 balok
- 1 batu bata

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Negara Miskin Disubsidi Pembelian Vaksin Pneumococcal

Posted: 25 Mar 2010 10:46 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Negara-negara termiskin di dunia akan mendapat subsidi pembelian vaksin konjugasi pneumococcal, untuk mencegah penyakit pneumococcal yang disebut sebagai penyebab kematian utama bayi dan anak usia di bawah lima tahun (balita). Menurut siaran pers Pfizer Inc di Jakarta, Kamis (25/3) subsidi diberikan melalui kerangka Advance Markat Commitment (AMC) yang merupa/kan program kemitraan antara pemerintah dan swasta untuk pendanaan kesehatan masyarakat.

Pendanaan kesehatan masyarakat itu bertujuan membangun kesehatan melalui penyediaan vaksin pneumococcal secara berkesinambungan, serta menstimulasi pembangunan dan pengembangan produksi vaksin tersebut di negara-negara termiskin di dunia. Siaran pers itu juga menyebutkan, bahwa perusahaan farmasi internasional Pfizer Inc. tanggal 23 Maret 2010 telah menyetujui perjanjian untuk menyediakan vaksin Pneumococcal Polysaccharide Conjugate 13-valent selama 10 tahun bagi anak-anak di negara-negara yang tercakup dalam proyek AMC.

Perjanjian penyediaan vaksin tersebut merupakan tahap akhir proses pengadaan AMC, yang dikelola Badan PBB untuk Urusan Anak (The United Nations Children`s Fund/UNICEF) dengan dukungan dari Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (The Global Alliance for Vaccines and Immunisation/GAVI). Dalam klausul perjanjian itu, harga vaksin konjugasi pneumococcal di bawah payung AMC ditetapkan sebesar tujuh dolar Amerika Serikat (AS) per dosis untuk beberapa tahun pertama.

Pembelian setiap dosis vaksin ini, akan mendapat subsidi 3,5 dolar AS dari AMC dan 3,5 dolar AS dari GAVI y) ang dibayar menggunakan sistem pendanaan bersama dengan pemerintah negara-negara berkembang terkait. Sementara produsen peserta program pengadaan vaksin dalam kerangka AMC, harus membuat komitmen mengikat untuk menyediakan vaksin tersebut selama 10 tahun untuk memenuhi permintaan. Serta memastikan ketersediaan vaksin di negara-negara berkembang, bahkan setelah kontribusi donor berhenti.

Dalam pilot proyek AMC ini pemerintah Italia, Inggris, Kanada, Rusia, dan Norwegia serta Bill and Melinda Gates Foundation telah berkomitmen menyediakan dana 1,5 miliar dolar AS serta GAVI berkomitmen mengalokasikan dana 1,3 miliar dolar AS hingga 2015. Tahun ini AMC mulai memberikan bantuan untuk bayi dan balita di Afrika. Aliansi GAVI berharap, dapat membantu 60 negara paling miskin di dunia menyediakan vaksin pneumococcal bagi bayi dan anak-anak.

Menurut perkiraan WHO tahun 2002, penyakit pneumonia pneumococcal merupakan penyakit penyebab kematian utama pada anak balita. Penyakit yang disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae itu, menyerang anak-anak usia di bawah lima tahun yang sistem kekebalan alaminya lemah dan mengakibatkan infeksi pada sistem saluran pernafasan.

Streptococcus pneumoniae atau pneumokokus bisa mengakibatkan infeksi ringan sampai parah pada saluran pernafasan atas dan bawah, dari pertengahan telinga, hidung hingga paru-paru. Infeksi tersebut selanjutnya bisa menyebar ke organ tubuh penting yang lain melalui aliran darah (invasif). (Ant)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

PPP Tolak Keras Kongres Lesbi, Gay, dan Biseksual

Posted: 25 Mar 2010 10:05 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menolak keras penyelenggaraan kongres internasional perkumpulan "lesbian, gay, biseks, transgender, interseks" (ILGA) di Surabaya, 26-28 Maret 2010. "PPP menolak dengan keras penyelenggaraan kegiatan tersebut, karena secara sungguh-sungguh telah menyinggung perasaan bangsa Indonesia terutama umat Islam," kata Ketua DPP PPP, H Emron Pangkapi dan Sekjen DPP PPP H Irgan Chairul Mahfiz, Kamis (25/3).

Dikatakan Emron, PPP bersikap tegas bahwa kegiatan kongres perkumpulan masyarakat yang berperilaku seks menyimpang tersebut tidak boleh dilaksanakan kapanpun dan di manapun di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai bangsa yang berbudaya dan beragama, kegiatan kongres ILGA telah mengganggu harkat dan martabat serta jatidiri bangsa Indonesia. "Para pendukung dan penyelenggara bisa saja berlindung di balik argumentasi kebebasan berekspresi dan hak azasi manusia (HAM)," katanya.

Ditegaskannya, dalam pandangan PPP penafsiran kebebasan berekspresi dan hak azasi manusia adalah tafsiran yang kebablasan, serta tidak dilandasi nilai-nilai luhur jatidiri bangsa dan nilai religiusitas. Dampak dari penyelenggaraan kongres tersebut, akan merusak tatanan sosial yang ada di tengah masyarakat Indonesia.

Dikatakannya, PPP menolak dengan sangat keras berbagai upaya yang mengarah pada aktivitas melegitimasi kegiatan penyimpangan seksual di Indonesia. Dalam siaran pers tersebut, Emron juga menguraikan tinjauan dari berbagai perspektif. Pertama, semua agama di Indonesia menolak adanya aktivitas penyimpangan seksual, karena akan merusak tatanan keluarga dan tatanan sosial. "Aktivitas seks dalam perspektif Islam adalah bagian integral, dari ibadah sakral untuk memperoleh keturunan yang akan melanjutkan perjuangan untuk meningkatkan derajat umat manusia," katanya.

Dari perspektif kesehatan, sudah banyak fakta menunjukkan aktivitas seks menyimpang akan membahayakan kesehatan, mengancam kelanjutan dan kualitas umat manusia. Dari perspektif sosial, aktivitas seks bebas akan merusak tatanan sosial di tengah masyarakat Indonesia yang meyakini hubungan seks harus dilembagakan dalam perkawinan menjadi keluarga. Dari perspektif budaya, katanya, tidak ada satupun norma-norma yang mengakui perilaku seks bebas, karena bertentangan dengan budaya dan keyakinan masyarakat Indonesia. (Ant)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Percetakan Ujian Nasional Tak Profesional

Posted: 25 Mar 2010 09:44 AM PDT

Yogyakarta, (tvOne)

Tim Pemantau Independen (TPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai, percetakan Ujian Nasional tidak profesional. Penilaian ini dikarenakan, maraknya kejadian soal Ujian Nasional yang tertukar. "Kalau kualitas cetakan memang bagus, karena mesin-mesinnya baru tetapi sumber daya manusianya masih kurang professional," kata anggota Tim Pemantau Independen, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Prof Dr Senawi, Kamis (25/3) seperti dilansir VIVanews.

Menurutnya, hal itu mengakibatkan banyak soal UN yang tertukar terjadi saat pelaksanaan UN di Yogyakarta. Ketidakprofesional juga dapat dilihat dari distribusi soal ujian UN. Ada yang tidak sesuai dengan jadwal, ada kelebihan dan kekurangan soal di beberapa sekolah, serta salah droping soal. Dia menegaskan, ada kesalahan terjadi saat droping soal di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Kesalahan droping soal itu terjadi, pada jurusan Tehnik Mesin Perkakas. "Soal UN adalah mata pelajaran Tehnik Mesin Perkakas, di amplopnya tertulis Tehnik Mesin Perkakas, tetapi soal ujiannya Tehnik Mekanik Otomotif," terangnya.

Lebih disayangkan lagi saat saat penyelenggara UN di sekolah itu meminta soal pengganti di kelompok kerja (Pokja), di Pokja sendiri tidak menyimpan soal cadangan. "Agar tidak mengganggu jalannya UN, maka atas persetujuan TPI, Dinas Pendidikan Provinsi DIY dan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta melakukan penggandaan soal sendiri," terangnya

Akibat harus menunggu penggandaan soal, maka waktu UN harus diundurkan dari jam yang seharusnya. Sebanyak 42 siswa di jurusan Tehnik Mesin Perkakas SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, juga terpaksa mengerjakan soal dengan tambahan waktu.

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar