Senin, 20 Desember 2010

4.000 Personel Polda Sulut Siap Amankan Natal

4.000 Personel Polda Sulut Siap Amankan Natal


4.000 Personel Polda Sulut Siap Amankan Natal

Posted: 20 Dec 2010 08:05 AM PST

 

Manado, (tvOne).

Sekitar 4.000 personel polisi akan disiagakan untuk pengamanan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011 oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. 

Kepala Bidang Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella mengatakan kepolisian akan menggelar operasi lilin dalam melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru tersebut, saat ditemui di Manado, Senin, (20/12). 

"Operasi lilin tersebut digelar mulai Kamis (23/12)," katanya. 

Benny Bela mengatakan, dalam operasi tersebut Polda Sulut akan mengerahkan sekitar dua pertiga kekuatan dari sekitar 7.000 personel polisi di daerah itu. 

"Jumlah personel yang dikerahkan sekitar 4.000 lebih, dan akan melakukan pengamanan antara lain pada sejumlah tempat seperti pintu- pintu masuk terminal, pusat-pusat keramaian, dan pusat perbelanjaan," katanya. 

Benny mengatakan, kondisi kamtibmas di daerah itu saat ini dalam keadaan kondusif dan diharapkan situasi tersebut dapat terus dipertahankan. 

"Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga daerah ini agar tetap aman," katanya. (Ant)

Manado, (tvOne).

Sekitar 4.000 personel polisi akan disiagakan untuk pengamanan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011 oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. 

Kepala Bidang Humas Polda Sulut, AKBP Benny Bella mengatakan kepolisian akan menggelar operasi lilin dalam melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru tersebut, saat ditemui di Manado, Senin, (20/12). 

"Operasi lilin tersebut digelar mulai Kamis (23/12)," katanya. 

Benny Bela mengatakan, dalam operasi tersebut Polda Sulut akan mengerahkan sekitar dua pertiga kekuatan dari sekitar 7.000 personel polisi di daerah itu. 

"Jumlah personel yang dikerahkan sekitar 4.000 lebih, dan akan melakukan pengamanan antara lain pada sejumlah tempat seperti pintu- pintu masuk terminal, pusat-pusat keramaian, dan pusat perbelanjaan," katanya. 

Benny mengatakan, kondisi kamtibmas di daerah itu saat ini dalam keadaan kondusif dan diharapkan situasi tersebut dapat terus dipertahankan. 

"Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga daerah ini agar tetap aman," katanya. (Ant)

 

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Kemkeu Siapkan Prosedur & Anggaran Remunerasi 9 Lembaga

Posted: 20 Dec 2010 07:51 AM PST

 

Jakarta, (tvOne).

Kementerian Keuangan menyiapkan prosedur dan anggaran remunerasi kepada sembilan kementrian dan instansi sembari menunggu kesiapan pelaksanaan reformasi birokrasi di sembilan lembaga tersebut. 

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan prosedur dan anggaran terkait transfer ke rekening masing-masing kementerian tersebut saat ditemui di Kantor Presiden Jakarta, Senin, (20/12). 

"Kementerian dan lembaga yang sembilan tadi untuk mempercepat proses, untuk kita bisa alokasikan, mentransfer dananya kepada kementerian bulan ini," kata Menkeu. 

Kesembilan kementerian atau lembaga yang dimaksud adalah Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perencanaan Pembangunan/Bappenas, BPKP, Kepolisian RI, TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan. 

"Dana itu dari bulan Juli kita siapkan," katanya. 

Sementara itu bagi kementerian atau lembaga yang belum disetujui proses remunerasi terkait program reformasi birokrasi, Menkeu mengatakan akan ada tim pengarah untuk mengatasi hal tersebut. 

"Jadi semua langkah-langkah reformasi birokrasi, kemajuannya dan nantinya kalau reformasi itu berhasil nantinya ada insentif dalam bentuk penyesuaian dan remunerasi itu akan dikaji oleh tim reformasi birokrasi dan juga di dalamnya akan ada tim," katanya. (Ant)

Jakarta, (tvOne).

Kementerian Keuangan menyiapkan prosedur dan anggaran remunerasi kepada sembilan kementrian dan instansi sembari menunggu kesiapan pelaksanaan reformasi birokrasi di sembilan lembaga tersebut. 

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan pihaknya sudah menyiapkan prosedur dan anggaran terkait transfer ke rekening masing-masing kementerian tersebut saat ditemui di Kantor Presiden Jakarta, Senin, (20/12). 

"Kementerian dan lembaga yang sembilan tadi untuk mempercepat proses, untuk kita bisa alokasikan, mentransfer dananya kepada kementerian bulan ini," kata Menkeu. 

Kesembilan kementerian atau lembaga yang dimaksud adalah Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Perencanaan Pembangunan/Bappenas, BPKP, Kepolisian RI, TNI, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan. 

"Dana itu dari bulan Juli kita siapkan," katanya. 

Sementara itu bagi kementerian atau lembaga yang belum disetujui proses remunerasi terkait program reformasi birokrasi, Menkeu mengatakan akan ada tim pengarah untuk mengatasi hal tersebut. 

"Jadi semua langkah-langkah reformasi birokrasi, kemajuannya dan nantinya kalau reformasi itu berhasil nantinya ada insentif dalam bentuk penyesuaian dan remunerasi itu akan dikaji oleh tim reformasi birokrasi dan juga di dalamnya akan ada tim," katanya. (Ant)

 

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Jalur KA Serpong-Bandara Ditarget Rampung Tiga Tahun

Posted: 20 Dec 2010 07:33 AM PST

 

Tangerang, (tvOne).

Proyek pembangunan jalur transportasi Kereta Api monorel jurusan Serpong-Bandara Soekarno Hatta ditarget rampung dalam waktu tiga tahun. 

"Waktu tiga tahun untuk pembangunan monorel diperkirakan cukup karena perhitungan fleksibel dan relatif singkat," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel, Agus Mulyadi di Tangerang, Senin, (20/12). 

Agus mengatakan, pembangunan monorel diharapkan tidak akan tertunda seperti yang terjadi di daerah lain seperti DKI Jakarta. 

pihaknya sangat berharap agar pembahasan mengenai pembangunan monorel dapat berjalan lancar dan didukung oleh setiap pihak termasuk pihak swasta. 

"Kami optimis bila pembangunan monorel akan berhasil sebagai solusi mengatasi 17 titik kemacetan yang salah satunya berada di Serpong," katanya. 

Selain itu, Agus juga menuturkan bila program pembangunan monorel merupakan prarencana dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten. 

Namun, karena Kota Tangsel turut terkena proyek pembangunan, maka pemerintah daerah setempat juga turut dilibatkan. Sejumlah pembahasan dan kajian pun masih terus dilakukan. Baik pembahasan anggaran maupun pelaksanaan pembangunan. 

Dari data yang diperoleh, dalam dokumen pra rencana pembangunan monorel. Ada enam alasan Pemprov Banten memilih moda transportasi monorel. 

Pertama, pembebasan lahan tidak memerlukan biaya besar karena infrastruktur berada di atas jalan raya. Setelah itu lebar jalan Serpong Raya cukup lebar, yakni mencapai 30 meter. 

Selanjutnya, dapat melibatkan pihak pengembang perumahan, pengelola pusat perbelanjaan dan apartemen. Jarak tempuh sekitar 22 km hanya membutuhkan waktu singkat 20 menit. Fleksibel dan relatif singkat untuk direalisasikan dalam waktu 3 tahun. 

Serta dapat dioperasikan oleh Pemprov Banten untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Kemudian, Jalan raya serpong yang panjangnya mulai tol Tekno hingga alam sutra BSD jaraknya 14 KM. 

Pada saat jam sibuk, setiap jam melintas 9.200 kendaraan perjam di satu jalur. Maka jika dua jalur mencapai 18.400 perjam, untuk jam sepi per menit dilintasi 80 kendaraan. 

Ketua Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Kota Tangsel Iwan Rahayu, menjelaskan, rencana pembangunan jalur transportasi monorel tersebut baru sebatas wacana. Pasalnya, sampai saat ini dewan sendiri belum menerima site plan sarana angkutan massal tersebut. 

Namun, bila nantinya program tersebut jadi untuk dilakukan, maka diharapkan sarana angkutan massal tersebut efektif dan tepat sasaran sesuai tujuan. 

"Kami harapkan agar pembangunan tidak tertunda karena akan merugikan masyarakat nantinya. Sebab, dana yang dikeluarkan sangat besar jumlahnya," kata Iwan. (Ant)

Tangerang, (tvOne).

Proyek pembangunan jalur transportasi Kereta Api monorel jurusan Serpong-Bandara Soekarno Hatta ditarget rampung dalam waktu tiga tahun. 

"Waktu tiga tahun untuk pembangunan monorel diperkirakan cukup karena perhitungan fleksibel dan relatif singkat," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel, Agus Mulyadi di Tangerang, Senin, (20/12). 

Agus mengatakan, pembangunan monorel diharapkan tidak akan tertunda seperti yang terjadi di daerah lain seperti DKI Jakarta. 

pihaknya sangat berharap agar pembahasan mengenai pembangunan monorel dapat berjalan lancar dan didukung oleh setiap pihak termasuk pihak swasta. 

"Kami optimis bila pembangunan monorel akan berhasil sebagai solusi mengatasi 17 titik kemacetan yang salah satunya berada di Serpong," katanya. 

Selain itu, Agus juga menuturkan bila program pembangunan monorel merupakan prarencana dari Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten. 

Namun, karena Kota Tangsel turut terkena proyek pembangunan, maka pemerintah daerah setempat juga turut dilibatkan. Sejumlah pembahasan dan kajian pun masih terus dilakukan. Baik pembahasan anggaran maupun pelaksanaan pembangunan. 

Dari data yang diperoleh, dalam dokumen pra rencana pembangunan monorel. Ada enam alasan Pemprov Banten memilih moda transportasi monorel. 

Pertama, pembebasan lahan tidak memerlukan biaya besar karena infrastruktur berada di atas jalan raya. Setelah itu lebar jalan Serpong Raya cukup lebar, yakni mencapai 30 meter. 
Selanjutnya, dapat melibatkan pihak pengembang perumahan, pengelola pusat perbelanjaan dan apartemen. Jarak tempuh sekitar 22 km hanya membutuhkan waktu singkat 20 menit. Fleksibel dan relatif singkat untuk direalisasikan dalam waktu 3 tahun. 

Serta dapat dioperasikan oleh Pemprov Banten untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Kemudian, Jalan raya serpong yang panjangnya mulai tol Tekno hingga alam sutra BSD jaraknya 14 KM. 

Pada saat jam sibuk, setiap jam melintas 9.200 kendaraan perjam di satu jalur. Maka jika dua jalur mencapai 18.400 perjam, untuk jam sepi per menit dilintasi 80 kendaraan. 

Ketua Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Kota Tangsel Iwan Rahayu, menjelaskan, rencana pembangunan jalur transportasi monorel tersebut baru sebatas wacana.

Pasalnya, sampai saat ini dewan sendiri belum menerima site plan sarana angkutan massal tersebut. 

Namun, bila nantinya program tersebut jadi untuk dilakukan, maka diharapkan sarana angkutan massal tersebut efektif dan tepat sasaran sesuai tujuan. 

"Kami harapkan agar pembangunan tidak tertunda karena akan merugikan masyarakat nantinya. Sebab, dana yang dikeluarkan sangat besar jumlahnya," kata Iwan. (Ant)

 

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar