Senin, 04 Oktober 2010

Menhut Terima Penyerahan 13 Vila Gunung Halimun

Menhut Terima Penyerahan 13 Vila Gunung Halimun


Menhut Terima Penyerahan 13 Vila Gunung Halimun

Posted: 04 Oct 2010 09:49 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, menerima penyerahan lahan dan bangunan kepemilikan 13 vila Halimun Salak di Jakarta, Senin (4/10). "Saya bersedia secara sukarela menyerahkan villa ini dan kami siap membantu program pemerintah untuk melestarikan hutan Indonesia," ujar mantan Menteri Agama, Zarkasih Noer saat serah terima.

Pada kesempatan itu, dia mengaku tidak bisa tidur sehari semalam ketika namanya disebut sebagai perambah hutan dan sebagai salah satu tersangka pemilik villa liar di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Selain Zarkasih Noer, hadir dalam serah terima ini 13 pemilik villa di taman nasional itu sejumlah artis, pengusaha, dan politisi, seperti Adianto Bondan Wirapatih, Ren Davis, Ahmad Kurnia, Rudi Bachsin, Ahmad Albar, Sandy Dodol, Hermanto Lubin, Harry Capry, Mia Ismangun, Asep Wahyu Wijaya, Hilman Sagaf dan Iwanto Davis.

Mengenai proses penyelidikan, Menhut berjanji akan terus menyelidiki pemilik villa lainnya. Yang pasti, dia menyatakan bahwa proses hukum 13 pemilik yang menyerahkan villanya akan dihentikan. "Mereka sudah mengembalikan tanpa syarat mau diselidik apalagi. Apanya yang melanggar hukum. Sekarang tinggal yang lainnya semoga mengikuti mereka, tinggal panglima-panglima-nya," katanya.

Sementara itu, Dirjen PHKA, Kementerian Kehutanan, Darori, mengatakan proses hukum pemilik lainnya terus berjalan. "Dalam 2 minggu ini, sembilan orang tersangka akan diperiksa lebih lanjut dan sudah P21," katanya. Menhut juga mengatakan tindak lanjut pembongkaran villa akan dilakukan setelah kementerian kehutanan melakukan zonasi terhadap taman nasinal.

Apabila berdasarkan kajian areal Lokapurna yang menjadi kawasan perambahan masuk dalam zona inti, katanya, maka bangunan serta fasilitas yang ada harus dibongkar dan kawasan itu dikembalikan pada kondisi semula.

Sementara jika bangunan liar tersebut masuk dalam zona pemanfaatan, kata menteri, maka areal tersebut akan ditata ulang sebagai areal pemanfaatan wisata. Meski demikian, katanya, "Fasilitas serta bangunan yang permanen harus dibongkar. Bangunan yang diperbolehkan untuk didirikan adalah semi permanen yang terbuat dari kayu dan bambu. Namun bangunan itu akan menjadi aset pemerintah."

Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan kawasan hutan konservasi terluas di Jabar yang memiliki sumber plasma nutfah seperti rasamala dan primata langka owa dan surili. Saat ini masih terdapat villa sebanyak 143 unit dan bangunan lainnya yang berupa tempat tinggal sebanyak 67 unit.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Politisi Belanda Anti Islam Terancam Penjara

Posted: 04 Oct 2010 09:33 AM PDT

Geert Wilders

Amsterdam, (tvOne)

Politisi anti-Islam Belanda, Geert Wilders, mulai menjalani pengadilan pada Senin (4/10). Wilders didakwa atas tuduhan menyebut Islam sebagai agama fasis dan menyamakan Al Quran dengan buku Adolf Hitler berjudul Mein Kampf (Perjuanganku). Jika terbukti bersalah telah menebarkan kebencian terhadap Islam, Wilders akan dihukum satu tahun penjara dan denda 7.600 euro atau sekitar Rp 91,6 juta.

Jaksa penuntut mengatakan Wilders menyulut kebencian terhadap Islam dengan pernyataannya yang menyamakan Islam dengan Nazisme dan dengan menyerukan pelarangan al-Quran. Wilders juga merupakan pembuat film "Fitna" pada tahun 2008 yang langsung menuai kecaman dari seluruh dunia.

Wilders membela dirinya dengan mengatakan bahwa dia memiliki kebebasan berbicara dan pernyataannya tidak melanggar hukum. Pada akun Twitter-nya, Wilders mengatakan bahwa dimulainya sidang menandakan sebuah hari yang mengerikan. "Kebebasan berekspresi dari sedikitnya 1,5 juta orang turut diadili bersama saya," tulisnya pada Twitter seperti dilansir dari laman Associated Press.

Dikawal dengan iring-iringan polisi, Wilders memasuki pengadilan Amsterdam diiringi lambaian para pendukungnya. Para penentangnya juga terlihat di antara kerumunan orang-orang, mereka membawa spanduk bertuliskan "fasis berkuasa" dengan nama Wilders di bawahnya.

Wilders yang merupakan anggota parlemen Inggris juga menyerukan pemberian pajak pada pakaian yang biasa dikenakan oleh umat muslim. Diantaranya adalah tutup kepala atau sorban. Wilders menyebut pakaian ini telah merusak tradisi Belanda.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

LVRI Minta Prajurit Hormati Veteran

Posted: 04 Oct 2010 08:18 AM PDT

veteran

kaskus.us

Padang, (tvOne)

Para Veteran Sumatera Barat, melalui Legiun Veteran Republik Indonesia setempat meminta prajurit TNI khususnya yang bertugas di daerah itu agar lebih menghargai jasa pendahulu mereka. "Sebagai prajurit TNI yang menjadi komponen utama pertahanan negara, selain mampu untuk melaksanakan peran, fungsi dan tugas pokoknya menjaga stabilitas keamanan bangsa, sepatutnya prajurit juga dituntut untuk mampu menghargai jasa para veteran," kata Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumbar, Abdul Muluk Yusuf, di Padang, Senin.

Abdul Muluk mengatakan itu berkaitan dengan peringatan HUT ke-65 TNI pada 5 Oktober 2010. Ia mengatakan, seyogianya para prajurit juga musti dipahamkan cara menghargai para veteran, sebab veteran adalah lambang kewibawaan, keperkasaan dan harga diri bangsa.

Pelajaran tentang pentingnya menghargai jasa para pahlawan, menurutnya, jangan hanya menjadi sebatas slogan saja, apalagi pada prajurit TNI. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. "Veteran itu adalah pahlawan yang harus diberi tempat istimewa dengan sebuah penghargaan, baik oleh bangsa terlebih lagi oleh kesatuannya di angkatan Tentara Nasional Indonesia," tegas veteran yang telah berumur 81 tahun itu.

Menurutnya, pada pendidikan dasar kesatuan, prajurit harus diperkenalkan dengan para Vateran yang ada di kawasan tugas para prajurit tersebut.

Namun ironisnya, katanya lagi, ada pula para prajurit TNI yang tidak paham apa arti veteran, terlebih lagi dengan makna veteran. "Sangat memalukan sekali jika seorang prajurit tidak memahami kiprah para veteran terlebih lagi tidak tahu pula apa itu arti veteran," katanya.

Ia menyebutkan, di Indonesia ada dua kategori veteran yakni, Veteran Pejuang Kemerdekaan bagi yang bertempur dalam perang Kemerdekaan dari tahun 1945 sampai 1949, dan Veteran Pembela Kemerdekaan bagi yang pernah bertempur selama Trikora dan Dwikora, juga yang di Timor Timur dari tahun 1975 sampai 1976.

Selain itu, katanya lagi, sekarang ini juga sedang diperjuangkan pemberian predikat veteran bagi mereka yang pernah dikirim ke luar negeri untuk tugas-tugas penjagaan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), karena sudah mendapat rekomendasi dari World Veterans Federation (WVF).

Ia mengatakan, jika lembaga sekelas internasional saja begitu menghargai jasa seorang veteran perang, seharusnya para prajurit yang menjadi komponen utama pertahanan negara, lebih menghargai para veteran di negaranya sendiri.

Ia berharap, pada ulang tahun ke-65 TNI ini, hendaknya ada sebuah penghargaan khusus yang diberikan oleh prajurit beserta para petinggi TNI kepada para veteran yang merupakan para senior mereka.

"Tidak muluk-muluk permintaan kami sebagai veteran. Kami hanya ingin dikenang sebagai prajurit senior yang lebih dahulu memperjuangkan kedaulatan bangsa ini dan tidak lagi dicitrakan sebatas orang-orang tua dengan "pakaian tentara lusuh"," harapnya.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Indonesia Vs Uruguay Disiarkan tvOne dan ANTV

Posted: 04 Oct 2010 07:23 AM PDT

Jakarta, (tvOne)

Pertandingan sepak bola internasional antara Indonesia melawan Uruguay yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta pada 8 Oktober akan ditayangkan langsung dua stasiun televisi yakni tvOne dan ANTV. "Pertandingan ini akan disiarkan secara eksklusif dan langsung oleh tvOne & ANTV pada 8 Oktober 2010 mulai pukul 19.30 WIB," ujar Dino Geofanni, Corporate Communications TvOne, dalam siaran persnya, Senin.

Dino mengatakan pertandingan ujicoba internasional tersebut merupakan pertandingan yang memiliki nilai khusus mengingat tim Uruguay merupakan salah satu semifinalis Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan pada Juni-Juli lalu. "Uruguay menjadi tim yang sangat menonjol selama perhelatan Piala Dunia 2010 digelar. Pemirsa akan menyaksikan secara langsung dan menilai sejauh mana Tim Senior Nasional Indonesia dapat meladeni permainan dari salah satu finalis Piala Dunia 2010 itu sebagai kesebelasan yang kuat," ujarnya.

Dino menambahkan tvOne tak hanya akan menayangkan pertandingan di SUGBK, tetapi juga akan menyiarkan rangkaian acara dari mulai kedatangan tim Uruguay di Indonesia termasuk menyiarkannya pada setiap program berita maupun talkshow "Apa Kabar Indonesia" dan "Apa Kabar Indonesia Malam". "Sehingga pemirsa tvOne akan terus dapat mengikuti berbagai aktifitas yang dilakukan oleh tim Uruguay selama di Indonesia sebelum hari pertandingan," ujarnya.

Rombongan tim Uruguay rencananya akan datang ke Indonesia secara bertahap mulai Selasa (5/10) di Bandara Soekarno Hatta mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB yang terbagi ke dalam lima kloter. Pada Rabu (6/10), tim Amerika Latin itu akan mengikuti aktivitas acara di sebuah mall sebagai bagian dari "promo offair tvOne". Sedangkan hari Kamis (7/10) atau satu hari menjelang pertandingan akan digelar konferensi pers yang diselenggarakan oleh Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.(ANT)

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar