Sabtu, 13 November 2010

Israel Bangun Tiga Ribu Rumah Baru di Yerusalem Timur 2011

Israel Bangun Tiga Ribu Rumah Baru di Yerusalem Timur 2011


Israel Bangun Tiga Ribu Rumah Baru di Yerusalem Timur 2011

Posted: 13 Nov 2010 09:48 AM PST

Yerusalem, (tvOne)

Israel berencana membangun 3.000 rumah baru bagi warga Yahudi di Yerusalem tahun depan, termasuk di wilayah Arab, tulis koran Kol Hair mengutip seorang pejabat pemerintah kota.

Shlomo Eshkol, seorang insinyur yang ditunjuk oleh pemerintah kota Yerusalem juga berbicara mengenai rencana jangka panjang untuk membangun 50.000 rumah di Yerusalem dalam satu dasawarsa mendatang, tulis Kol Hair dalam edisi terbarunya.

Eshkol mengatakan alokasi 3.000 rumah di Yerusalem pada 2011 termasuk di kawasan yang sebagian besar dihuni warga Arab di wilayah sebelah timur Kota Suci yang oleh warga Palestina dianggap sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Rencana ini diumumkan saat berlangsungnya pertemuan antara walikota Yerusalem Nir Barkat dengan sekelompok pengembang Israel beranggota 60 orang demikian dilaporkan Kol Hair.

Perumahan rencananya akan bertetangga dengan permukiman warga Yahudi di Yerusalem barat di Arnona dan Ramat Rachel dan kota sebelah timur distrik Yerusalem, Givat Hamatos dan Har Homa.

Israel mengambil alih Yerusalem Timur pada Perang Enam Hari 1967 dan kemudian mendudukinya lewat gerakan yang tidak disadari oleh komunitas internasional.

Komunitas internasional hanya melihat Yerusalem sebagai ibu kota yang "kekal dan penuh" dan tidak mempertimbangkan pembangunan di wilayah timur Yerusalem untuk aktivitas permukiman.

Warga Palestina menginginkan untuk menjadikan wilayah sebelah timur --rumah bagi sekitar 200.000 warga Yahudi dan 268.000 warga Palestina-- sebagai ibu kota dari negara masa depan mereka.

Pembangunan permukiman Israel di wilayah yang diduduki di Tepi Barat dan di Yerusalem menjadi halangan utama perundingan perdamaian Palestina-Israel yang dilanjutkan pada September tahun ini.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Korban Tewas Akibat Erupsi Merapi di Kabupaten Sleman 168 Orang

Posted: 13 Nov 2010 09:26 AM PST

Evakuasi Korban Tewas

Yogyakarta, (tvOne)

Korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dibawa ke Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta pada Sabtu hingga pukul 21.30 WIB tercatat 168 orang.

Sebanyak 168 korban yang meninggal dunia itu terdiri atas 37 korban tewas saat erupsi Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010, sedangkan 131 korban meninggal pada erupsi pada 5 November 2010.

Kepala Bagian Humas dan Hukum Rumah Sakit (RS) Sardjito Yogyakarta Trisno Heru Nugroho membenarkan total jumlah korban meninggal dunia yang dibawa ke RS Sardjito Yogyakarta akibat letusan awan panas Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010 dan 5 November 2010 mencapai 168 orang.

RS Sardjito Yogyakarta hingga kini masih merawat sebanyak 91 orang korban luka akibat letusan gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, sejumlah 21 orang di antaranya dirawat karena luka bakar dan 70 orang mengalami luna nonbakar, sedangkan sembilan orang diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan.

Tim Forensik Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta dibantu tim "disaster victim identification" (DVI) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengidentifikasi dua dari total delapan jenazah korban letusan Gunung Merapi yang diterima rumah sakit tersebut hingga Sabtu.

"Dua jenazah yang berhasil diidentifikasi tersebut adalah pasangan suami istri dari Dusun Bakalan, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan Sleman," kata Trisno.

Menurut dia, dua jenazah yang berhasil teridentifikasi tersebut bernama Hardono (44) dan Tri Karyani (38), sedang enam jenazah lain yang ditemukan di Dusun Ngancar Desa Argomulyo Cangkringan Sleman, hingga kini masih dilakukan upaya identifikasi oleh tim forensik.

Selain delapan jenazah yang ditemukan di lokasi kejadian, terdapat dua tambahan korban yang meninggal dunia dari bangsal perawatan yaitu Sudiono (37) dari unit luka bakar dan satu pasien eklamsia yang dirawat di ICU atas nama Supartini (36).

Jumlah korban meninggal dunia akibat letusan Gunung Merapi pada Jumat (5/11) dini hari kemungkinan masih akan terus bertambah karena tim gabungan yang terdiri atas anggota pencarian dan penyelamatan (SAR), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan relawan masih terus melakukan proses evakuasi, terutama di dusun sekitar Kali Gendol.

Tim SAR DIY, TNI, dan relawan hingga kini masih menemukan jenazah di dusun-dusun sekitar Kali Gendol yang terletak tidak jauh dari puncak gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

sd

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Suu Kyi Bebas

Posted: 13 Nov 2010 06:31 AM PST

Aung San Suu Kyi

merinews.com

Yangon, (tvOne)

Pemimpin demokrasi Myanmar, Aung San Suu Kyi dibebaskan dari tahanan rumahnya pada Sabtu (13/11). "Ia bebas sekarang," kata pejabat yang tidak ingin namanya diungkapkan. Hal ini langsung disambut sorak lebih dari 1.000 orang berkumpul di luar rumah Suu Kyi.

Massa mulai bergerak maju ketika polisi mulai memindahkan barikade di sekitar rumah tahanannya tempat ia dipenjarakan oleh junta militer selama hampir dua dekade terakhir. berharap dapat melihat pemimpin berusia 65 tahun tersebut yang dipanggil oleh para pendukungnya sebagai "The Lady".

Meski ia telah disingkirkan dan dibungkam oleh junta --walau pernah dibebaskan selama beberapa saat untuk akhirnya kembali ditahan-- bagi banyak warga di negara miskin tersebut, Suu Kyi masih menjadi lambang harapan masa depan yang lebih baik.

"Saya menganggap dia sebagai ibu saya sekaligus saudara perempuan saya dan nenek saya karena ia adalah putri pemimpin kemerdekaan kami, Jenderal Aung San," kata seorang warga, Naing Naing Win (45). "Ia memiliki darah ayahnya."

Meski berisiko untuk menentang rezim militer yang berkuasa di negara yang memiliki lebih dari 2.200 tahanan politik tersebut, banyak pendukungnya mengenakan kaos bergambar wajahnya dan bertuliskan "Kami mendungkung Aung San Suu Kyi."

Polisi dalam penyamaran mendokumentasikan dan memfilmkan kerumunan massa.

Pejuang paling terkenal di Myanmar tersebut telah menjalani tahanan rumah sejak 2003 --satu dari antara beberapa penahan pada masa kekuasaan para jenderal.

Penahanannya diperpanjang tahun lalu setelah insiden ganjil saat seorang laki-laki berkebangsaan Amerika berenang ke rumah tepi danaunya, menimbulkan kecaman internasional dan membuatnya tidak dapat mengikuti pemilu pertama dalam 20 tahun terakhir.

Lambang demokrasi tersebut memimpin kemenangan partainya dalam pemilu dua dasawarsa lalu namun tidak pernah dibolehkan untuk menduduki kekuasaan.

Saat pemimpin oposisi yang tutur katanya lembut tapi pantang menyerah itu dibebaskan pada 2002, ia menarik perhatian massa dalam jumlah besar ke mana pun ia pergi --memperlihatkan bahwa masa penahanannya selama beberapa tahun tidak menyurutkan popularitas Suu Kyi.

Beberapa pihak takut kalau pemimpin junta Than Shwe akan melanjutkan masa penahanan musuh nomor satunya itu.

Namun pengacaranya Nyan Win memperkirakan Suu Kyi akan menolak untuk menerima persyaratan apa pun untuk kebebasannya seperti dulu saat ia tidak mencoba cara apa pun untuk meninggalkan Yangon sebagai bentuk pemberontakan atas pemerintahan junta.

Perjuangan Suu Kyi untuk negaranya meminta pengorbanan yang mahal: suaminya, akademisi Inggris Michael Aris meninggal pada 1999 dalam kondisi bergulat dengan kanker stadium akhir saat junta menolak memberikannya visa untuk mengunjungi istrinya.

Suu Kyi juga tidak bertemu dua putranya selama sekitar satu dekade dan belum pernah melihat cucunya.

Putra bungsunya, Kim Aris (33) tiba di Bangkok menjelang pembebasannya namun belum jelas apakah ia dibolehkan untuk mengunjungi ibunya.

Kebebasan Suu Kyi bagi beberapa pengamat dipandang sebagai usaha rezim untuk meredakan kecaman internasional atas pemilu pada Minggu lalu, yang pertama sejak pemilu 1990.

Negara-negara Barat dan aktivis pro-demokrasi mengkritik pemilu tersebut sebagai pemilu yang tidak bebas dan adil setelah bermunculannya laporan mengenai intimidasi dan kecurangan.

Sebagian hasil pemilu memperlihatkan militer dan kroni-kroni politiknya telah mengamankan mayoritas kursi di parlemen.

Keputusan NLD untuk tidak berpartisipasi dalam pemilu membuat perpecahan di kubu oposisi Myanmar dan partai Suu Kyi pun dibubarkan, menjadikan peran Suu Kyi di masa depan tidak jelas.

Hanya sedikit yang diketahui mengenai rencanyanya meski pengacara Suu Kyi mengatakan ia tampaknya akan memiliki akun Twitter untuk mencapai generasi melek internet.

Beberapa pihak berharap agar ia menyerah saja dari perjuangan panjangnya demi kebebasan atas tekanan militer dan perhatian publik sekarang mengarah apakah ia akan bergabung kembali dengan kubu oposisi yang telah terpecah dan membawa perubahan demokratis yang telah lama dihindari oleh Myanmar.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Kementan Siapkan Rp 600 Juta Untuk Evakuasi Ternak Merapi

Posted: 13 Nov 2010 06:18 AM PST

Yogyakarta, (tvOne)

Kementerian Pertanian menyiapkan dana sebesar Rp600 juta untuk evakuasi ternak sapi milik peternak yang menjadi korban letusan gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dana sebesar itu terdiri atas Rp200 juta untuk pengadaan pakan ternak dan Rp400 juta guna operasional seperti transportasi evakuasi sapi dari wilayah rawan ke pengungusian maupun pendataan sapi peternak.

"Tentu saja dana ini masih kurang, namun kita akan mengupayakan penggalangan dari para donatur," kata Menteri Pertanian Suswono di sela peninjauan ke sejumlah titik penampungan ternak sapi di Tlogoadi Sleman, Yogyakarta, Sabtu (13/11). Mentan juga meninjau lokasi penampungan ternak sapi di Kecamatan Karangnongko Klaten serta di Pasar Sunggingan Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Mentan menyatakan, ke depan pemerintah akan mengembangkan kawasan pemeliharaan sapi sehingga nantinya ternak petani yang selama ini dipelihara di lingkungan rumah dapat dikumpulkan dalam satu wilayah. Dengan demikian, lanjutnya, diharapkan kalau ada kejadian darurat dan memerlukan penanganan menjadi lebih mudah, apalagi kawasan Gunung Merapi rawan terhadap letusan.

Sebelumnya Ketua Divisi I Penanganan Ternak Korban Merapi 2010 Prof Dr. drh Ida Tjahajati MS mengungkapkan bahwa hingga 12 November 2010 dari 61.884 ekor ternak sapi di kawasan bencana merapi di Sleman Yogyakarta, Klaten, Boyolali dan Magelang Jawa Tengah baru sebanyak 6.787 yang berhasil dievakuasi petugas. Hingga kini, 55.097 ekor sapi milik petani di wilayah tersebut masih berada di rumah masing-masing peternak yang berada lokasi rawan bencana.

mr

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar