Senin, 16 Agustus 2010

Tiga Aparat KKP Segera Dipulangkan

Tiga Aparat KKP Segera Dipulangkan


Tiga Aparat KKP Segera Dipulangkan

Posted: 16 Aug 2010 04:29 AM PDT

Johor, (tvOne)

Kasus penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh petugas kepolisian Malaysia terus bergulir. Hingga Senin (16/8) petang, ketiga aparat negara itu masih ditahan di Kota Tinggi, Johor, Malaysia.

Seperti dilaporkan reporter tvOne, Dodi Kusmajadi, pihak Konsulat Jenderal RI di Johor terus melakukan pendekatan untuk membebaskan ketiga WNI itu. Besar keyakinan, mereka bisa bebas dan kembali ke Tanah Air pada hari ini. Karena hanya tersangkut masalah administratif.

Sementara itu, pemerintah Indonesia berniat membebaskan tujuh nelayan Malaysia yang ditahan di Polairud Kepri. Dubes Indonesia untuk Malaysia, Dai Bachtiar, menegaskan pembebasan ketujuh nelayan tersebut dilakukan atas dasar kemanusiaan.

Terkait hal ini, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, kasus penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh petugas kepolisian Malaysia akan diselesaikan secara bersahabat.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

RAPBN 2011 Mengacu Ekonomi Makro

Posted: 16 Aug 2010 01:51 AM PDT

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Jakarta, (tvOne).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato nota keuangan dan RAPBN 2011 pada sidang bersama dengan anggota DPR dan DPD RI.

Dalam pidato yang disampaikan Presiden SBY memaparkan RAPBN 2011 disusun berpedoman kepada kerangka ekonomi makro, kebijakan fiskal dan RKAP 2011.

RAPBN 2011 ini disusun setelah memperhatikan saran dan pendapat serta pertimbangan dari anggota DPR dan DPD RI.

Dalam pidato keduanya hari ini, Presiden SBY kembali menyinggung masalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan positif pada saat krisis ekonomi global pada 2008.

Disampaikan Presiden, Cadangan Devisa Indonesia per Juli 2010 lebih dari 78 miliar dolar Amerika Serikat atau setara dengan enam bulan impor.

Naiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia dikarenakan semakin kuatnya kepercayaan para pelaku pasar terhadap ekonomi makro yang telah dilaksanakan pemerintah.

Sementara, pemerintah berhasil menurunkan laju inflasi 2009 terus menurun secara berangsur dari 11,1% jadi 2,8%.

Presiden mengatakan, kondisi moneter Indonesia stabil diperkirakan akan bisa dipelihara pada tahun 2010 dan selanjutnya.

Kemudian kerangka ekonomi makro pada 2011 meliputi pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2011 ditarget capai 6,3 persen, laju inflasi diprediksi sebesar 5,3 persen dan nilai tukar rupiah diprediksi sebesar 9300 per dolar Amerika Serikat.

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Kapolri Bantah Dirinya "Menghilang"

Posted: 16 Aug 2010 12:37 AM PDT

Kapolri Bambang Hendarso Danuri

VIVAnews

Jakarta, (tvOne).

Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri akhirnya di gelar Senin pagi, (16/8). Sebelumnya, acara ini sempat tertunda karena Kapolri Bambang Hendarso Danuri tidak hadir di Mabes Polri, Jumat pekan lalu (13/8).

Kapolri memimpin langsung acara sertijab Pati Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, dalam sambutannya Kapolri membantah berbagai kabar terkait dirinya yang menghilang pada Jumat pekan lalu.

Bambang Hendarso Danuri tak menjelaskan dirinya pada saat itu, dia hanya menyatakan bahwa dirinya merupakan manusia biasa yang mengalami keterbatasan hingga tidak dapat hadir. Dia hanya mengatakan hal yang biasa jika sertijab ditunda karena kendala teknis.

Bahkan, Bambang Hendarso Danuri menyatakan kesimpangsiuran berita di media terkait ketidakhadirannya saat acara Sertijab pekan lalu sempat membuat keluarga besarnya bingung. 

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Tujuh Nelayan Malaysia Tetap Diproses Hukum

Posted: 15 Aug 2010 11:09 PM PDT

Jakarta, (tvOne)

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, tujuh nelayan Malaysia yang telah ditangkap karena mencuri ikan di perairan Indonesia tetap akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Mereka (tujuh nelayan Malaysia) sedang diproses oleh pihak yang berwenang," kata Marty seusai menghadiri pidato kenegaraan Presiden RI di Gedung MPR/DPR/DPD di Jakarta, seperti dikutip ANTARA, Senin (16/8).

Menlu juga memaparkan, para nelayan itu merupakan rakyat biasa dan kemungkinan besar setelah diproses akan dikembalikan kepada pihak keluarga mereka.

Di lain pihak, Marty juga menegaskan bahwa pihaknya juga akan berupaya dengan seoptimal mungkin untuk bisa mengembalikan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditahan oleh pihak kepolisian Malaysia.

Ketiga petugas KKP tersebut ditangkap Police Marine Malaysia seusai mengamankan tujuh nelayan Malaysia."Lebih cepat lebih baik," kata Menlu saat ditanya wartawan mengenai apakah terdapat target terkait dengan penjadwalan pembebasan petugas DKP tersebut.

as

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar