Selasa, 21 Desember 2010

Malaysia Diminta Adil Jual Tiket Final AFF

Malaysia Diminta Adil Jual Tiket Final AFF


Malaysia Diminta Adil Jual Tiket Final AFF

Posted: 21 Dec 2010 07:06 AM PST

Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengharapkan Malaysia bersikap adil dalam penjatahan penjualan karcis bagi penonton masyarakat Indonesia yang akan menyaksikan final pertama Piala AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur Malaysia, Minggu (26/12).

"Kami mengharapkan Malaysia memberikan alokasi tiket yang cukup bagi suporter dari Jakarta maupun yang di Kuala lumpur, kami juga siap memberikan alokasi tiket kepada suporter malaysia yang ingin ke stadion GBK pada tanggal 29 nantinya. Kita saling fair, mudah-mudahan tanggapan mereka positif," kata Menteri Andy kepada pers, di Istana Wapres Jakarta, Selasa (21/12).

Saat ini menurut Menpora, Kedubes RI di Kuala Lumpur sedang membicarakan pembagian tiket secara adil, melihat tingginya antusias masyarakat Indonesia dari Tanah Air maupun TKI di seluruh Malaysia untuk menonton pertandingan tersebut.

Mengenai kuotanya, pihaknya sedang berupaya bekerjasama dengan kementerian setempat di Malaysia dan mudah-mudahan mendapat tanggapan positif dan hasilnya positif.

"Kami juga siap untuk memberikan alokasi bagi pendukung Malaysia kalau kesebelasannya bertanding di sini," katanya. (Ant)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Harga Cabe Makin Pedas Jelang Tahun Baru 2011

Posted: 21 Dec 2010 06:57 AM PST

Cabai merah

Ist

 

Jambi, (tvOne).

Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2011, harga cabe di sejumlah daerah naik tajam. 

Di Jambi, harga cabe saat ini telah menembus Rp60 ribu perkilogram seperti dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Izhar Muzani. 

Izhar mengatakan, menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2011 pihaknya secara rutin memantau kondisi harga sembilan bahan pokok (sembako) termasuk cabe di pasaran. 

"Berdasarkan hasil pemantauan hingga hari ini, sudah ada pedagang yang menjual cabe hingga Rp60 ribu per kilogram," ujarnya. 

Menurut Izhar, harga cabe mengalami kenaikan paling tinggi dibanding komoditi sembako lainnya. Padahal, katanya, sekitar delapan hari lalu harga cabe paling mahal hanya mencapai Rp30.000 per kilogram. 

"Berdasarkan pengakuan pembeli maupun penjual untuk harga cabe rawit per ons mencapai Rp5.000. Sementara cabe biasa Rp6.000 per ons. Artinya harga perkilogramnya antara Rp50-60 ribu," jelasnya. 

Harga tersebut menjadi dilema sendiri khususnya bagi masyarakat Kota Jambi. Mengingat, cabe merupakan salah satu kebutuhan pokok dapur warga maupun pengusaha restoran dan warung makan, tambahnya. 

Sementara di sisi lain, Kota Jambi maupun daerah di Provinsi Jambi pada umumnya belum memiliki daerah khusus sentra produksi cabe. Sehingga, pasokan cabe lebih banyak didatangkan dari luar daerah provinsi. "Ada beberapa kawasan maupun daerah kabupaten. Namun jumlahnya sangat sedikit, tidak bisa memenuhi kebutuhan di pasaran," katanya. 

Lebih lanjut Izhar mengatakan, komoditi cabe banyak didatangkan dari Pulau Jawa, Lampung dan Palembang. Dia memperkirakan, cuaca buruk menjadi salah satu penyebab kenaikan harga cabe. 

"Cuaca buruk sangat berpengaruh akan produksi cabe petani. Mengingat, kenaikan cabe hampir dialami di seluruh daerah di Indonesia khususnya di Jawa dan Sumatra," tambahnya. 

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Angso Duo Kota Jambi, Ridwan mengatakan, harga cabe setiap hari terus merangkak naik. 

"Sudah dua minggu ini terus mengalami kenaikan. Hari ini saja per-ons antara Rp5-6 ribu. Mungkin ini bisa terjadi hingga tahun baru nanti," katanya.(Ant)

Jambi, (tvOne).

Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2011, harga cabe di sejumlah daerah naik tajam. 
Di Jambi, harga cabe saat ini telah menembus Rp60 ribu perkilogram seperti dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Izhar Muzani.

Izhar mengatakan, menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2011 pihaknya secara rutin memantau kondisi harga sembilan bahan pokok (sembako) termasuk cabe di pasaran. 
"Berdasarkan hasil pemantauan hingga hari ini, sudah ada pedagang yang menjual cabe hingga Rp60 ribu per kilogram," ujarnya. 

Menurut Izhar, harga cabe mengalami kenaikan paling tinggi dibanding komoditi sembako lainnya. Padahal, katanya, sekitar delapan hari lalu harga cabe paling mahal hanya mencapai Rp30.000 per kilogram. 

"Berdasarkan pengakuan pembeli maupun penjual untuk harga cabe rawit per ons mencapai Rp5.000. Sementara cabe biasa Rp6.000 per ons. Artinya harga perkilogramnya antara Rp50-60 ribu," jelasnya. 

Harga tersebut menjadi dilema sendiri khususnya bagi masyarakat Kota Jambi. Mengingat, cabe merupakan salah satu kebutuhan pokok dapur warga maupun pengusaha restoran dan warung makan, tambahnya. 

Sementara di sisi lain, Kota Jambi maupun daerah di Provinsi Jambi pada umumnya belum memiliki daerah khusus sentra produksi cabe. Sehingga, pasokan cabe lebih banyak didatangkan dari luar daerah provinsi. "Ada beberapa kawasan maupun daerah kabupaten. Namun jumlahnya sangat sedikit, tidak bisa memenuhi kebutuhan di pasaran," katanya. 

Lebih lanjut Izhar mengatakan, komoditi cabe banyak didatangkan dari Pulau Jawa, Lampung dan Palembang. Dia memperkirakan, cuaca buruk menjadi salah satu penyebab kenaikan harga cabe. 

"Cuaca buruk sangat berpengaruh akan produksi cabe petani. Mengingat, kenaikan cabe hampir dialami di seluruh daerah di Indonesia khususnya di Jawa dan Sumatra," tambahnya. 

Salah seorang pedagang di pasar tradisional Angso Duo Kota Jambi, Ridwan mengatakan, harga cabe setiap hari terus merangkak naik. 

"Sudah dua minggu ini terus mengalami kenaikan. Hari ini saja per-ons antara Rp5-6 ribu. Mungkin ini bisa terjadi hingga tahun baru nanti," katanya.(Ant)

 

at

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tiket Final AFF Dijual Mulai 23 Desember 2010

Posted: 21 Dec 2010 06:23 AM PST

Jakarta (tvOne)

Lokasi dan waktu penjualan tiket pertandingan final leg-2 Piala AFF 2010 telah ditetapkan. Penjualan akan dilakukan mulai tanggal 23 hingga 27 Desember 2010, di beberapa titik lokasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Berikut ini sistem pembelian tiket untuk babak final piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, yang akan digelar pada Rabu (29/12). Adapun sistem penjualan tiket tersebut adalah:

(kelas, harga, jumlah, sistem penjualan, waktu penjualan):

  • - VVIP; Rp1.000.000/671 lembar/online: http://www.ticketsas.com/25 Desember
  • - VIP Barat; Rp500.000/2.700 lembar/online: http://www.ticketsas.com/25 Desember
  • - VIP TIMUR; Rp350.000/3.500 lembar/online: http://www.ticketsas.com/25 Desember
  • - KATEGORI 1; Rp200.000/24.000 lembar/loket GBK/23 Desember
  • - KATEGORI 2; Rp150.000/16.000 lembar/loket GBK/24 Desember
  • - KATEGORI 3; Rp75.000/30.000 lembar/loket GBK/26 Desember

Keterangan:

  • - Penjualan mulai pukul 10:00 WIB sampai dengan antrian habis/tiket habis.
  • - Loket GBK: Albina, PSSI, Loket Barat, Loket Timur, Loket Utara.
  • - Kuota maksimal pembelian tiket 5 (lima) lembar per orang.
  • - Penukaran tiket sistem online dengan tiket asli pada 28 Desember mulai pukul 10:00 WIB di loket Plaza Barat GBK.
  • - Penukaran voucher (kategori 1, 2, 3) dengan tiket asli pada 28 Desember mulai pukul 10:00 WIB di loket-loket; Albina, Loket Timur, Loket Utara. (Ant)

 

rn

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar