Kamis, 19 Agustus 2010

Korban Perampokan Di Pegadaian Singaraja Tewas

Korban Perampokan Di Pegadaian Singaraja Tewas


Korban Perampokan Di Pegadaian Singaraja Tewas

Posted: 19 Aug 2010 10:35 AM PDT

Denpasar, (tvOne)

 

Mirza Esti Nirmala(24) korban perampokan di Kantor Cabang Pembantu Perum Pegadaian Singaraja akhirnya tewas di Rumah Sakit Umum Pusat RSUP Sanglah, Denpasar setelah koma 10 hari.

"Korban meninggal tadi pagi karena mengalami komplikasi setelah tidak sadarkan diri dalam waktu yang lama," kata Kasubag Humas RSUP Sanglah, dr I Gusti Ngurah Agung Putra Wibawa kepada wartawan, Kamis.

Sebenarnya kondisi kesehatan karyawan yang baru tiga bulan bekerja di Singaraja itu sudah berangsur membaik. "Kemarin panasnya turun, namun karena komplikasi sehingga terjadi trauma pada paru paru," ujarnya.

Pasien yang mengalami koma cukup lama ujar dia akan mengalami aspirasi pneumonia. "Biasanya air liur masuk ke paru paru karena pasien koma terlalu lama," katanya.
Jasad gadis asal Jember, Jawa Timur itu, dibawa ke Masjid Sudirman, Denpasar guna disalatkan sekitar pukul 12.50 Wita.

Suasana haru terasa saat prosesi sholat jenasah yang diikuti ratusan warga dan kerabat korban. Keluarga besar korban yaitu ibu, ayah dan nenek korban tak kuasa menahan tangis melihat gadis yang dikenal sederhana dan baik itu akhirnya terbujur kaku di peti jenasah.

"Mewakili keluarga kami sangat terpukul atas kejadian itu, apalagi anakknya baik muslimah, kami tidak menuntut apa apa kami serahkan kepada aparat hukum untuk memproses sesuai hukum yang ada," ujar Pujiastutik.

Yang mengharukan lanjutnya saat korban koma keluarganya sempat melihat ada air mata menetes di pipi Mirza seolah ingin mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga tercintanya.

"Walaupun anak kami Mirza baru tiga bulan bekerja di pegadaian namun kami semua merasa kehilangan," kata Manager Operasional Pegadaian Denpasar Made Maryawan saat memberi sambutan mewakili rekan rekan kerja dan institusi tempat korban bekerja.

Usai jasad korban disholatkan diikuti ratusan jamaah pihak keluarga segera membawa jasad korban dengan mobil ambulan ke kampung halamannya di Jember untuk dikebumikan. Seperti diketahui, Mirza menjadi korban perampokan sadis saat bertugas di Kantor Cabang Pembantu Perum Pegadaian Singaraja di Kompleks Pusat Perbelanjaan Hardys, Senin siang (9/8).

Awalnya korban diduga terkena luka tembak senjata api, belakangan polisi berhasil membekuk pelakunya. Luka pada kepala korban kata polisi bukan akibat tembakan melainkan karena benturan benda tumpul. (Ant)

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Hujan Lebat di Riau Berpotensi Banjir

Posted: 19 Aug 2010 09:13 AM PDT

Pekanbaru, (tvOne).

Tiga hari ke depan curah hujan yang turun di wilayah Riau Tengah dan Riau Barat tergolong lebat, kondisi itu sangat berpotensi menyebabkan banjir di beberapa wilayah dataran rendah, seperti diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Hujan lebat akan terjadi di wilayah Riau Tengah dan Barat hingga tiga hari k edepan, curah hujan yang tinggi ini akan berpotensi menimbulkan banjir bagi beberapa wilayah yang rendah seperti Kampar Kuansing, Rokan Hulu, dan daerah hulu," kata Kepala Sub Analis BMKG Pekanbaru, Marzuki di Pekanbaru, Kamis, (19/8).

Marzuki mengatakan bahwa hujan lebat sudah di mulai sejak Rabu (17/8) malam hingga dini hari. Kecenderungan hujan lebat tersebut, katanya, masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. Untuk itu, warga diharapkan waspada karena hujan lebat yang terjadi Rabu malam sudah cukup membuat warga resah karena ada beberapa bagian ruas jalan yang tergenang air.

Bahkan, rumah-rumah terendam, khususnya di Pekanbaru. "Kami mencatat hujan lebat Rabu malam hingga dini hari mencapai 52,4 milimeter. Tiga hari kedepan jumlah curah hujan yang akan turun jumlahnya tidak akan jauh beda dari hari kemaren," katanya.

Selain hujan, dia menjelaskan bahwa di Riau juga berpotensi terjadi angin kencang dan petir. Angin kencang disertai hujan akan terjadi di Wilayah Riau Tengah dan Riau Barat.

"Curah hujan yang lebat akan terjadi juga di wilayah Pekanbaru, Pelalawan yang tergolong kawasan Riau Tengah, sedangkan wilayah barat akan mencakup Kampar dan Kuansing," katanya.

Angin yang bertiup umumnya berasal dari arah barat daya sampai dengan barat laut dengan kecepatan berkisar antara 5-25 Kilometer per jam hingga mencapai 40 kilometer per jam saat cuaca buruk, jelasnya.

Marzuki menambahkan, sejauh ini hujan lebat yang disertai angin kencang tidak berpotensi menimbulkan gelombang laut yang tinggi.

"Tinggi gelombang di wilayah perairan Riau dan Selat Malaka Selatan berkisar antara 0,50-1,0 meter, untuk perairan Dumai dan Bagan Siapiapi 0,5-0,75 meter, dan di wilayah perairan Batam, Tanjung Pinang, Dabo Singkep dan Selat Singapura tinggi gelombang berkisar antara 0,5-1,5 meter," tambahnya. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Wilayah Kedaulatan RI Kemungkinan Bertambah Pekan Depan

Posted: 19 Aug 2010 08:56 AM PDT

New York, (tvOne).

Wilayah kedaulatan Republik Indonesia yang juga disebut sebagai wilayah yurisdiksi di sebelah Barat Pulau Sumatera kemungkinan bertambah ribuan kilometer persegi pada pekan pedan, seperti diungkapkan pejabat Kementrian Luar Negeri RI.

Menurut Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional-Kemlu, RI Arif Havas Oegroseno, di New York, Rabu, (18/8) kepastian tentang kemungkinan penambahan itu akan diumumkan oleh "Commission on the Limits of the Continental Shelf" (CLCS), yaitu sebuah komisi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang melakukan pemeriksaan terhadap batas terluar landas kontinen negara-negara.

"Hasilnya akan disampaikan kemungkinan akhir minggu depan, paling lambat awal September," kata Havas.

CLCS dalam sidangnya di New York, Selasa (17/8), telah menerima laporan sub-komisi, yang setelah melakukan serangkaian pemeriksaan awal merekomendasikaan Indonesia mendapat penambahan wilayah hak berdaulat seluas 4.209 kilometer persegi di luar 200 mil di sebelah barat Aceh.

Rekomendasi sub-komisi itu sendiri lebih besar dibandingkan klaim yang diajukan Indonesia sebelumnya, yaitu 3.915 kilometer persegi.

Kendati menyatakan optimistis, Havas --diplomat yang pada pekan lalu dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Duta Besar untuk Belgia, Luksemburg dan Uni Eropa itu, mengaku ada beberapa skenario yang dihadapi Indonesia menyangkut proses pembahasan oleh Komisi.

"Skenarionya: diterima atau ditolak. Kalau ditolak, dikembalikan lagi ke sub-komisi untuk dibahas. Atau klaim itu disetujui, dan mungkin saja juga ditambah," ujarnya.

Landas kontinen di luar 200 mil disebut-sebut banyak mengandung berbagai mineral untuk berbagai kebutuhan, seperti untuk obat-obatan.

"Sementara ini kita belum melakukan `full exploration` di situ, tapi di wilayah yang di luar 200 mil biasanya terdapat mineral-mineral yang bisa dipakai untuk obat. Kalau nasibnya bagus, dapat berlian," kata Havas.

Indonesia menyampaikan berbagai data tentang batas terluar landas kontinen Indonesia di luar 200 mil laut di bagian barat Aceh itu pada Juni 2008 guna menegaskan hak berdaulat RI terhadap penguasaan kekayaan alam yang berada di dasar samudera wilayah itu.

Dokumen berisi data-data tersebut diserahkan kepada Direktur Division for Ocean Affairs and the Law of the Sea (DOALOS) oleh Marty Natalegawa, yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Tetap RI untuk PBB.

Penyampaian klaim kepada PBB soal batas terluar landas kontinen Indonesia di barat laut Sumatera tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan Indonesia.

Proses untuk menyerahkan informasi soal batas itu dilakukan sejak tahun 1999 dan Indonesia berencana akan menjalankan proses serupa untuk menegaskan batas terluar batas landas kontinen Indonesia di dua wilayah lainnya, yaitu di Nusa Tenggara bagian selatan dan Papua utara. (Ant)

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Tuntut Kenaikan Gaji, 600 TKI dipulangkan dari Malaysia

Posted: 19 Aug 2010 06:19 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Sebanyak 600 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia dipulangkan ke Indonesia oleh sebuah Perusahaan di Malaysia. Pemulangan ini menyusul adanya tuntutan kenaikan gaji dari para TKI.

Perusahaan Samling SDN BHD Playwood, Bintulu, Malaysia, pemulangan sebanyak 600 tenaga kerja Indonesia melalui Pos Pemeriksaan Lintas Batas Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Dari pemantauan di PPLB Entikong, Kamis, sebanyak 216 TKI datang dari Bintulu merupakan rombongan pertama yang dipulangkan dengan menumpang 13 bis. Sementara rombongan kedua akan tiba Jumat, menggunakan empat bis dan akan diantar ke Kota Pontianak.

Francis warga Bintulu selaku Ketua Keselamatan Pekerja di Perusahaan Samling Playwood SDN BHD mewakili perusahaannya mengantar rombongan pekerja sampai ke perbatasan.

Ia mengatakan, TKI yang dipulangkan ini merupakan karyawan di perusahaan playwood.

Menurut ia, pada lima hari lalu para pekerja tersebut menuntut manajemen perusahaan agar menaikan gaji, memberikan kelonggaran bagi pekerja yang dirasakan selama ini aturannya terlalu ketat dan merugikan karyawan.

"Selama satu hari penuh mereka melakukan mogok kerja dan demo, sehingga pihak kompeni (perusahaan) mengadakan pertemuan untuk membahas tuntutan pekerja," kata Francis.

Francis sendiri tidak mengetahui apakah tuntutan pekerja tersebut dikabulkan atau tidak, namun yang jelas para pekerja meminta dipulangkan. Dengan demikian artinya kemungkinan pihak perusahaan tidak bersedia menaikkan gaji seperti yang diharapkan para TKI tersebut. (Ant)

rn

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar